Ajaib
Menu

Berita

IHSG Dibuka Mencuat 0,45%, Berbalik Melemah Tipis di Tengah Volatilitas Pasar

SalsabillaAugust 6, 2026

IHSG Dibuka Mencuat 0,45%, Berbalik Melemah Tipis di Tengah Volatilitas Pasar

Key Takeaways

  • IHSG dibuka menguat 0,45% ke level 6.379,918 pada perdagangan Kamis (6/8/2026), sebelum bergerak lebih terbatas dan sempat melemah tipis ke area 6.350 akibat aksi ambil untung.
  • Rupiah menguat 0,16% ke Rp17.904 per dolar AS, didukung pelemahan indeks dolar AS (DXY), turunnya kekhawatiran inflasi global, serta membaiknya sentimen pasar terhadap aset berisiko.
  • Sejumlah saham mencatat penguatan signifikan, dengan beberapa saham masuk daftar top gainers hingga menyentuh batas ARA, sementara saham tertentu mengalami tekanan hingga menyentuh ARB.

IHSG Dibuka Menguat Dekati Level 6.400, Namun Bergerak Terbatas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (6/8/2026). Berdasarkan data RTI Business pukul 08.58 WIB, IHSG naik 28,778 poin atau 0,45% ke level 6.379,918, membawa indeks kembali mencoba menembus level psikologis 6.400.

Pada awal perdagangan, sebanyak 256 saham bergerak menguat, 57 saham melemah, dan 316 saham stagnan. Aktivitas transaksi tercatat mencapai 424,224 juta saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp210,400 miliar dan frekuensi 35.589 kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di level Rp11.151,238 triliun.

Namun, penguatan tersebut belum sepenuhnya bertahan. Dalam satu jam pertama perdagangan, IHSG bergerak lebih fluktuatif dan sempat turun tipis 0,01% atau 0,57 poin ke level 6.350,56 dengan rentang pergerakan 6.337-6.388.

Pergerakan IHSG yang cenderung terbatas menunjukkan investor masih mencermati berbagai sentimen eksternal dan domestik, termasuk arah nilai tukar rupiah, kondisi pasar saham global, serta perkembangan ekonomi makro yang dapat memengaruhi minat terhadap aset berisiko.

Sentimen IHSG Hari Ini: Rupiah Menguat Saat Dolar AS Melemah

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pasar hari ini adalah penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Rupiah melanjutkan tren positif dengan menguat 0,16% ke level Rp17.904 per dolar AS pada pukul 09.26 WIB berdasarkan data Bloomberg.

Penguatan rupiah terjadi seiring pelemahan dolar AS yang tercermin dari indeks dolar AS (DXY) yang turun ke level 99,8, posisi terendah dalam tujuh minggu terakhir. Pelemahan dolar membuat aset pasar berkembang, termasuk aset Indonesia, mendapatkan sentimen yang relatif lebih positif.

Selain rupiah, sejumlah mata uang Asia juga bergerak menguat terhadap dolar AS, mencerminkan perbaikan sentimen regional.

Mata UangPergerakan terhadap Dolar AS
RupiahMenguat 0,16%
Yen JepangMenguat 0,06%
Yuan ChinaMenguat 0,02%
Rupee IndiaMenguat 0,27%
Won Korea SelatanMenguat 0,33%
Ringgit MalaysiaMenguat 0,15%
Peso FilipinaMenguat 0,16%
Dolar SingapuraMenguat 0,05%
Baht ThailandMenguat 0,19%

Penguatan rupiah menjadi sentimen positif bagi pasar saham karena dapat membantu mengurangi tekanan terhadap emiten yang memiliki kebutuhan impor tinggi maupun kewajiban dalam mata uang asing.

Meski demikian, pergerakan IHSG tetap bergantung pada kombinasi faktor domestik dan global. Berdasarkan perkiraan Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih, IHSG hari ini diproyeksikan bergerak bervariasi dengan rentang 6.200-6.300.

Faktor Global yang Mendorong Rupiah Menguat dan Menopang Sentimen Pasar

Pergerakan rupiah tidak terlepas dari dinamika global, terutama perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat dan kondisi pasar komoditas.

