Verizon (VZ) Catat Kinerja 2Q26 Mixed, Revenue Turun 0,7% Meski Naikkan Guidance
Salsabilla•July 27, 2026

Key Takeaways
- Verizon (VZ) membukukan kinerja 2Q26 yang mixed: adjusted EPS US$1,30 melampaui konsensus, namun revenue turun 0,7% YoY menjadi US$34,3 miliar.
- Manajemen menaikkan guidance FY2026 adjusted EPS menjadi US$4,99–5,04 dan proyeksi pertumbuhan free cash flow menjadi 9%–10%, seiring ekspansi ke bisnis infrastruktur AI senilai US$1 miliar bersama Alphabet.
- Meski laba bersih tertekan biaya pembentukan joint venture, Verizon berhasil menambah net 184.000 pelanggan postpaid, melampaui ekspektasi pasar pada metrik pertumbuhan pelanggan yang banyak dicermati investor.
Verizon Bukukan Kinerja Mixed di Kuartal II 2026
Verizon Communications (NYSE: VZ) melaporkan hasil kinerja kuartal II 2026 (2Q26) yang tergolong mixed. Adjusted EPS tercatat sebesar US$1,30, mengalahkan konsensus US$1,28, sementara revenue justru turun 0,7% YoY menjadi US$34,3 miliar, di bawah estimasi US$35,3 miliar. Penurunan pendapatan ini terutama disebabkan oleh anjloknya penjualan perangkat (equipment revenue) hampir 20% YoY atau lebih dari US$1,2 miliar, seiring pelanggan yang semakin lama mengganti smartphone dan langkah Verizon mengurangi subsidi perangkat.
Di sisi lain, segmen inti bisnis Verizon justru menunjukkan performa yang solid. Pendapatan mobility dan broadband service, yang menjadi porsi terbesar dari total pendapatan perusahaan, naik 2,8% menjadi US$23,4 miliar. Verizon juga mencatat penambahan net 184.000 koneksi ponsel postpaid, metrik yang menjadi sorotan utama Wall Street karena menggambarkan pertumbuhan pelanggan bernilai tinggi, serta tambahan 348.000 koneksi broadband bersih sepanjang kuartal.
Rincian Kinerja Keuangan 2Q26
Berikut ringkasan angka-angka kunci dari laporan kinerja Verizon kuartal II 2026:
| Metrik | 2Q26 | Perbandingan |
|---|---|---|
| Adjusted EPS | US$1,30 | vs konsensus US$1,28 |
| Revenue | US$34,3 miliar | Turun 0,7% YoY, di bawah estimasi US$35,3 miliar |
| Equipment revenue | Turun ~20% YoY | Penurunan lebih dari US$1,2 miliar |
| Mobility & broadband revenue | US$23,4 miliar | Naik 2,8% YoY |
| Laba bersih | US$3,95 miliar (US$0,92/saham) | Turun dari US$5,12 miliar (US$1,18/saham) tahun lalu |
| Net tambahan pelanggan postpaid | 184.000 | Melampaui ekspektasi pasar |
| Net tambahan koneksi broadband | 348.000 | — |
Penurunan laba bersih terutama dipicu oleh US$1,8 miliar biaya pretax khusus (special items), termasuk kerugian sebesar US$746 juta terkait perjanjian dengan BT Group asal Inggris untuk menggabungkan operasi internasional kedua perusahaan. Joint venture yang diumumkan bulan lalu ini dirancang agar kedua perusahaan telekomunikasi dapat lebih fokus pada bisnis domestik masing-masing.
Guidance Dinaikkan, Ekspansi ke Bisnis Infrastruktur AI
Di tengah tekanan pada sisi revenue, manajemen Verizon justru menaikkan guidance FY2026 adjusted EPS menjadi US$4,99-5,04, dari sebelumnya US$4,95-4,99, serta meningkatkan proyeksi pertumbuhan free cash flow menjadi 9%–10%. Perusahaan tetap memproyeksikan total penambahan pelanggan postpaid ritel sepanjang tahun sekitar 875.000 hingga 1 juta. Selain itu, Verizon mengumumkan kerja sama senilai US$1 miliar dengan Alphabet (NASDAQ: GOOGL) untuk penyediaan dark fiber bagi pusat data AI, dengan potensi kontrak AI tambahan bernilai miliaran dolar dalam beberapa tahun mendatang.
