Amazon Dikabarkan Incar Startup AI Decart dengan Nilai Akuisisi US$7 Miliar
Maulida•October 13, 2026

Key Takeaways:
- Amazon dikabarkan tengah bernegosiasi untuk mengakuisisi startup AI Decart dengan nilai transaksi sekitar US$7 miliar.
- Decart mengembangkan teknologi AI untuk penyuntingan video secara real-time, simulasi lingkungan 3D, serta optimalisasi penggunaan chip AI.
- Negosiasi masih berlangsung dan belum menjadi kesepakatan final. Investor perlu mencermati perkembangan transaksi serta strategi AI Amazon ke depan.
Amazon.com (AMZN) dikabarkan tengah menjajaki akuisisi startup kecerdasan buatan (AI), Decart, dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai US$7 miliar. Jika terealisasi, langkah ini akan memperkuat ekspansi Amazon di tengah persaingan perusahaan teknologi global untuk mengembangkan bisnis AI.
Kabar tersebut pertama kali dilaporkan The Wall Street Journal pada Minggu, 11 Oktober 2026, berdasarkan informasi dari pihak yang mengetahui proses negosiasi. Reuters juga melaporkan kabar tersebut, tetapi menegaskan bahwa kesepakatan masih bergantung pada perkembangan pembicaraan antara kedua perusahaan.
Amazon Negosiasi Akuisisi Decart, Startup AI dengan Valuasi Hampir US$4 Miliar
Decart merupakan startup AI yang mengembangkan teknologi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pemrosesan video hingga simulasi lingkungan digital. Perusahaan ini memiliki sejumlah model AI, termasuk Lucy dan Oasis, yang berpotensi digunakan dalam pengembangan aplikasi serta sistem berbasis kecerdasan buatan.
Mengutip laporan Reuters, Lucy merupakan model AI yang didukung Nvidia dan mampu menyunting video secara langsung atau real-time. Sementara itu, Oasis dapat menghasilkan lingkungan simulasi yang berguna untuk melatih dan menguji sistem robotika maupun kendaraan otonom.
Decart juga mengembangkan perangkat lunak yang memudahkan pengembang menjalankan beban kerja AI pada berbagai jenis chip. Kemampuan tersebut relevan bagi Amazon yang terus mengembangkan infrastruktur komputasi dan chip AI untuk mendukung layanan cloud Amazon Web Services (AWS).
Nilai transaksi yang sedang dibahas diperkirakan mencapai US$7 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan valuasi Decart yang hampir menyentuh US$4 miliar pada Mei 2026.
Pada bulan yang sama, Decart dikabarkan memperoleh pendanaan sebesar US$300 juta dalam putaran investasi yang dipimpin Radical Ventures, dengan Nvidia turut bergabung sebagai investor baru.
Amazon bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang dikabarkan tertarik dengan Decart. Sebelumnya, Anthropic disebut sempat menjajaki akuisisi startup ini dengan nilai sekitar US$6 miliar pada Agustus 2026. Namun, perusahaan pengembang Claude tersebut memutuskan tidak melanjutkan proses akuisisi pada September 2026, menurut laporan yang dikutip Reuters.
Meski pembicaraan Amazon dan Decart berpotensi segera mencapai perkembangan baru, transaksi tersebut belum final. Negosiasi masih dapat berubah atau batal apabila kedua pihak tidak mencapai kesepakatan maupun muncul calon pembeli lain.
Apa Artinya bagi Strategi AI Amazon dan Saham AMZN?
Rencana akuisisi Decart menunjukkan bahwa pengembangan teknologi AI masih menjadi salah satu area strategis bagi perusahaan teknologi berskala besar. Bagi Amazon, penguasaan teknologi AI tidak hanya berkaitan dengan pengembangan model, tetapi juga kemampuan menyediakan infrastruktur komputasi yang efisien bagi pelanggan AWS.
Teknologi Decart yang mendukung penggunaan berbagai chip AI berpotensi melengkapi pengembangan infrastruktur Amazon, termasuk chip buatannya sendiri. Integrasi teknologi tersebut dapat membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi pemrosesan AI dan memperluas kemampuan layanan cloud apabila akuisisi benar-benar terealisasi.
Namun, nilai transaksi sebesar US$7 miliar juga perlu dicermati dari sisi biaya dan potensi manfaat jangka panjang. Akuisisi perusahaan teknologi tidak otomatis menghasilkan peningkatan pendapatan maupun laba dalam waktu singkat. Hasilnya akan bergantung pada keberhasilan integrasi teknologi, kebutuhan investasi lanjutan, serta kemampuan Amazon mengubah inovasi tersebut menjadi produk atau layanan yang menghasilkan pendapatan.
Bagi investor saham AMZN, kabar ini dapat menjadi salah satu katalis yang layak dipantau. Meski demikian, keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada rumor akuisisi. Perkembangan pendapatan AWS, profitabilitas bisnis Amazon, kebutuhan belanja modal, valuasi saham, dan kondisi pasar secara keseluruhan juga perlu menjadi pertimbangan.
Selama belum ada pengumuman resmi mengenai kesepakatan, investor sebaiknya membedakan antara rencana transaksi yang masih dinegosiasikan dan akuisisi yang sudah diselesaikan.
Pantau Saham Potensial dan Mulai Trading Saham AS di Ajaib
Persaingan AI membuka peluang baru bagi perusahaan teknologi global, termasuk Amazon. Namun, setiap peluang investasi tetap memiliki risiko yang perlu diperhitungkan secara cermat.
Pantau pergerakan saham potensial dan mulai trading saham AS di Ajaib. Pelajari perkembangan perusahaan, evaluasi fundamentalnya, dan sesuaikan keputusan investasi dengan tujuan serta profil risiko kamu.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: Seeking Alpha
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!