Beberapa faktor yang memengaruhi sentimen pasar global antara lain:

  • Pelemahan dolar AS setelah tekanan terhadap aset berdenominasi dolar
    Investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset dolar setelah muncul perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan The Fed. Kondisi ini mendorong arus dana kembali masuk ke sejumlah aset negara berkembang.
  • Turunnya imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun
    Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun menjadi 4,61%, membuat tekanan terhadap aset berisiko menjadi lebih rendah dibanding periode sebelumnya.
  • Meredanya kekhawatiran inflasi energi
    Harga minyak mentah kembali mengalami penurunan setelah muncul perkembangan terkait jalur pelayaran Selat Hormuz. Kondisi tersebut mengurangi kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan harga energi global.
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed mulai mereda
    Perubahan pandangan pasar terhadap kebijakan suku bunga AS turut mendorong investor mengurangi kepemilikan aset dolar dan mencari peluang pada aset berisiko.

Saham Top Gainers dan Top Losers Saat IHSG Bergerak Fluktuatif

Di tengah pergerakan IHSG yang cenderung terbatas, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 261 saham mengalami kenaikan, sementara 316 saham melemah dan 205 saham stagnan.

Berikut beberapa saham yang masuk daftar top gainers:

Kode SahamPergerakanHarga
PDES+24,74%Rp474
MDIA+23,15%Rp266
CBPE+20,45%Rp530
TMPO+17,32%Rp149
SOLA+15,91%Rp102

Saham PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) menjadi salah satu penguat terbesar dengan kenaikan hingga 24,74% dan menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA). Sementara itu, beberapa saham lain juga mencatat kenaikan dua digit di tengah aktivitas transaksi yang cukup tinggi.

Di sisi lain, tekanan juga terjadi pada sejumlah saham yang masuk daftar top losers. Beberapa saham mengalami penurunan hingga menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB).

  • TALF melemah 19,94% ke level Rp1.025.
  • BACH turun 14,86% menjadi Rp630.

Perbedaan pergerakan antar saham menunjukkan kondisi pasar yang masih selektif. Meskipun IHSG bergerak dalam tren tertentu, peluang maupun risiko tetap dapat muncul pada masing-masing saham berdasarkan sentimen dan katalis yang berbeda.

Strategi Trader Saat IHSG Bergerak Sideways

Dalam kondisi IHSG yang bergerak fluktuatif, trader dapat mempertimbangkan strategi yang lebih disiplin dengan memperhatikan momentum harga dan volume transaksi. Pergerakan indeks yang belum menunjukkan arah kuat membuat pemilihan saham menjadi faktor penting.

Beberapa hal yang dapat menjadi perhatian trader antara lain:

  • Perhatikan level support dan resistance IHSG
    Area teknikal tersebut dapat membantu trader menentukan batas risiko dan peluang sebelum mengambil posisi.
  • Fokus pada saham dengan momentum dan volume transaksi meningkat
    Saham yang mengalami kenaikan signifikan perlu tetap dianalisis melalui kekuatan transaksi agar trader dapat membedakan antara momentum berkelanjutan atau kenaikan jangka pendek.
  • Gunakan manajemen risiko secara konsisten
    Menentukan batas kerugian atau stop loss dapat membantu menjaga portofolio ketika arah pasar berubah lebih cepat dari perkiraan.
  • Pantau sentimen rupiah dan pasar global
    Perubahan nilai tukar rupiah maupun pergerakan indeks global dapat menjadi katalis yang memengaruhi volatilitas IHSG dalam jangka pendek.

Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, pendekatan trading yang terukur dapat membantu trader menghadapi peluang tanpa mengabaikan risiko yang muncul dari perubahan sentimen.

Pantau Pergerakan Saham dan Mulai Trading di Ajaib

Pergerakan IHSG hingga sentimen pasar dapat berubah dengan cepat sehingga penting bagi kamu untuk memiliki akses informasi dan fitur transaksi yang mendukung keputusan investasi.

Melalui Ajaib, kamu dapat memantau berbagai peluang trading saham dengan lebih mudah, mulai dari melihat pergerakan smart money, mencari saham potensial, hingga melakukan transaksi langsung melalui aplikasi. Mulai perjalanan investasi saham dengan lebih praktis bersama Ajaib. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber:
[1] https://www.emitennews.com/news/ihsg-dibuka-mencuat-045-persen-dekati-level-6400
[2] https://investor.id/market/449311/ihsg-mendadak-galau-tapi-5-saham-melesat-tinggi
[3] https://investortrust.id/macro/111976/rupiah-dan-sejumlah-mata-uang-di-asia-lanjutkan-penguatan-terhadap-dolar-as

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!