Usai Lebaran 2026, Ini Cara Lo Kheng Hong Manfaatkan Pasar Volatil
Salsabilla•March 25, 2026

Setelah libur panjang Lebaran 2026, pasar saham Indonesia kembali dibuka dengan sentimen yang masih dibayangi ketidakpastian global. Namun di tengah kekhawatiran tersebut, investor Lo Kheng Hong justru melihat peluang. Sosok yang kerap dijuluki Warren Buffett Indonesia ini memberikan pandangan optimistis sekaligus strategi yang bisa kamu pertimbangkan dalam menghadapi kondisi pasar saat ini.
Pesan Lo Kheng Hong untuk Investor Pemula
Lo Kheng Hong menegaskan prinsip klasiknya, ‘selalu berinvestasi di masa sulit’. Menurutnya, kondisi pasar yang tertekan justru membuka peluang emas bagi investor yang memiliki dana menganggur. Ia melihat banyak saham perusahaan berkualitas yang saat ini diperdagangkan di bawah nilai wajarnya.
Beberapa sektor yang ia soroti antara lain:
- Perbankan
- Batu bara
- Perkebunan kelapa sawit
Menurut Lo, sektor-sektor ini memiliki fundamental yang kuat dan berpotensi memberikan imbal hasil menarik dalam jangka panjang.
Aksi Borong Saham DILD dan BDMN Lo Kheng Hong
Lo Kheng Hong juga menunjukkan langkah konkret melalui aksi akumulasi saham. Sepanjang 2026, ia tercatat aktif menambah kepemilikan saham PT Intiland Development Tbk. (DILD).
Berikut rangkuman aksi beli saham DILD oleh Lo Kheng Hong:
- Total pembelian sejak awal tahun: 6,26 juta lembar saham
- Pembelian terbaru: 2,2 juta lembar saham
- Total kepemilikan per 9 Maret 2026: 701,3 juta lembar (6,77%)
Selain itu, pak Lo juga menambah kepemilikan saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN). Hingga akhir Februari 2026, kepemilikannya mencapai 28,51 juta lembar saham BDMN.
Ia mengungkapkan alasan di balik aksi ini adalah karena kinerja perusahaan yang baik dan valuasi yang masih murah. Ia juga tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan Bank Danamon ke depan.
Strategi Hadapi Pasar Volatil: Value Investing dan Dividen
Di sisi lain, kondisi pasar saham Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026 memang cukup menantang. IHSG tercatat turun signifikan dan diiringi arus keluar dana asing yang besar. Hal ini membuat volatilitas pasar masih tinggi.
Dalam situasi seperti ini, strategi yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:
- Fokus pada saham dengan dividen tinggi (sekitar 4%–7%)
- Menerapkan value investing pada saham undervalued
- Melakukan pembelian bertahap (averaging)
- Diversifikasi portofolio ke beberapa sektor
Kombinasi saham defensif seperti perbankan dan konsumer non–siklikal dengan saham growth seperti pertambangan dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan portofolio.
Jangan Takut Saat Pasar Turun
Pesan utama dari Lo Kheng Hong cukup jelas yaitu jangan takut saat pasar sedang turun. Justru di momen tersebut peluang terbaik sering muncul. Namun tentu saja, keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko dan strategi masing-masing.
Dengan pendekatan yang disiplin dan fokus pada fundamental, kamu bisa memanfaatkan kondisi pasar saat ini untuk membangun portofolio jangka panjang yang lebih kuat.
Mulai Investasi Sekarang dengan Ajaib
Momen seperti ini bisa jadi peluang terbaik buat kamu untuk mulai atau menambah investasi saham. Dengan fitur yang mudah digunakan dan informasi yang lengkap, kamu bisa melakukan investasi saham dengan lebih praktis dan terarah. Mulai perjalanan investasimu sekarang dan download aplikasi Ajaib!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi pihak mana pun. Informasi ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual Efek tertentu. Harga saham dapat berubah secara real-time; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Sumber: https://premium.bisnis.com/read/20260325/657/1962030/wejangan-lo-kheng-hong-untuk-investor-saham-usai-libur-lebaran-2026
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!