BEI Resmi Luncurkan ETF Emas, Ini Daftar ETF yang Tersedia
Maulida•August 19, 2026

Investor Indonesia kini memiliki cara baru untuk mendapatkan eksposur terhadap emas melalui pasar modal. Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi meluncurkan ETF Emas pada 10 Agustus 2026, bersamaan dengan peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.
Kehadiran produk ini juga menjawab pertanyaan yang mungkin mulai banyak muncul di kalangan investor: ETF emas apa saja yang sekarang tersedia di Indonesia dan bagaimana cara kerjanya?
BEI Resmi Luncurkan ETF Emas di Indonesia
ETF atau Exchange-Traded Fund pada dasarnya merupakan reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa. Karena diperdagangkan di BEI, investor dapat melakukan transaksi ETF melalui mekanisme perdagangan bursa, mirip seperti ketika bertransaksi saham.
Khusus untuk ETF Emas, portofolio investasinya berfokus pada aset emas. BEI menyebut ETF Emas yang dicatatkan memiliki minimal 95% portofolio pada aset emas, dengan tingkat kemurnian emas minimum 99,5% yang tersertifikasi London Bullion Market Association (LBMA).
Kehadiran ETF Emas juga telah memiliki landasan regulasi khusus melalui POJK Nomor 2 Tahun 2026 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek dengan Aset yang Mendasari Berupa Emas. Regulasi tersebut mulai berlaku pada 23 Februari 2026 dan antara lain mengatur pengelolaan ETF Emas, prospektus, dealer partisipan, pencatatan unit penyertaan, hingga Electronic Gold Receipt.
Dengan struktur tersebut, investor tidak perlu membeli dan menyimpan emas batangan sendiri untuk mendapatkan eksposur terhadap emas. Investor cukup memiliki unit ETF Emas yang diperdagangkan melalui pasar modal.
Daftar ETF Emas yang Tersedia di Indonesia
Per Agustus 2026, terdapat lima ETF Emas yang telah tercatat di Bursa Efek Indonesia. Berikut daftarnya.
| Ticker | Nama ETF Emas | Manajer Investasi |
|---|---|---|
| XGLD | Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia | PT Indo Premier Investment Management |
| XTRA | Reksa Dana Syariah Trimegah Syariah ETF Emas | PT Trimegah Asset Management |
| XMES | Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas | PT Mandiri Manajemen Investasi |
| XDES | Reksa Dana Syariah BRI MI Gold ETF Syariah | PT BRI Manajemen Investasi |
| XSGO | Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold | PT Syailendra Capital |
Kelima ETF tersebut sama-sama memberikan eksposur terhadap emas, tetapi memiliki pengelola, struktur portofolio, jumlah unit, likuiditas, serta karakteristik produk yang dapat berbeda. Karena itu, investor sebaiknya tetap mempelajari prospektus masing-masing ETF sebelum memilih.
Berikut profil singkat setiap produk yang saat ini tersedia.
- XGLD – Premier ETF Gold Sharia Indonesia
XGLD merupakan Reksa Dana Syariah Premier ETF Gold Sharia Indonesia yang dikelola PT Indo Premier Investment Management. Produk ini menjadi salah satu dari lima ETF Emas yang mulai tercatat di BEI pada 10 Agustus 2026. - XTRA – Trimegah Syariah ETF Emas
Ticker berikutnya adalah XTRA, yaitu Reksa Dana Syariah Trimegah Syariah ETF Emas yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management. - XMES – Mandiri ETF Emas
XMES merupakan Reksa Dana Syariah Mandiri ETF Emas yang dikelola PT Mandiri Manajemen Investasi dan termasuk dalam lima produk yang diluncurkan bersama pada Agustus 2026. - XDES – BRI MI Gold ETF Syariah
XDES adalah Reksa Dana Syariah BRI MI Gold ETF Syariah yang dikelola PT BRI Manajemen Investasi. Produk ini juga menjadi bagian dari peluncuran ETF Emas pertama di BEI. - XSGO – Syailendra ETF Sharia Gold
Terakhir ada XSGO, yaitu Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold yang dikelola PT Syailendra Capital.
Bagaimana Cara Kerja ETF Emas?
Secara sederhana, ETF Emas memungkinkan investor memperoleh eksposur terhadap emas melalui unit penyertaan yang tercatat di bursa.
Alih-alih membeli emas batangan dan menyimpannya secara langsung, investor membeli unit ETF. Nilai ETF tersebut kemudian berkaitan dengan nilai portofolio emas yang menjadi aset dasarnya.
Mekanismenya dapat digambarkan seperti ini:
- Manajer Investasi mengelola portofolio ETF Emas sesuai ketentuan dan prospektus produk.
- Sebagian besar portofolio ditempatkan pada aset emas yang memenuhi kriteria regulasi.
- ETF kemudian memiliki unit penyertaan yang tercatat di BEI.
- Investor dapat membeli atau menjual unit tersebut melalui mekanisme perdagangan bursa.
- Harga ETF di pasar dapat bergerak sepanjang jam perdagangan sesuai permintaan dan penawaran, sementara ETF juga memiliki Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang mencerminkan nilai aset dalam portofolionya.
