Saham AS

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: JPM, DHR, dan V, Cek Potensi Upside hingga 9,56%

Miftahul Khaer•October 15, 2026

Key Takeaways

  • Indeks Nasdaq turun 1,88%, S&P 500 melemah 1,11%, dan DJIA terkoreksi 0,09% pada pembaruan pasar 15 Oktober 2026.
  • Sektor kesehatan memimpin penguatan S&P 500 sebesar 2,44%, sedangkan teknologi informasi turun 2,62%.
  • Nasdaq futures tertekan akibat kekhawatiran valuasi AI dan tingginya biaya pendanaan. Investor mencermati data PPI AS, penjualan ritel, dan aktivitas manufaktur Philadelphia.
  • JPM menawarkan potensi upside tertinggi sebesar 9,56%, disusul V sebesar 6,04% dan DHR sebesar 5,89%.

Nasdaq Turun 1,88%, Pre-Market Bergerak Variatif

Tekanan jual mewarnai pasar saham Amerika Serikat (AS) pada pembaruan Kamis, 15 Oktober 2026. Indeks NASDAQ mengalami koreksi paling dalam, yakni 1,88% ke level 26.692. S&P 500 menyusul dengan penurunan 1,11% ke 7.718, sementara Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun tipis 0,09% ke 51.621.

IndexLevel Return
DJIA51,621-0.09%
S&P 500 7,718-1.11%
NASDAQ26,692-1.88%

Sementara itu, pada sesi pre-market, futures DJIA tercatat naik 0,45%, sedangkan futures S&P 500 turun 0,32% dan Nasdaq melemah 1,25%. S&P 500 diproyeksikan bergerak dalam rentang 7.700-7.800.

IndexPergerakan Pre-Market
DJIA+0,45%
S&P 500-0,32%
Nasdaq-1,25%

Sejumlah saham juga bergerak positif pada sesi pre-market, termasuk Merck (MRK) yang naik 2,21%, Johnson & Johnson (JNJ) sebesar 1,93%, Eli Lilly (LLY) sebesar 1,84%, dan Newmont (NEM) sebesar 1,65%

Sektor Kesehatan Memimpin Penguatan S&P 500, Naik 2,44%

Kinerja sektor S&P 500 bergerak bervariasi pada 15 Oktober 2026. Sektor kesehatan memimpin penguatan dengan kenaikan 2,44%, disusul sektor barang konsumsi pokok yang menguat 2,38%. Sektor energi juga mencatatkan kenaikan sebesar 0,80%.

Di sisi lain, sektor teknologi informasi mengalami penurunan terdalam sebesar 2,62%, diikuti sektor komunikasi yang melemah 1,73% dan barang konsumsi diskresioner yang turun 1,10%.

SektorReturn
Communication-1.73%
Cons Disc-1.10%
Cons Staples+2.38%
Energy+0.80%
Financials-0.61%
Health Care+2.44%
Industrials-0.98%
Info Tech-2.62%
Materials-0.44%
Real Estate-0.82%
Utilities-0.31%

Komoditas Bergerak Variatif, Emas dan Perak Menguat

Selain pasar saham, pergerakan komoditas juga menunjukkan dinamika yang beragam. Pada pembaruan 15 Oktober 2026, emas diperdagangkan di harga 4.153,11 atau naik 1,17%. Perak juga menguat 1,18% ke level 56,26.

Sebaliknya, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,53% ke level 94,35. Batu bara turun 0,03%, tembaga melemah 1,48%, minyak kelapa sawit terkoreksi 1,53%, dan nikel turun 2,33%.

KomoditasHargaReturn
Crude Oil WTI94.35-0.53%
Coal150.34-0.03%
Gold4,153.11+1.17%
Silver56.26+1.18%
Copper6.59-1.48%
Palm Oil4,628.00-1.53%
Nickel15,168.00-2.33%

Bursa Asia Tertekan, KOSPI Anjlok 7,57%

Sentimen negatif juga terlihat di kawasan Asia-Pasifik. Indeks KOSPI Korea Selatan mencatatkan penurunan paling tajam sebesar 7,57%, diikuti Nikkei Jepang yang melemah 4,90% dan indeks Taiwan yang turun 3,41%.

Koreksi turut terjadi pada Shenzhen Component sebesar 2,43%, Shanghai Composite sebesar 1,59%, dan Hang Seng sebesar 1,03%. Di tengah pelemahan mayoritas bursa regional, NIFTY 50 India menguat 1,88%, sedangkan NZX 50 Selandia Baru bertambah 0,53%.

Secara keseluruhan, sentimen bearish yang sangat ekstrem mendominasi seluruh pergerakan pasar kawasan Asia pada sesi perdagangan hari ini.