Sebagai bagian dari transformasi bisnis, Verizon juga meluncurkan penawaran paket baru berupa layanan data tanpa batas dengan harga US$45 per bulan untuk pelanggan lama, atau US$30 per bulan bagi pelanggan yang berpindah dari operator lain, lebih murah dibanding harga awal US$55 per bulan untuk satu sambungan, sehingga berpotensi menarik minat konsumen keluar dari paket keluarga. CEO Dan Schulman, yang menjabat sejak Oktober tahun lalu, menyebut hasil kuartal ini mencerminkan strategi perusahaan yang tengah mendorong titik balik di seluruh lini bisnis, dengan fokus pada penurunan churn serta efisiensi biaya akuisisi dan retensi pelanggan. Sejalan dengan efisiensi ini, pekan lalu Verizon juga mengumumkan rencana pemangkasan sekitar 3.000 karyawan, termasuk 500 karyawan korporat, seiring langkah divestasi ratusan gerai ritel ke pemilik waralaba, melanjutkan putaran efisiensi serupa yang dilakukan musim gugur lalu.
Sinyal Positif bagi Sektor Telekomunikasi
Menurut Alvin Timothy Murthi, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas, kenaikan guidance, pertumbuhan pelanggan yang lebih kuat dari perkiraan, serta ekspansi ke bisnis infrastruktur AI meningkatkan optimisme terhadap transformasi bisnis Verizon. Sentimen positif ini dinilai berpotensi turut mendukung emiten telekomunikasi lain seperti AT&T (NYSE: T) dan T-Mobile US (NASDAQ: TMUS), meski persaingan memperebutkan pelanggan di sektor ini tetap ketat.
Di sisi lain, lemahnya penjualan perangkat menjadi pengingat bahwa pasar smartphone secara keseluruhan masih menghadapi siklus penggantian yang lebih panjang dari sebelumnya. Kombinasi antara segmen jasa yang tumbuh solid dan segmen perangkat yang melemah ini menggambarkan bagaimana model bisnis operator telekomunikasi besar kini semakin bergeser ke pendapatan berulang dari layanan, ketimbang penjualan perangkat semata.
Apa yang Perlu Dicermati Trader Saham AS?
Kinerja mixed seperti yang dibukukan Verizon kerap menimbulkan interpretasi yang beragam di pasar, sehingga penting untuk melihat komposisi di baliknya secara lebih rinci ketimbang hanya menyimpulkan dari satu angka headline. Pertumbuhan pelanggan postpaid yang melampaui ekspektasi dan kenaikan guidance FY2026 menunjukkan bahwa inti bisnis jasa Verizon masih solid, sementara pelemahan revenue lebih banyak berasal dari faktor siklikal seperti perpanjangan siklus penggantian smartphone, bukan pelemahan permintaan terhadap layanan intinya.
Ekspansi Verizon ke bisnis infrastruktur AI lewat kerja sama dengan Alphabet juga menjadi salah satu hal yang layak dipantau ke depan, mengingat potensi kontrak tambahan senilai miliaran dolar bisa menjadi sumber pertumbuhan baru di luar bisnis telekomunikasi konvensional.
Pantau Kinerja Emiten Telekomunikasi dan Mulai Trading Saham AS di Ajaib
Kinerja Verizon kuartal ini menjadi contoh bagaimana laporan keuangan yang tampak mixed di permukaan bisa menyimpan cerita yang lebih kompleks, mulai dari pertumbuhan pelanggan hingga ekspansi ke bisnis baru seperti infrastruktur AI. Memahami detail di balik setiap laporan kinerja menjadi kunci sebelum kamu mengambil keputusan trading. Melalui aplikasi Ajaib, kamu bisa mendapatkan update kinerja emiten AS terkini dan memanfaatkan berbagai fitur untuk trading saham AS dengan lebih presisi. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: Morningstar, Reuters, Ajaib Research
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!