Saham Amerika Pekan Ini: AI Melesat, Inflasi dan Minyak Tekan Wall Street
Miftahul Khaer•September 14, 2026

Key Takeaway
- S&P 500 turun 1,20%, Dow Jones Industrial Average turun 1,89%, dan Nasdaq Composite turun 0,96% secara mingguan.
- Oracle mencatat revenue Q1 FY2027 sebesar US$19,35 miliar, naik 30% YoY, sementara cloud infrastructure revenue naik 121% menjadi US$7,4 miliar.
- PPI AS Agustus naik 5,4% YoY, sedangkan CPI naik 3,4% YoY dan core CPI naik 0,3% secara bulanan.
- Harga minyak AS kembali menembus US$100 per barel, sementara yield Treasury 10 tahun mencapai 4,857%.
- Fokus pasar berikutnya tertuju pada keputusan FOMC 15–16 September.
Wall Street Dihadapkan pada Optimisme AI dan Tekanan Inflasi
Wall Street memasuki pekan ini dengan dua perkembangan utama. Di satu sisi, Oracle memberikan perkembangan terbaru dari bisnis artificial intelligence (AI) melalui kinerja kuartalannya. Di sisi lain, data inflasi, kenaikan harga minyak, dan pergerakan Treasury yield menjadi perhatian pasar menjelang keputusan Federal Open Market Committee (FOMC).
Secara mingguan, tiga indeks utama Bursa AS mencatat pelemahan. S&P 500 turun 1,20%, Dow Jones Industrial Average turun 1,89%, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,96%.
Performa Indeks Bursa AS Pekan Ini
| Indeks | Performa 1W |
|---|---|
| S&P 500 | -1,20% |
| Dow Jones Industrial Average | -1,89% |
| Nasdaq Composite | -0,96% |
Sementara itu, sejumlah saham mencatat penguatan sepanjang pekan.
Top Gainer Saham Amerika 1W
Oracle Kembali Jadi Sorotan di Tengah Perkembangan AI
Oracle membukukan hasil Q1 FY2027 pada 10 September. Revenue mencapai US$19,35 miliar, naik 30% YoY dan melampaui konsensus US$19,14 miliar.
Cloud infrastructure revenue meningkat 121% menjadi US$7,4 miliar, dari US$3,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Total cloud revenue juga naik 62% menjadi US$11,6 miliar. Oracle mencatat adjusted EPS sebesar US$1,92, melampaui estimasi US$1,74.
Remaining Performance Obligations (RPO) naik US$26 miliar dalam satu kuartal menjadi US$664 miliar, sementara GPU utilization mencapai 97,9%.
Oracle juga menambahkan kapasitas baru sebesar 850 megawatt yang berisi lebih dari 300.000 GPU selama Q1.
Manajemen menaikkan full-year FY2027 guidance menjadi minimal US$90 miliar revenue dan non-GAAP EPS sebesar US$8,10.
Saham ORCL kemudian melonjak 7% di after-hours dari penutupan US$152,94 menjadi sekitar US$159.
Apple Perkenalkan iPhone Duo dan iPhone 18 Pro
Apple menggelar event “Surprise and Shine” pada 9 September dengan memperkenalkan iPhone Duo, foldable iPhone pertama Apple.
iPhone Duo memiliki layar luar 5,4 inci dan layar dalam 7,6 inci yang terbuka seperti buku, dengan harga mulai US$1.999.
Apple juga memperkenalkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan harga mulai masing-masing US$1.199 dan US$1.299. Keduanya menggunakan chip A20 Pro dan kemampuan AI on-device melalui Siri AI yang dibangun ulang.
Pre-order iPhone 18 Pro dimulai pada 12 September dengan ketersediaan pada 18 September. Sementara itu, iPhone Duo dijadwalkan tersedia pada 23 Oktober.
PPI AS Naik 5,4% YoY pada Agustus
Data Producer Price Index (PPI) Agustus menjadi salah satu catalyst inflasi pada pekan ini.
PPI naik 0,4% secara bulanan sesuai konsensus. Secara tahunan, PPI melonjak 5,4%, menjadi level tertinggi sepanjang 2026 dan naik dari 4,8% pada Juli.
Kenaikan tersebut didorong oleh energi, dengan harga diesel naik 24,1%. Sementara itu, core PPI naik 0,2%.
