Ajaib
Menu

Investasi

Cara Beli ETF Emas di Ajaib untuk Pemula (Step by Step)

MaulidaAugust 24, 2026

emas

Investasi emas kini tidak hanya bisa dilakukan dengan membeli emas batangan atau emas digital. Sejak Agustus 2026, investor Indonesia juga dapat memperoleh eksposur terhadap emas melalui ETF Emas yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bagi investor yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi sekuritas, cara beli ETF Emas IDX relatif familiar karena transaksinya dilakukan melalui mekanisme perdagangan bursa. Kamu dapat mencari ticker ETF, melihat pergerakan harga serta antrean bid-ask, kemudian memasukkan order beli seperti saat bertransaksi efek lain di BEI.

Melalui Ajaib, ETF Emas dapat dipantau sekaligus dibeli dari aplikasi. Namun, sebelum mulai, penting memahami cara kerja produknya, menentukan harga pembelian, dan memilih jumlah investasi sesuai kebutuhan. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu ETF Emas?

ETF atau Exchange-Traded Fund merupakan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa. Sementara itu, ETF Emas merupakan ETF yang portofolionya berfokus pada aset emas.

ETF Emas yang diluncurkan di BEI memiliki minimal 95% portofolio pada aset emas dengan kemurnian minimum 99,5% yang tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA). Investor membeli unit ETF yang memberikan eksposur terhadap nilai portofolio emas tersebut, bukan membeli emas batangan untuk disimpan sendiri.

Artinya, ETF Emas menggabungkan karakteristik investasi emas dengan mekanisme transaksi pasar modal. Harganya dapat bergerak selama jam perdagangan sesuai permintaan dan penawaran di bursa.

Per Agustus 2026, terdapat lima ETF Emas yang sudah tercatat di BEI.

Baca juga: BEI Resmi Luncurkan ETF Emas, Ini Daftar ETF yang Tersedia

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Membeli ETF Emas?

Sebelum mulai membeli ETF Emas melalui Ajaib, ada beberapa hal yang perlu disiapkan.

1. Akun saham Ajaib yang sudah aktif

Karena ETF Emas diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia, kamu membutuhkan akun efek untuk melakukan transaksi. Pastikan akun Ajaib dan Rekening Dana Nasabah (RDN) sudah aktif.

2. Dana di RDN

Pastikan saldo tersedia mencukupi nilai pembelian dan biaya transaksi. Sebaiknya tentukan terlebih dahulu berapa bagian dana investasi yang memang ingin dialokasikan ke emas agar pembelian tidak dilakukan hanya karena harga sedang bergerak naik.

3. Ticker ETF Emas yang ingin dibeli

Jangan memilih ETF hanya berdasarkan harga unit yang terlihat lebih murah. Bandingkan karakteristik masing-masing produk, termasuk kebijakan investasi, Manajer Investasi, biaya pengelolaan, likuiditas, hingga prospektusnya.

4. Pemahaman mengenai harga pasar dan NAB

ETF memiliki Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang mencerminkan nilai aset dalam portofolionya. Karena ETF juga diperdagangkan di bursa, harga pasar dapat berada sedikit lebih tinggi (premium) atau lebih rendah (discount) dibanding NAB per unit.

5. Pemahaman mengenai bid, ask, dan likuiditas

Periksa aktivitas perdagangan ETF sebelum membeli. Bid menunjukkan harga yang ditawarkan pembeli, sedangkan ask atau offer menunjukkan harga yang ditawarkan penjual.

Jarak antara keduanya disebut bid-ask spread. Spread yang relatif lebar dapat membuat harga yang kamu dapatkan berbeda cukup jauh dari harga yang diharapkan, terutama pada ETF dengan aktivitas transaksi yang masih rendah.

Cara Beli ETF Emas di Ajaib

Kalau akun dan dana sudah siap, berikut cara beli ETF Emas IDX di Ajaib yang bisa kamu ikuti.

1. Buka aplikasi Ajaib

Login ke aplikasi menggunakan akun Ajaib yang sudah aktif. Pastikan juga RDN memiliki saldo yang cukup untuk pembelian ETF serta estimasi biaya transaksi.

2. Cari ticker Gold ETF yang ingin dibeli

Gunakan fitur pencarian untuk mencari ETF Emas berdasarkan tickernya.

Sebagai contoh, kamu bisa mencari XGLD, XTRA, XMES, XDES, atau XSGO. Produk-produk tersebut sudah memiliki halaman aset tersendiri di Ajaib yang menampilkan informasi dan pergerakan harganya.

