Amazon Melonjak 15%, Kinerja AWS Redakan Kekhawatiran Belanja AI
Salsabilla•August 3, 2026

Analisis dibuat pada Senin, 3 Agustus 2026 oleh Alvin Timothy Murthi, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas.
Key Takeaways
- Saham Amazon (AMZN) melonjak sekitar 15% setelah membukukan kinerja kuartal II 2026 yang melampaui ekspektasi pasar, didorong oleh pertumbuhan AWS dan laba operasional yang jauh lebih kuat.
- AWS mencatat pertumbuhan pendapatan 37% YoY, laju tercepat dalam 18 kuartal, sehingga mampu meredakan kekhawatiran pasar terhadap besarnya belanja infrastruktur AI Amazon.
- Pasar mulai memberikan premi lebih tinggi kepada perusahaan yang mampu membuktikan investasi AI telah menghasilkan pertumbuhan bisnis dan ekspansi margin, bukan sekadar meningkatkan belanja modal.
AWS Tumbuh Pesat, Amazon Berhasil Redakan Kekhawatiran Belanja AI
Saham Amazon (NASDAQ: AMZN) menjadi sorotan Wall Street setelah melonjak sekitar 15% menyusul rilis laporan keuangan kuartal II 2026 yang jauh melampaui ekspektasi analis. Lonjakan tersebut terjadi karena pasar melihat investasi besar Amazon di bidang artificial intelligence (AI) mulai memberikan hasil nyata, terutama melalui akselerasi pertumbuhan bisnis cloud Amazon Web Services (AWS).
Sebelum laporan keuangan dirilis, salah satu perhatian terbesar investor adalah meningkatnya belanja modal (capital expenditure/capex) Amazon untuk memperluas infrastruktur AI. Namun, pertumbuhan AWS yang jauh lebih kuat dibanding perkiraan membuat pasar menilai tambahan investasi tersebut memiliki prospek pengembalian yang menarik, sehingga sentimen terhadap saham Amazon berubah menjadi jauh lebih positif.
Amazon Cetak Rekor Pendapatan, AWS Jadi Motor Pertumbuhan
Kinerja Amazon pada kuartal II 2026 menunjukkan pertumbuhan yang solid hampir di seluruh lini bisnis. Perusahaan untuk pertama kalinya berhasil membukukan pendapatan di atas US$200 miliar dalam satu kuartal, sementara laba operasional meningkat signifikan seiring membaiknya profitabilitas bisnis cloud dan efisiensi operasional.
Berikut ringkasan kinerja utama Amazon pada kuartal II 2026.
| Indikator | Kuartal II 2026 | Perubahan YoY |
|---|---|---|
| Pendapatan | US$200,60 miliar | +20,0% |
| Operating Income | US$27,50 miliar | +43,0% |
| Pendapatan AWS | US$42,20 miliar | +37,0% |
| Annualized Revenue Run Rate AWS | ±US$169 miliar | Rekor baru |
| AI Business Annual Revenue Run Rate | >US$25 miliar | Terus bertumbuh |
| Custom Chips Annual Revenue Run Rate | >US$25 miliar | Terus bertumbuh |
Pertumbuhan AWS menjadi sorotan utama karena bisnis cloud tersebut mencatat kenaikan pendapatan sekitar 37% secara tahunan, menjadi laju pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal terakhir. AWS juga berhasil mencapai annualized revenue run rate sekitar US$169 miliar, memperkuat posisinya sebagai salah satu mesin pertumbuhan utama Amazon di tengah meningkatnya permintaan layanan AI dan cloud computing.
Selain itu, Amazon mengungkapkan bahwa bisnis AI dan custom chips masing-masing telah melampaui US$25 miliar annual revenue run rate. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa strategi perusahaan untuk membangun ekosistem AI tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur cloud, tetapi juga mulai menghasilkan kontribusi pendapatan yang semakin signifikan.
Mengapa Kenaikan Belanja AI Justru Disambut Positif?
Salah satu hal yang paling diperhatikan pasar sebelum laporan keuangan Amazon dirilis adalah rencana perusahaan untuk kembali meningkatkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2026. Amazon kini memperkirakan capex mencapai sekitar US$220 miliar, lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya sekitar US$200 miliar, sebagai bagian dari ekspansi kapasitas infrastruktur AI.
Dalam beberapa kuartal terakhir, peningkatan belanja AI di sejumlah perusahaan teknologi sempat memunculkan kekhawatiran bahwa investasi besar tersebut akan menekan profitabilitas dalam jangka pendek. Namun, hasil yang ditunjukkan Amazon memberikan gambaran berbeda. Pasar menilai kenaikan capex kali ini didukung oleh pertumbuhan bisnis yang nyata, sehingga tambahan investasi dianggap mampu menciptakan nilai ekonomi di masa depan.
