Ajaib
Menu

Saham AS

Laba Samsung Naik! Permintaan Chip AI Diproyeksi Tetap Berlanjut hingga 2028

SalsabillaJuly 30, 2026

Kinerja Samsung Melampaui Ekspektasi, Permintaan Chip AI Diproyeksi Tetap Ketat hingga 2028

Key Takeaways

  • Samsung mencetak laba operasional kuartalan tertinggi dalam sejarah, didorong lonjakan permintaan chip memori untuk kebutuhan AI.
  • Manajemen memperkirakan pasokan chip AI masih akan ketat hingga 2028, seiring permintaan data center dan agentic AI yang terus meningkat.
  • Ekspansi investasi Samsung pada HBM4 dan infrastruktur AI menjadi katalis penting yang berpotensi memengaruhi prospek sektor semikonduktor global.

Samsung Cetak Rekor Laba Berkat Ledakan Permintaan Chip AI

Samsung Electronics kembali membukukan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar pada kuartal II 2026. Raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut mencatat pendapatan sebesar 171,5 triliun won atau sekitar US$118,7 miliar, sedikit di bawah konsensus 172,65 triliun won. Meski demikian, laba operasional mencapai 89,5 triliun won, lebih tinggi dibandingkan estimasi analis sebesar 88,13 triliun won.

Secara tahunan, laba operasional melonjak 1.814%, sementara pendapatan tumbuh 130%. Dibandingkan kuartal sebelumnya, laba juga meningkat lebih dari 56% dengan pendapatan naik sekitar 28%. Meski laporan keuangan melampaui ekspektasi, saham Samsung ditutup melemah 0,72%, mencerminkan aksi ambil untung setelah reli yang telah berlangsung sebelumnya.

Mesin Pertumbuhan Samsung Kini Semakin Bertumpu pada AI

Pendorong utama kinerja Samsung berasal dari bisnis chip memori, khususnya permintaan untuk server AI yang terus meningkat. Perusahaan mencatat rekor penjualan DRAM dan NAND, dua jenis chip yang digunakan pada berbagai perangkat mulai dari smartphone, pusat data (data center), hingga sistem otomotif.

Seiring meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis AI, Samsung juga memperbesar belanja modal (capital expenditure/capex) untuk memperluas fasilitas produksi di Pyeongtaek serta membangun infrastruktur pendukung lainnya. Di saat yang sama, perusahaan tetap meningkatkan investasi pada riset dan pengembangan (R&D) guna mempertahankan daya saing di industri semikonduktor.

Samsung Optimistis Permintaan Chip AI Tetap Tinggi hingga 2028

Samsung menilai tren investasi kecerdasan buatan masih berada pada fase awal sehingga permintaan terhadap chip AI diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan melihat pertumbuhan eksponensial pada kebutuhan komputasi umum maupun AI, terutama untuk server DRAM, HBM, dan enterprise SSD yang menjadi komponen penting infrastruktur AI.

Samsung bahkan memperkirakan keterbatasan pasokan (supply constraint) chip akan berlanjut hingga 2028. Seiring meningkatnya kebutuhan membangun kapasitas AI, semakin banyak pelanggan yang mulai menandatangani kontrak pasokan multi-tahun, sehingga perusahaan memiliki visibilitas permintaan yang lebih baik untuk merencanakan ekspansi produksinya.

Beberapa langkah strategis yang sedang dilakukan Samsung antara lain:

  • Meningkatkan produksi HBM4, chip memori generasi keenam yang dirancang untuk prosesor AI generasi terbaru seperti Nvidia Vera Rubin.
  • Mengirim sampel HBM4E kepada pelanggan utama sebagai bagian dari percepatan adopsi teknologi AI.
  • Memperluas investasi fasilitas produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan chip memori.
  • Menandatangani kerja sama dengan lima operator data center terbesar dunia, sekaligus menyelesaikan negosiasi dengan lima pelanggan besar lainnya.

Hal yang Perlu Dicermati Trader Saham AS

Laporan Samsung tidak hanya memberikan gambaran mengenai kinerja satu perusahaan, tetapi juga menjadi indikator penting mengenai kondisi industri semikonduktor global.

Beberapa hal yang layak dipantau dalam beberapa kuartal ke depan meliputi:

  • Perkembangan permintaan HBM dan server DRAM. Segmen ini menjadi indikator utama belanja AI global. Selama permintaannya tetap tumbuh, sentimen terhadap sektor semikonduktor cenderung tetap positif.
  • Belanja modal hyperscaler. Keputusan perusahaan seperti Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta dalam meningkatkan investasi AI akan sangat menentukan keberlanjutan permintaan chip.
  • Margin bisnis semikonduktor Samsung. Walaupun pendapatan meningkat, investor juga akan mencermati apakah ekspansi kapasitas tetap mampu menjaga profitabilitas di tengah investasi yang semakin besar.
  • Kinerja divisi selain chip. Laporan kali ini menunjukkan bisnis mobile dan jaringan mengalami kerugian sekitar 700 miliar won akibat kenaikan biaya komponen, sehingga ketergantungan Samsung terhadap bisnis memori masih cukup tinggi.
  • Perkembangan sektor robotika. Samsung kini menempatkan divisi robotika langsung di bawah CEO dan membuka peluang kolaborasi dengan startup maupun akuisisi sebagai salah satu mesin pertumbuhan jangka panjang selain AI.

Trading Saham AS Lebih Mudah di Ajaib

Lonjakan laba Samsung menunjukkan bahwa tema investasi AI masih menjadi salah satu katalis utama pasar global. Selain mencermati laporan keuangan emiten, trader juga perlu memperhatikan proyeksi permintaan chip, belanja infrastruktur AI, serta perkembangan teknologi baru yang dapat memengaruhi pergerakan saham-saham sektor semikonduktor.

Mulai trading saham AS di Ajaib, dan pantau berbagai saham global serta ikuti perkembangan katalis penting seperti laporan keuangan, tren AI, hingga dinamika industri semikonduktor dengan mudah. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi  untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi.  Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: https://www.cnbc.com/2026/07/30/samsung-q2-earnings-ai-chip-.html

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!