Jangan langsung membeli ticker pertama yang ditemukan. Bandingkan dahulu karakteristik beberapa ETF yang tersedia.

3. Periksa harga, grafik, bid-ask, dan order book

Buka halaman ETF yang dipilih kemudian cek kondisi perdagangannya.

Perhatikan beberapa informasi berikut:

  • harga terakhir;
  • tren pergerakan harga;
  • harga bid tertinggi;
  • harga ask atau offer terendah;
  • jarak bid-ask spread; dan
  • jumlah antrean beli dan jual di order book.

Harga terakhir belum tentu menjadi harga yang bisa langsung kamu dapatkan. Transaksi baru terjadi ketika order beli dan jual dapat dipertemukan di bursa. Karena itu, bid-ask dan order book dapat membantu kamu menentukan harga order dengan lebih terukur.

4. Tekan tombol Beli

Setelah menentukan ETF yang ingin dimiliki, tekan tombol Beli untuk membuka halaman order.

Pada tahap ini, jangan buru-buru mengirim pesanan sebelum menentukan harga dan jumlah investasi.

5. Tentukan harga pembelian dan jumlah lot

Masukkan harga yang ingin digunakan untuk membeli ETF serta jumlah lot.

ETF yang diperdagangkan di pasar sekunder menggunakan satuan lot. Satu lot terdiri dari 100 unit penyertaan. Dengan demikian, kebutuhan dana akan bergantung pada harga ETF dan jumlah lot yang kamu pilih.

Sebagai ilustrasi sederhana, apabila sebuah ETF diperdagangkan pada harga Rp500 per unit:

1 lot = 100 unit × Rp500 = Rp50.000

Nilai tersebut belum memperhitungkan biaya transaksi.

6. Pilih tipe order yang sesuai

Selanjutnya, pilih tipe order yang tersedia sesuai kebutuhan, seperti Market Order, Limit Order, atau Auto Order.

Secara sederhana:

  • Market Order digunakan ketika kamu lebih memprioritaskan eksekusi berdasarkan harga terbaik yang tersedia di pasar.
  • Limit Order memungkinkan kamu menentukan batas harga pembelian.
  • Auto Order dapat digunakan untuk membuat order berdasarkan kondisi harga yang telah ditentukan.

Untuk pemula, pahami mekanisme setiap order terlebih dahulu. Jangan hanya memilih Market Order agar transaksi cepat karena harga eksekusi tetap bergantung pada kondisi antrean yang tersedia.

7. Periksa estimasi nilai transaksi dan biaya

Sebelum mengirim order, cek kembali:

  • ticker ETF;
  • harga beli;
  • jumlah lot;
  • nilai transaksi;
  • tipe order; dan
  • estimasi biaya.

Langkah sederhana ini penting untuk menghindari kesalahan memasukkan harga atau jumlah lot.

8. Tekan Beli atau Submit Order

Jika seluruh informasi sudah sesuai, tekan Beli/Submit Order.

Order kemudian akan masuk ke sistem perdagangan sesuai tipe pesanan yang digunakan.

Perlu diingat, order yang sudah dikirim belum tentu langsung matched. Pada Limit Order, misalnya, transaksi baru dapat terjadi apabila terdapat penjual yang bersedia melepas unit pada harga yang sesuai dengan order kamu.

9. Cek ETF Emas di portofolio

Setelah order berhasil matched, ETF yang dibeli akan tercatat dalam portofolio Ajaib.

Dari sini, kamu dapat memantau nilai investasi dan perkembangan harganya sesuai strategi yang sudah disiapkan.

Sudah siap mencoba? Beli ETF Emas IDX di Ajaib dan pilih produk yang sesuai dengan strategi investasimu.

Bagaimana Menentukan Harga dan Jumlah ETF Emas yang Dibeli?

Menemukan ETF yang menarik baru langkah pertama. Selanjutnya, kamu perlu menentukan harga masuk dan jumlah investasi.

Untuk menentukan harga pembelian, perhatikan tiga hal utama.

Perhatikan Bid-Ask Spread

Misalnya suatu ETF memiliki:

  • Bid tertinggi: Rp500
  • Ask terendah: Rp510

Artinya terdapat spread Rp10 antara harga tertinggi yang ditawarkan pembeli dan harga terendah yang diminta penjual.

Jika ingin membeli lebih cepat, investor biasanya perlu mempertimbangkan antrean ask yang tersedia. Sebaliknya, jika memasang Limit Order di Rp500, order mungkin perlu menunggu sampai terdapat penjual yang bersedia melakukan transaksi pada harga tersebut.