Karena diperdagangkan di bursa, harga pasar ETF tidak selalu harus sama persis dengan NAB per unit. Perbedaan permintaan dan penawaran dapat membuat ETF diperdagangkan pada harga sedikit lebih tinggi (premium) atau lebih rendah (discount) dibanding nilai aset bersihnya.
Apa Bedanya ETF Emas dengan Emas Fisik?
Sama-sama memberikan eksposur terhadap emas, tetapi cara memiliki dan memperdagangkannya berbeda.
| Aspek | ETF Emas | Emas Fisik |
|---|---|---|
| Bentuk investasi | Unit ETF di pasar modal | Emas batangan/koin |
| Cara transaksi | Diperdagangkan melalui bursa | Dibeli melalui penyedia emas |
| Penyimpanan oleh investor | Tidak perlu menyimpan emas secara langsung | Investor perlu mempertimbangkan penyimpanan |
| Harga transaksi | Terbentuk di bursa selama perdagangan | Mengikuti harga beli dan jual penyedia |
| Likuiditas | Bergantung pada aktivitas perdagangan ETF | Bergantung pada mekanisme buyback penyedia |
| Pengelolaan | Dikelola oleh Manajer Investasi | Dikelola sendiri oleh pemilik |
ETF Emas bisa menjadi alternatif bagi investor yang sudah terbiasa menggunakan akun sekuritas dan ingin memasukkan eksposur emas ke dalam portofolio tanpa perlu mengelola penyimpanan emas fisik sendiri.
Namun, ETF Emas tetap memiliki risiko investasi. Harga emas dapat berfluktuasi, sementara harga unit ETF juga dipengaruhi likuiditas, kondisi pasar, serta kemungkinan adanya selisih antara harga perdagangan dan NAB.
Apa yang Perlu Dilihat Sebelum Memilih ETF Emas?
Meski kelima produk memiliki aset dasar yang sama-sama berkaitan dengan emas, bukan berarti investor cukup memilih berdasarkan ticker atau harga unit yang paling murah.
Ada beberapa hal yang sebaiknya dibandingkan.
1. Likuiditas dan Bid-Ask Spread
Perhatikan seberapa aktif ETF diperdagangkan dan jarak antara harga beli (bid) dengan harga jual (ask).
ETF dengan aktivitas perdagangan yang lebih baik dan spread yang relatif rapat dapat memudahkan investor ketika ingin masuk atau keluar dari posisi. Sebaliknya, likuiditas yang rendah dapat membuat investor lebih sulit mendapatkan harga transaksi yang diinginkan.
2. NAB dan Harga Pasar
Bandingkan harga ETF di bursa dengan NAB per unitnya.
Jika harga pasar jauh berada di atas NAB, ETF dapat berada pada kondisi premium. Sebaliknya, apabila harga pasar lebih rendah, ETF berada pada kondisi discount.
Perbandingan ini penting agar investor tidak hanya melihat apakah harga ETF sedang naik atau turun.
3. Biaya Pengelolaan
Setiap ETF memiliki biaya pengelolaan yang dapat berbeda. Dalam jangka panjang, biaya tersebut dapat memengaruhi hasil investasi.
Karena itu, cek informasi biaya pada prospektus masing-masing produk sebelum mengambil keputusan.
4. Kinerja Mengikuti Harga Emas
Tujuan utama membeli ETF Emas umumnya adalah mendapatkan eksposur terhadap pergerakan emas. Investor dapat memperhatikan seberapa dekat kinerja ETF mengikuti aset emas yang menjadi acuannya.
Selisih antara kinerja ETF dan aset acuannya sering disebut sebagai tracking difference atau tracking error.
5. Profil Manajer Investasi dan Prospektus
Jangan lupa membaca prospektus untuk memahami bagaimana portofolio dikelola, aset apa saja yang dapat dimiliki, biaya, risiko, kebijakan investasi, serta mekanisme produk.
Nama “ETF Emas” tidak berarti setiap produk memiliki struktur yang sepenuhnya identik.
ETF Emas Bisa Jadi Alternatif Diversifikasi Portofolio
Emas telah lama digunakan investor sebagai salah satu instrumen diversifikasi. Kini, dengan hadirnya ETF Emas di BEI, eksposur terhadap emas dapat digabungkan dengan aset pasar modal lain dalam satu ekosistem investasi.
OJK menyebut kehadiran ETF Emas diharapkan memperkuat diversifikasi instrumen dan pilihan investasi bagi investor, sekaligus menjadi bagian dari upaya pendalaman pasar modal Indonesia.
Meski begitu, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, dan profil risiko masing-masing. Jangan memilih ETF hanya karena harga emas sedang naik atau karena produknya baru diluncurkan.
Mulai Investasi ETF Emas di Ajaib
Hadirnya XGLD, XTRA, XMES, XDES, dan XSGO membuat investor Indonesia kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan eksposur terhadap emas melalui Bursa Efek Indonesia.
Kamu dapat membandingkan setiap produk dengan melihat pergerakan harga, likuiditas, NAB, biaya, hingga karakteristik pengelolaan masing-masing ETF sebelum menentukan pilihan.
Pantau ETF Emas di Ajaib dan mulai investasi sesuai strategi serta tujuan keuanganmu. Download aplikasinya di Play Store atau App Store.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!