Saham AS

Wall Street Hari Ini: Nasdaq dan S&P 500 Melemah, DJI Anjlok 1,23%

Miftahul Khaer•October 26, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street ditutup melemah pada Jumat (23/10/2026), dengan Dow Jones turun 1,23%, S&P 500 terkoreksi 0,52%, dan Nasdaq melemah 0,21%.
  • Lonjakan harga minyak Brent hingga US$115,16 per barel meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong yield obligasi AS tenor 10 tahun mendekati 5%.
  • Saham teknologi mulai menunjukkan stabilisasi, sementara CrowdStrike (CRWD) melonjak 8,25% di tengah perhatian terhadap kerentanan keamanan PHP2Shell.
  • Pada daftar top gainers dan top losers, CRWD, PANW, SLB, dan FTNT mencatat kenaikan, sedangkan T, NEM, AXP, dan ACN mengalami penurunan.
  • Trader dapat memantau skenario trading HPQ, NVDA, dan AAPL dengan memperhatikan level entry, target price, stop loss, serta konsistensi rasio risiko dan imbal hasil.

Dow Jones Turun 653 Poin, Nasdaq Relatif Bertahan

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah pada Jumat (23/10/2026), dengan Dow Jones Industrial Average (DJI) turun paling dalam sebesar 1,23% atau sekitar 653 poin ke 52.215,16. S&P 500 terkoreksi 0,52% ke 7.623,68, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,21% ke 25.955,34.

Di tengah pelemahan indeks utama, sektor teknologi S&P 500 justru menguat 0,35%, mengindikasikan bahwa tekanan jual saham teknologi mulai mereda setelah mendominasi perdagangan sepanjang pekan.

Tekanan pasar terutama dipicu lonjakan harga minyak yang meningkatkan kekhawatiran inflasi. Kenaikan yield obligasi Treasury AS tenor 10 tahun hingga mendekati 5% turut membebani sektor consumer staples, consumer discretionary, dan finansial, yang masing-masing melemah lebih dari 1%.

Secara mingguan, Dow Jones masih menguat 0,4% dan Russell 2000 melonjak 2%. Sebaliknya, S&P 500 turun 0,5% dan Nasdaq terkoreksi 0,7%. Perbedaan kinerja ini mencerminkan volatilitas pasar di tengah laporan keuangan perusahaan teknologi berkapitalisasi besar dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Top Gainers dan Top Losers Saham AS

Sejumlah saham mencatatkan perubahan harga yang signifikan pada 26 Oktober 2026. Berikut daftar saham dengan kenaikan dan penurunan terbesar.

Top Gainer

StockReturn
$CRWD+8.25%
$PANW+7.22%
$SLB+7.08%
$FTNT+4.05%

Top Loser

StockReturn
$T-7.69%
$NEM-4.59%
$AXP-3.68%
$ACN-3.62%

Harga Minyak Brent Tembus US$115, Kekhawatiran Inflasi Meningkat

Harga minyak menjadi salah satu faktor utama yang menekan Wall Street pada Jumat. Minyak Brent sempat menyentuh US$115,16 per barel, level tertinggi sejak awal Mei, di tengah meningkatnya risiko gangguan pasokan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Tekanan pasokan meningkat setelah laporan serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap Arab Saudi. Situasi ini turut memicu kekhawatiran terhadap jalur pelayaran Bab el-Mandeb, salah satu jalur penting distribusi energi global.

Kekhawatiran pasar juga bertambah setelah muncul laporan tumpahan minyak dari kapal tanker di lepas pantai Umm Al Quwain, Uni Emirat Arab (UEA). Penyebab insiden tersebut belum diketahui. Selain itu, penutupan katup pipa di Libya yang memangkas produksi dari dua ladang minyak turut menjadi perhatian pasar.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) naik ke sekitar US$101 per barel. Brent juga berada di jalur kenaikan mingguan sekitar 4,4%, sekaligus mencatat kenaikan selama tiga pekan berturut-turut.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: HPQ, NVDA, dan AAPL

Selain mencermati pergerakan indeks dan sentimen makroekonomi, trader dapat memantau HP Inc. (HPQ), NVIDIA Corporation (NVDA), dan Apple Inc. (AAPL) berdasarkan skenario teknikal yang tersedia.

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
HPQUS$32,86US$34,87US$34,87+5,31%
NVDAUS$211,54US$222,58US$205,87+5,22%
AAPLUS$347,46US$365,26US$338,31+5,12%

1. HP Inc (HPQ)

Skenario trading HP Inc. (HPQ) pada grafik harian (1D) menggunakan strategi buy on dip atau swing long untuk memanfaatkan potensi pemulihan harga dari area support menuju resistance. Entry ditetapkan di US$32,86, dengan target price US$34,87, potensi upside 6,12%, dan Risk/Reward Ratio 2,14. Stop loss ditujukan untuk membatasi risiko penurunan sebesar 2,86%.

2. NVIDIA Corporation (NVDA)

Skenario trading NVIDIA Corporation (NVDA) pada grafik harian (1D) menggunakan strategi buy on dip atau trendline support bounce untuk memanfaatkan potensi pemulihan setelah koreksi. Entry ditetapkan di US$211,54, dengan stop loss US$205,87 untuk membatasi risiko penurunan sebesar 2,68%. Target price berada di US$222,58, dengan potensi upside 5,22% dan Risk/Reward Ratio 1,95.

3. Apple Inc. (AAPL)

Skenario trading Apple Inc. (AAPL) pada grafik harian (1D) menggunakan strategi buy on breakout atau trend continuation untuk memanfaatkan momentum tren naik menuju resistance berikutnya. Entry ditetapkan di US$347,46, dengan stop loss US$338,31 untuk membatasi risiko penurunan sebesar 2,63%. Target price berada di US$365,26, dengan potensi upside 5,12% dan Risk/Reward Ratio 1,95.

Pantau Pergerakan Saham AS dan Cari Peluang ETF Amerika di Ajaib

Pergerakan Wall Street masih dipengaruhi kenaikan harga minyak, risiko inflasi, serta perkembangan sektor teknologi dan telekomunikasi. Di tengah volatilitas pasar, trader perlu memperbarui watchlist, mencermati level teknikal, dan menetapkan batas risiko sebelum mengambil posisi.

Pantau momentum saham AS dan jelajahi pilihan ETF Amerika di Ajaib untuk mempertimbangkan peluang sesuai tujuan dan profil risiko. Download Ajaib sekarang untuk memantau pasar dan mengakses pilihan ETF Amerika.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!