Semakin lebar spread, semakin penting untuk berhati-hati menentukan harga order.

Bandingkan Harga Pasar dengan NAB

Harga ETF di bursa tidak selalu sama persis dengan NAB per unit.

Jika harga ETF berada jauh di atas NAB, investor berpotensi membeli dalam kondisi premium. Jika berada di bawah NAB, ETF dapat berada dalam kondisi discount.

Karena itu, jangan menentukan pembelian hanya berdasarkan grafik harga. Gunakan NAB sebagai salah satu referensi untuk memahami valuasi unit ETF terhadap aset yang mendasarinya.

Tentukan Alokasi, Bukan Sekadar Jumlah Lot

Jumlah lot sebaiknya mengikuti rencana alokasi investasi.

Misalnya kamu memiliki dana investasi Rp10 juta dan ingin mengalokasikan 10% untuk ETF Emas, berarti batas awal alokasi sekitar Rp1 juta.

Barulah dari jumlah tersebut kamu dapat menghitung berapa lot ETF yang sesuai dengan harga pasar.

Pendekatan ini dapat membantu mencegah keputusan investasi berdasarkan FOMO ketika harga emas sedang naik.

Tips Membeli ETF Emas untuk Pemula

ETF Emas relatif mudah diakses, tetapi tetap merupakan produk investasi yang memiliki risiko. Agar lebih terukur, beberapa tips berikut dapat dipertimbangkan.

1. Jangan memilih hanya berdasarkan harga unit

ETF seharga Rp300 per unit belum tentu lebih menarik dibanding ETF seharga Rp900 per unit. Harga nominal tidak menunjukkan apakah suatu ETF murah atau mahal secara valuasi.

Bandingkan juga NAB, likuiditas, biaya, dan kebijakan investasi.

2. Perhatikan volume dan likuiditas

Likuiditas memengaruhi kemudahan membeli atau menjual unit ETF.

Jika aktivitas transaksi relatif rendah, bid-ask spread dapat lebih lebar dan order mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan pasangan.

3. Gunakan Limit Order jika ingin mengontrol harga

Jika tidak perlu membeli secepat mungkin, Limit Order dapat membantu menentukan batas harga maksimal yang bersedia kamu bayar.

Tetapi, konsekuensinya adalah order tidak selalu langsung matched.

4. Pelajari prospektus

Prospektus menjelaskan informasi penting seperti kebijakan investasi, pengelola, aset dalam portofolio, biaya, risiko, dan mekanisme ETF.

Meskipun sama-sama disebut ETF Emas, struktur setiap produk tidak harus identik.

5. Jangan mengejar harga hanya karena emas sedang naik

Harga emas dapat naik maupun turun. ETF Emas juga memiliki risiko dari perubahan harga aset dasarnya, likuiditas perdagangan, serta perbedaan antara harga pasar dan NAB.

Gunakan ETF berdasarkan tujuan investasi dan kebutuhan diversifikasi, bukan sekadar karena tren harga jangka pendek.

6. Pertimbangkan pembelian bertahap

Jika tujuanmu membangun eksposur emas dalam jangka panjang, pembelian tidak harus dilakukan sekaligus.

Dana dapat dialokasikan secara bertahap sesuai rencana investasi sehingga keputusan tidak terlalu bergantung pada satu titik harga.

Apakah ETF Emas Cocok untuk Pemula?

ETF Emas dapat menjadi salah satu pilihan bagi pemula yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas melalui pasar modal.

Produk ini tidak mengharuskan investor menyimpan emas batangan sendiri. Transaksinya dilakukan melalui bursa dan dapat dipantau bersama aset pasar modal lainnya dalam akun investasi.

Namun, kemudahan transaksi bukan berarti ETF Emas bebas risiko.

Investor tetap perlu memahami:

  • pergerakan harga emas;
  • risiko penurunan harga;
  • likuiditas ETF;
  • bid-ask spread;
  • perbedaan harga pasar dengan NAB;
  • biaya pengelolaan; dan
  • karakteristik masing-masing produk.

Jika tujuanmu adalah menambahkan eksposur emas ke portofolio tanpa harus mengelola penyimpanan emas fisik, ETF Emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu alternatif diversifikasi.

Yang terpenting, pilih produk berdasarkan tujuan dan profil risiko, lalu tentukan jumlah investasi sesuai kemampuan.

Download aplikasi Ajaib dan mulai investasi ETF Emas IDX. Cari ticker ETF Emas yang kamu inginkan, pelajari produknya, tentukan harga dan jumlah lot, lalu lakukan transaksi langsung melalui Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Profil Penulis

Maulida
Maulida

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!