Wall Street Cetak Rekor Baru, S&P Tembus Level 7.700 Untuk Pertama Kalinya Dalam Sejarah
Miftahul Khaer•August 5, 2026

Key Points
- S&P 500 ditutup di atas level 7.700 untuk pertama kalinya dalam sejarah, sementara Dow Jones melonjak lebih dari 900 poin.
- Optimisme meningkat setelah AS dan Iran dikabarkan semakin dekat mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, sehingga harga minyak turun dan sentimen pasar membaik.
- Musim earnings jauh melampaui ekspektasi, dengan pertumbuhan laba S&P 500 diperkirakan mencapai 27% YoY (atau 45% YoY jika memasukkan Alphabet dan Amazon).
- Reli AI kembali meluas, tidak hanya mengangkat saham semikonduktor, tetapi juga software dan Big Tech, mendorong Nasdaq naik lebih dari 2,5%.
- Breakout teknikal S&P 500 di atas resistance 7.620 memicu gelombang pembelian baru dan memperkuat keyakinan investor bahwa bull market masih berlanjut.
Wall Street Cetak Rekor Baru di Tengah Kombinasi Sentimen Positif
Wall Street mencatat salah satu reli terbesar tahun ini setelah sejumlah katalis positif muncul hampir bersamaan. S&P 500 melonjak hampir 2% dan berhasil ditutup di atas 7.700 untuk pertama kalinya dalam sejarah, sementara Dow Jones Industrial Average menguat lebih dari 900 poin, menjadi kenaikan harian terbaiknya dalam hampir dua bulan. Di sisi lain, Nasdaq Composite turut menguat lebih dari 2,5% seiring menguatnya kembali saham-saham teknologi.
Kenaikan ini tidak dipicu oleh satu faktor saja, melainkan kombinasi membaiknya sentimen geopolitik, laporan keuangan emiten yang solid, serta optimisme terhadap perkembangan AI. Kondisi tersebut membuat investor kembali meningkatkan eksposur terhadap aset berisiko setelah beberapa pekan pasar bergerak lebih berhati-hati. Bahkan, keberhasilan indeks menembus level resistance penting semakin memperkuat keyakinan bahwa tren bullish Wall Street masih memiliki ruang untuk berlanjut.
Faktor Utama yang Mendorong Reli Wall Street
Berikut beberapa faktor yang menjadi pendorong utama kenaikan pasar saham Amerika Serikat.
| Faktor | Dampak terhadap Pasar |
|---|---|
| Potensi kesepakatan AS-Iran | Mendorong optimisme bahwa Selat Hormuz dapat kembali dibuka sehingga harga minyak dan imbal hasil obligasi AS turun. |
| Musim earnings yang sangat kuat | Pertumbuhan laba perusahaan S&P 500 diproyeksikan mencapai 27% YoY, bahkan 45% YoY jika memasukkan Alphabet dan Amazon. |
| Reli AI semakin luas | Tidak hanya saham semikonduktor, tetapi juga software, cloud, dan Big Tech ikut menguat. |
| Breakout teknikal S&P 500 | Penembusan resistance 7.620 memicu gelombang pembelian baru dari investor institusi maupun trader. |
| Perbaikan sentimen pasar | Turunnya harga minyak dan yield obligasi membuat aset berisiko kembali menarik. |
Potensi tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu pemicu terbesar reli kali ini. Pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengenai peluang dibukanya kembali Selat Hormuz membuat pasar memperkirakan gangguan pasokan minyak global dapat segera mereda. Akibatnya, harga minyak terkoreksi dan yield obligasi pemerintah AS ikut turun, dua faktor yang selama ini menjadi tekanan bagi pasar saham.
Selain faktor geopolitik, musim laporan keuangan kuartal II juga memberikan kejutan positif. Laba perusahaan dalam indeks S&P 500 diperkirakan tumbuh 27% secara tahunan, atau bahkan mencapai 45% apabila memasukkan kontribusi Alphabet dan Amazon. Pertumbuhan laba tersebut memperkuat keyakinan bahwa fundamental korporasi masih cukup solid untuk menopang valuasi pasar yang saat ini berada di level tinggi.
Reli AI Kembali Meluas, Breakout S&P 500 Perkuat Sinyal Bullish
Salah satu perubahan penting pada reli kali ini adalah meluasnya kenaikan saham bertema artificial intelligence (AI). Jika beberapa bulan sebelumnya penguatan lebih banyak ditopang oleh saham semikonduktor, kini reli mulai merata ke sektor software, cloud, hingga Big Tech. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar kembali optimistis terhadap prospek pertumbuhan AI di berbagai lini industri, bukan hanya pada produsen chip.
