Morgan Stanley Borong 3,8 Miliar Saham GOTO Jelang Rebalancing MSCI
Tika•August 27, 2026

Key Takeaway:
- Morgan Stanley & Co International Plc membeli sekitar 3,8 miliar saham GOTO di harga Rp23 per saham.
- Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp87,3 miliar.
- Setelah transaksi, Morgan Stanley menguasai 59,37 miliar saham GOTO atau setara 5,15% saham beredar.
- JP Morgan tetap memberikan pandangan overweight terhadap GOTO dan menilai harga saham tersebut masih undervalued.
- GOTO akan keluar dari portofolio MSCI pada September 2026.
Morgan Stanley Borong Saham GOTO

*Done details saham GOTO tanggal 21 Agustus 2026
Morgan Stanley & Co International Plc memborong saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjelang tenggat rebalancing MSCI pada akhir Agustus 2026.
Morgan Stanley membeli sekitar 3,8 miliar saham GOTO dengan harga Rp23 per saham. Transaksi tersebut memiliki nilai sekitar Rp87,3 miliar.
Setelah transaksi tersebut, Morgan Stanley kini menguasai 59,37 miliar saham GOTO atau setara dengan 5,15% dari saham beredar perusahaan.
Manuver tersebut terjadi menjelang keluarnya GOTO dari MSCI Indonesia dalam tinjauan indeks bulan ini. GOTO nantinya akan keluar dari portofolio MSCI pada September 2026.
Pantau pergerakan dan aktivitas broker GOTO melalui Ajaib Terminal untuk melihat data transaksi saham secara lebih detail.
JP Morgan Beri Pandangan Overweight
Di sisi lain, JP Morgan tetap menyematkan pandangan overweight untuk saham GOTO. Dalam riset yang disusun pada akhir bulan lalu, tim analis JP Morgan menilai posisi harga GOTO yang stagnan di level Rp50 per saham sejak 5 Mei 2026 tergolong undervalued.
JP Morgan juga menyoroti potensi volatilitas harga GOTO setelah rencana Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus aturan saham gocap atau harga dasar Rp50 per saham.
Rencana tersebut dinilai dapat menjadi sinyal positif bagi GOTO karena tekanan jual dari passive funds dapat mereda.
JP Morgan juga menyebut pelaksanaan program buyback dan kejelasan yang lebih baik terkait regulasi sebagai katalis positif utama yang perlu diperhatikan dalam 6–12 bulan ke depan.
Kinerja GOTO Semester I-2026
GOTO berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp607 miliar dan pendapatan bersih Rp10,99 triliun sepanjang semester I-2026.
Pendapatan terbesar GOTO berasal dari jasa pengiriman sebesar Rp3,2 triliun, naik 16,5%. Selanjutnya, imbalan jasa mencapai Rp3,15 triliun, naik 14,9%, sedangkan pendapatan pinjaman mencapai Rp2,71 triliun atau meningkat 65%.
Sumber pendapatan lainnya berasal dari e-commerce service fee PT Tokopedia sebesar Rp551 miliar, naik 32,3%, serta pendapatan iklan sebesar Rp254 miliar, meningkat 8%.
Sementara itu, pendapatan lain-lain mencapai Rp1,13 triliun atau meningkat 46,5% dibandingkan semester I tahun sebelumnya.
GOTO Hadapi Penghapusan dari Indeks MSCI
Dikutip dari Bloomberg News, keluarnya GOTO dari indeks-indeks MSCI menjadi tekanan terbaru bagi perusahaan setelah bertahun-tahun mengalami kerugian akibat persaingan dengan perusahaan bermodal kuat seperti Grab Holdings Ltd.
Serangkaian restrukturisasi dan pergantian kepemimpinan membantu GOTO mencatatkan laba kuartalan untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Namun, perusahaan masih menghadapi tekanan terhadap laba akibat kenaikan harga minyak yang dipicu perang di Timur Tengah.
GOTO, yang didukung Alibaba Group Holding Ltd., sebelumnya menjadi salah satu perusahaan dengan valuasi terbesar di Indonesia. Kapitalisasi pasarnya sempat mencapai US$32 miliar tidak lama setelah pencatatan saham di Indonesia pada April 2022.
Namun, kekhawatiran terhadap jalur GOTO menuju profitabilitas dan disiplin keuangan kemudian menekan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan perusahaan.
Berbagai upaya untuk meningkatkan aktivitas perdagangan dan mencegah penghapusan GOTO dari indeks, termasuk dorongan MSCI agar Bursa Efek Indonesia menghapus batas bawah harga saham (price floor), sejauh ini belum membuahkan hasil.
GOTO juga mempertimbangkan reverse stock split sebagai salah satu cara meningkatkan harga saham. Selain itu, perusahaan telah mengumumkan rencana buyback saham hingga Rp3,5 triliun atau sekitar US$196 juta serta rencana untuk membatalkan saham treasuri.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/119651/jelang-rebalancing-msci-morgan-stanley-serok-saham-goto
Profil Penulis
SEO Writer
Tika Azaria adalah SEO Writer di Ajaib yang menulis berbagai konten seputar saham, reksa dana, kripto, hingga saham AS dan keuangan secara umum. Ia menggabungkan strategi SEO dengan konten edukatif agar informasi investasi lebih mudah ditemukan dan dipahami oleh masyarakat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!