Data PPI AS Agustus
| Indikator | Perubahan |
|---|---|
| PPI MoM | +0,4% |
| PPI YoY | +5,4% |
| Core PPI MoM | +0,2% |
| Harga Diesel | +24,1% |
Rilis PPI berlangsung bersamaan dengan harga minyak mentah AS yang menembus US$100 per barel. Pada periode yang sama, yield Treasury 10 tahun naik ke level tertinggi sejak November 2023.
CPI Agustus Naik 3,4% YoY
CPI Agustus yang dirilis pada 11 September menunjukkan kenaikan 0,4% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan.
Headline CPI sesuai dengan ekspektasi konsensus. Sementara itu, core CPI naik 0,3% secara bulanan, dari 0,2% pada bulan sebelumnya dan sedikit di atas forecast 0,2%.
Data CPI AS Agustus
| Indikator | Perubahan |
|---|---|
| CPI MoM | +0,4% |
| CPI YoY | +3,4% |
| Core CPI MoM | +0,3% |
Data tersebut menjadi salah satu rilis inflasi utama sebelum keputusan FOMC pada 15–16 September.
Harga Minyak AS Tembus US$100 per Barel
Harga minyak AS kembali menembus US$100 per barel di tengah eskalasi konflik AS-Iran dan risiko gangguan pasokan di Timur Tengah.
Laporan serangan drone terhadap pipeline minyak utama Arab Saudi turut menambah risiko pasokan di kawasan tersebut.
Brent juga sempat menyentuh level “nine-handle”, sementara harga diesel domestik AS mencatat kenaikan harga rata-rata tertinggi sepanjang masa di sejumlah negara bagian seperti California.
Yield Treasury 10 Tahun Naik ke 4,857%
Departemen Keuangan AS mengumumkan pada 10 September bahwa operasi buyback obligasi pemerintah jangka panjang akan ditingkatkan tiga kali lipat menjadi US$6 miliar per operasi, dari sebelumnya US$2 miliar.
Setelah pengumuman tersebut, yield Treasury 10 tahun naik menjadi 4,857%, level tertinggi sejak November 2023.
Saham Adobe Turun 2,4% Meski Revenue dan EPS di Atas Ekspektasi
Adobe melaporkan Q3 FY2026 dengan revenue sebesar US$6,76 miliar, naik 12,9% YoY, dan non-GAAP EPS sebesar US$6,13, naik 15,4% YoY.
Monthly active users mencapai lebih dari 1 miliar, sementara AI-first ARR melampaui US$650 juta dan tumbuh lebih dari 150% YoY. Firefly ARR juga tumbuh 40% secara kuartalan.
Adobe menaikkan full-year revenue guidance menjadi US$26,58–26,63 miliar dan full-year non-GAAP EPS menjadi US$24,45–24,50. Namun, saham ADBE turun 2,4% pada sesi reguler.
Novartis Turun 12% Setelah Hasil Phase 3
Saham Novartis anjlok 12% pada 8 September setelah hasil Phase 3 del-desiran menunjukkan tidak ada peningkatan signifikan pada pasien dengan myotonic dystrophy type 1.
Lockheed Martin Menguat Tipis
Saham Lockheed Martin menguat tipis setelah UBS menaikkan rating saham menjadi Buy dari Neutral pada 8 September.
Upgrade tersebut disampaikan bersamaan dengan meningkatnya pembelanjaan pertahanan global akibat perpanjangan konflik Iran dan permintaan sistem pertahanan rudal dari sekutu AS di Timur Tengah dan Eropa.
FOMC Jadi Fokus Pasar Berikutnya
Setelah rilis data PPI dan CPI Agustus, perhatian pasar berikutnya tertuju pada keputusan FOMC pada 15–16 September.
Perkembangan inflasi, harga energi, Treasury yield, serta kinerja emiten menjadi bagian dari perkembangan pasar menjelang keputusan tersebut.
Pantau Pergerakan Saham Amerika di Ajaib
Pergerakan pasar saham Amerika pekan ini diwarnai oleh perkembangan AI, kinerja emiten, data inflasi, harga minyak, dan pasar obligasi. Pantau pergerakan saham Amerika dan perkembangan market secara langsung di Ajaib.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!