Hal tersebut tercermin dari kenaikan iShares Semiconductor ETF (SOXX) yang melesat lebih dari 6%, sementara iShares Expanded Tech-Software Sector ETF (IGV) naik hampir 5%. Di saat yang sama, Nasdaq Composite menguat lebih dari 2,5%, sedangkan saham-saham Magnificent Seven juga kembali berkontribusi terhadap penguatan indeks meski sepanjang 2026 sempat tertinggal dibandingkan kinerja S&P 500.
Dari sisi teknikal, keberhasilan S&P 500 menembus level 7.620, yang sebelumnya menjadi resistance penting, semakin memperkuat momentum bullish. Indeks bahkan dibuka di atas level tersebut dan terus bergerak naik hingga akhirnya ditutup di atas 7.700, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah. Breakout seperti ini umumnya menjadi sinyal positif karena menunjukkan tekanan jual di area resistance telah berhasil ditembus oleh permintaan yang lebih kuat.
Sejumlah analis juga menilai reli saat ini memiliki fondasi yang lebih sehat dibandingkan kenaikan yang hanya didorong oleh sentimen jangka pendek. Selain pertumbuhan laba perusahaan yang tetap kuat, inflasi yang relatif terkendali, pasar tenaga kerja yang masih solid, serta pertumbuhan ekonomi AS yang stabil menjadi faktor fundamental yang dinilai masih mampu menopang kenaikan pasar dalam beberapa bulan ke depan.
Apa yang Perlu Dicermati Trader Saham AS?
Setelah indeks mencetak rekor baru, fokus pasar biasanya bergeser dari sekadar mengejar momentum menuju evaluasi apakah fundamental perusahaan masih mampu mendukung kenaikan harga berikutnya.
Beberapa hal yang layak menjadi perhatian antara lain:
- Perkembangan negosiasi AS-Iran
- Sentimen positif saat ini banyak dipengaruhi harapan dibukanya kembali Selat Hormuz. Jika proses negosiasi berjalan sesuai ekspektasi, harga minyak berpotensi tetap stabil. Sebaliknya, apabila tensi geopolitik kembali meningkat, volatilitas pasar juga dapat kembali naik.
- Lanjutan musim earnings
- Meskipun mayoritas emiten telah melampaui ekspektasi, pasar masih akan mencermati apakah perusahaan mampu mempertahankan proyeksi pertumbuhan hingga akhir tahun. Guidance manajemen sering kali memiliki pengaruh yang sama besarnya dengan laporan laba itu sendiri.
- Konsistensi reli sektor AI
- Menariknya, reli kali ini tidak lagi hanya bergantung pada saham semikonduktor. Jika software, cloud, infrastruktur AI, dan Big Tech mampu mempertahankan momentum secara bersamaan, kenaikan pasar berpotensi menjadi lebih berkelanjutan karena ditopang lebih banyak sektor.
- Validitas breakout teknikal
- Setelah berhasil menembus resistance 7.620, perhatian berikutnya adalah apakah S&P 500 mampu bertahan di atas area tersebut. Dalam analisis teknikal, resistance yang berhasil ditembus sering berubah menjadi area support baru yang menentukan keberlanjutan tren naik.
Bagi trader jangka pendek, kondisi seperti ini umumnya lebih cocok dimanfaatkan dengan tetap disiplin terhadap manajemen risiko, dibandingkan mengejar harga yang sudah bergerak terlalu jauh dalam satu hari. Sementara bagi investor dengan horizon lebih panjang, reli yang didukung oleh kombinasi earnings, fundamental ekonomi, dan perkembangan AI memberikan gambaran bahwa perhatian pasar masih tertuju pada perusahaan-perusahaan berkualitas yang mampu mencatat pertumbuhan laba secara konsisten.
Mulai Trading Saham AS Lebih Mudah di Ajaib
Momentum rekor baru Wall Street menunjukkan bahwa pasar saham Amerika Serikat masih dipenuhi peluang, terutama ketika didukung oleh kombinasi fundamental perusahaan yang kuat, perkembangan teknologi AI, dan membaiknya sentimen makroekonomi. Namun, setiap peluang tetap perlu diimbangi dengan analisis serta pengelolaan risiko yang baik agar keputusan investasi lebih terukur.
Melalui Ajaib, kamu bisa trading saham AS secara lebih cepat. Dengan akses ke berbagai emiten Amerika Serikat, kamu dapat mengikuti momentum Wall Street sekaligus menyusun portofolio sesuai profil risiko dan tujuan investasimu. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber:
[1] https://www.tradingview.com/chart/6DvHAYRA/
[2] https://www.cnbc.com/2026/08/04/the-stock-market-soars-5-reasons-behind-the-big-surge-tuesday.html
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!