Kenapa Pasar Memberikan Respons Positif?
Beberapa faktor berikut menjadi alasan mengapa investor merespons positif laporan keuangan Amazon.
- AWS mencatat pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal. Pendapatan AWS naik sekitar 37% YoY, menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan cloud dan AI masih sangat kuat.
- Laba operasional tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan. Operating income meningkat 43% YoY, mengindikasikan bahwa pertumbuhan bisnis juga diikuti oleh peningkatan efisiensi dan ekspansi margin.
- Bisnis AI mulai menghasilkan pendapatan dalam skala besar. Amazon mengungkapkan bahwa bisnis AI dan custom chips masing-masing telah melampaui US$25 miliar annual revenue run rate, menandakan investasi AI mulai memberikan kontribusi finansial yang lebih nyata.
- Permintaan AI masih melebihi kapasitas yang tersedia. Amazon menyampaikan bahwa permintaan terhadap layanan AI dan cloud computing masih melampaui kapasitas server yang dimiliki saat ini. Bahkan, rencana ekspansi infrastruktur hingga 2027 disebut telah banyak terisi untuk kebutuhan pelanggan pada 2028.
Kombinasi faktor tersebut membuat pasar lebih fokus pada potensi pertumbuhan jangka panjang dibanding besarnya belanja modal yang harus dikeluarkan perusahaan saat ini.
Apa Makna Hasil Ini bagi Sektor Teknologi?
Laporan keuangan Amazon memberikan sinyal bahwa pasar mulai membedakan perusahaan teknologi yang sekadar meningkatkan belanja AI dengan perusahaan yang mampu menunjukkan bahwa investasi tersebut telah menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas. Dengan kata lain, fokus investor kini tidak lagi hanya pada besarnya capex, tetapi pada return yang dihasilkan dari investasi tersebut.
Menurut Alvin Timothy Murthi, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas, lonjakan harga saham Amazon menunjukkan bahwa investor mulai memberikan premi valuasi kepada perusahaan yang berhasil membuktikan investasi AI telah mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus memperluas margin laba. Berbeda dengan respons negatif yang sempat muncul terhadap peningkatan capex di beberapa perusahaan teknologi lainnya, percepatan pertumbuhan AWS serta kenaikan laba operasional Amazon dinilai memberikan justifikasi yang kuat atas belanja AI yang lebih besar.
Dengan kata lain, laporan keuangan Amazon memperkuat pandangan bahwa pasar semakin mengutamakan eksekusi bisnis dibanding sekadar besarnya investasi. Selama belanja AI mampu diterjemahkan menjadi pertumbuhan pendapatan dan profitabilitas yang berkelanjutan, investor cenderung melihatnya sebagai katalis positif bagi prospek perusahaan dalam jangka panjang.
Apa yang Perlu Dicermati Trader Saham AS Setelah Laporan Amazon?
Laporan keuangan Amazon menjadi salah satu indikator penting untuk menilai arah perkembangan industri AI dan cloud computing. Kinerja AWS yang melampaui ekspektasi menunjukkan bahwa permintaan terhadap infrastruktur AI masih berada dalam tren yang kuat, sehingga perhatian pasar kemungkinan akan bergeser pada kemampuan perusahaan teknologi lain dalam menghasilkan pertumbuhan serupa.
Meski demikian, pergerakan harga saham pasca rilis kinerja biasanya juga dipengaruhi oleh ekspektasi yang sudah tercermin dalam valuasi. Oleh karena itu, selain mencermati pertumbuhan pendapatan, trader juga dapat memperhatikan perkembangan margin operasional, proyeksi belanja modal, serta panduan (guidance) manajemen untuk beberapa kuartal ke depan.
Hasil kuartal Amazon juga mengingatkan bahwa reaksi pasar terhadap laporan keuangan tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan atau laba, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan menjelaskan bagaimana investasi saat ini dapat mendorong pertumbuhan bisnis di masa depan. Karena itu, membaca laporan keuangan secara menyeluruh sering kali memberikan gambaran yang lebih utuh dibanding hanya melihat angka pertumbuhan secara terpisah.
Trading Saham AS Lebih Mudah di Ajaib
Momentum seperti laporan keuangan Amazon menunjukkan bahwa laporan earnings, perkembangan AI, hingga prospek bisnis cloud dapat menjadi katalis penting bagi pergerakan harga saham Amerika Serikat. Memahami data fundamental sekaligus mengikuti perkembangan pasar secara berkala dapat membantu kamu mengambil keputusan investasi maupun trading saham AS dengan lebih terukur.
Melalui Ajaib, kamu dapat mengakses berbagai pilihan saham Amerika Serikat dalam satu aplikasi, sekaligus mengikuti informasi dan perkembangan pasar global untuk mendukung pengambilan keputusan investasi. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: US Press Center, Ajaib Research
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!