Nasdaq Futures Tertekan, Investor Cermati PPI AS dan Aksi Jual Saham Teknologi

Nasdaq futures tertekan pada Kamis (15/10/2026) di tengah aksi jual saham teknologi akibat kekhawatiran valuasi AI dan tingginya biaya pendanaan. Futures Dow Jones naik 0,45%, sedangkan S&P 500 turun 0,32% dan Nasdaq melemah 1,25%.

Tekanan juga melanda pasar Asia, dengan indeks saham Korea Selatan anjlok 8,34% dan mencatat penurunan selama tujuh sesi berturut-turut. Investor turut mencermati rilis PPI AS September yang diperkirakan naik 0,5% secara bulanan dan 5,4% secara tahunan, serta data penjualan ritel dan aktivitas manufaktur Philadelphia.

Di pasar obligasi, yield Treasury AS turun di berbagai tenor, dengan yield 10 tahun melemah 9,4 basis poin menjadi 5,09%. Sementara itu, saham Bank of New York Mellon menguat 2,30%, sedangkan SanDisk turun 4,73% dan Western Digital melemah 4,42% di tengah tekanan pada saham teknologi dan semikonduktor.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: JPM, DHR, dan V

Untuk menyusun strategi trading di tengah volatilitas pasar, trader dapat memantau tiga saham berdasarkan skenario teknikal dalam draft, yakni JPMorgan Chase & Co. (JPM), Danaher Corporation (DHR), dan Visa Inc. (V).

Berikut rincian level entry, target harga, dan stop loss untuk masing-masing saham.

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
JPMUS$332,47US$364,27US$322,21+9,56%
DHRUS$219,81US$232,75US$210,91+5,89%
VUS$386,94US$410,31US$383,92+6,04%

1. JPMorgan Chase & Co. (JPM)

Skenario trading untuk JPMorgan Chase & Co. (JPM) pada grafik harian (1D) menerapkan strategi buy on dip / trendline support bounce dengan mengandalkan pantulan presisi dari area demand zone (area ungu) serta konfirmasi garis trendline naik untuk menguji kembali area major resistance horizontal di level 365,30. 

Posisi Entri ditetapkan pada level 332,47, didukung oleh batas risiko protektif atau Stop Loss (level cut loss) di level 322,21 (membatasi risiko penurunan sebesar 3,09%), serta Target Price di level 364,27 yang menawarkan potensi keuntungan (upside gain) sebesar 9,56% dengan profil manajemen risiko berupa Risk/Reward Ratio yang sangat memikat sebesar 3,09. 

2. Danaher Corporation (DHR)

Skenario trading untuk Danaher Corporation (DHR) pada grafik harian (1D) menerapkan strategi buy on dip / swing long dengan mengandalkan pemulihan dari area support konsolidasi lokal untuk menguji kembali area resistance terdekat di atasnya. 

Posisi Entri ditetapkan pada level 219,81, didukung oleh batas risiko protektif atau Stop Loss (level cut loss) di level 210,91 (membatasi risiko penurunan sebesar 4,05%), serta Target Price di level 232,75 yang menawarkan potensi keuntungan (upside gain) sebesar 5,89% dengan profil manajemen risiko berupa Risk/Reward Ratio sebesar 1,45.

3. Visa Inc. (V)

Skenario trading untuk Visa Inc. (V) pada grafik harian (1D) menerapkan strategi buy on breakout / trend continuation dengan mengandalkan momentum penembusan ke atas area resistance lokal untuk menuju target psikologis baru di area 410. 

Posisi Entri ditetapkan pada level 386,94 (diperoleh dari selisih Target 410,31 – 23,37), didukung oleh batas risiko protektif atau Stop Loss (level cut loss) di level 383,92 (membatasi risiko penurunan ketat sebesar 0,78%), serta Target Price di level 410,31 yang menawarkan potensi keuntungan (upside gain) sebesar 6,04% dengan profil manajemen risiko berupa Risk/Reward Ratio yang sangat unggul sebesar 7,74. 

Pantau Pergerakan Saham AS dan Mulai Trading ETF di Ajaib

Di tengah tekanan pada saham teknologi dan ketidakpastian arah pasar global, investor perlu mencermati pergerakan pasar untuk menemukan peluang investasi. Pantau pergerakan saham AS dan mulai trading di Ajaib, atau pertimbangkan ETF Amerika sebagai alternatif untuk mendapatkan eksposur ke sejumlah saham dalam satu instrumen.

Download Ajaib sekarang untuk memantau pasar saham AS dan mulai berinvestasi sesuai profil risiko serta tujuan finansialmu.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!