Saham Terkait













Bank Danamon Indonesia Tbk.
Keuangan
Day Trading
Laporan keuangan BDMN tahun 2024 telah terbit. BDMN berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp27.415.506.000.000 pada tahun ini. Pendapatan ini naik 2.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp26.841.283.000.000. Pada tahun ini BDMN meraup profit sebesar Rp3.179.335.000.000, total profit ini turun 9.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp3.503.882.000.000. Dengan total pendapatan dan profit BDMN pada tahun ini, BDMN mencatat profit margin sebesar 11.60% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 13.05%.
Laporan keuangan kuartal 4 BDMN telah terbit. BDMN berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp4.782.622.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 47.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp9.034.545.000.000. Pada kuartal ini BDMN meraup profit sebesar Rp847.750.000.000, total profit ini turun 10.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp942.959.000.000. Dengan total pendapatan dan profit BDMN pada kuartal ini, BDMN mencatat profit margin sebesar 11.60% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 13.05%.
Analisis Fibonacci Retracement pada $BDMN Secara teknikal, menggunakan Fibonacci Retracement bisa membantu kita memetakan potensi level support dan resistance pada $BDMN . Dari data harga Juli 2025, kita bisa melihat pergerakan dari level 2620 ke 2500 sebagai high dan low-nya. Dalam jangka pendek, level retracement 61,8% di sekitar 2580 bisa jadi acuan. Tapi, melihat tren keseluruhan, ada kemungkinan harga akan melemah lebih dalam. Terutama bila support teknikal terus ditembus.
Potensi Saham Perbankan Indonesia 2024: Analisis Terhadap 10 Bank Terbesar Industri perbankan Indonesia menunjukkan perkembangan yang menarik sepanjang tahun 2024 dengan pertumbuhan aset yang signifikan. Dalam daftar ini, $BMRI masih memimpin dengan aset terbesar, diikuti oleh $BBRI, $BBCA, $BBNI, dan $BBTN. Ketahanan dan strategi ekspansi yang kuat membuat $BMRI dan $BBRI menjadi pilihan utama bagi investor yang mengincar saham sektor perbankan. $BBCA juga tetap menjadi saham favorit investor dengan inovasi teknologi dan layanan digital yang memperkuat posisinya di pasar. Dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, $BBCA diprediksi akan terus memperlihatkan kinerja yang menarik di tahun mendatang. Di posisi berikutnya, $BBNI dan $BBTN juga menunjukkan potensi yang menjanjikan. Keduanya telah menjalankan strategi ekspansi kredit yang sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor perumahan dan UMKM. Adanya pergeseran pada posisi keenam hingga kesepuluh menunjukkan dinamika yang menarik dalam industri ini. $BRIS, sebagai bank syariah terbesar, berhasil mengamankan posisi keenam dengan peningkatan aset. Sementara $BNGA dan $NISP mengalami fluktuasi posisi, menunjukkan persaingan yang ketat dalam memperebutkan pangsa pasar. Bagi investor yang tertarik pada potensi pertumbuhan jangka panjang, mempertimbangkan saham-saham seperti $BDMN dan $BNLI bisa menjadi pertimbangan. Keduanya menunjukkan tekad yang kuat untuk kembali masuk ke jajaran papan atas melalui berbagai inovasi dan adaptasi strategi di tengah perubahan ekonomi yang dinamis. Secara keseluruhan, saham perbankan di Indonesia tetap menjadi pilihan investasi yang menarik, dengan prospek pertumbuhan yang kuat di masa depan.
Laporan keuangan BDMN tahun 2024 telah terbit. BDMN berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp27.415.506.000.000 pada tahun ini. Pendapatan ini naik 2.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp26.841.283.000.000. Pada tahun ini BDMN meraup profit sebesar Rp3.179.335.000.000, total profit ini turun 9.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp3.503.882.000.000. Dengan total pendapatan dan profit BDMN pada tahun ini, BDMN mencatat profit margin sebesar 11.60% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 13.05%.
Laporan keuangan kuartal 4 BDMN telah terbit. BDMN berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp4.782.622.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 47.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp9.034.545.000.000. Pada kuartal ini BDMN meraup profit sebesar Rp847.750.000.000, total profit ini turun 10.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp942.959.000.000. Dengan total pendapatan dan profit BDMN pada kuartal ini, BDMN mencatat profit margin sebesar 11.60% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 13.05%.
Analisis Fibonacci Retracement pada $BDMN Secara teknikal, menggunakan Fibonacci Retracement bisa membantu kita memetakan potensi level support dan resistance pada $BDMN . Dari data harga Juli 2025, kita bisa melihat pergerakan dari level 2620 ke 2500 sebagai high dan low-nya. Dalam jangka pendek, level retracement 61,8% di sekitar 2580 bisa jadi acuan. Tapi, melihat tren keseluruhan, ada kemungkinan harga akan melemah lebih dalam. Terutama bila support teknikal terus ditembus.
Potensi Saham Perbankan Indonesia 2024: Analisis Terhadap 10 Bank Terbesar Industri perbankan Indonesia menunjukkan perkembangan yang menarik sepanjang tahun 2024 dengan pertumbuhan aset yang signifikan. Dalam daftar ini, $BMRI masih memimpin dengan aset terbesar, diikuti oleh $BBRI, $BBCA, $BBNI, dan $BBTN. Ketahanan dan strategi ekspansi yang kuat membuat $BMRI dan $BBRI menjadi pilihan utama bagi investor yang mengincar saham sektor perbankan. $BBCA juga tetap menjadi saham favorit investor dengan inovasi teknologi dan layanan digital yang memperkuat posisinya di pasar. Dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, $BBCA diprediksi akan terus memperlihatkan kinerja yang menarik di tahun mendatang. Di posisi berikutnya, $BBNI dan $BBTN juga menunjukkan potensi yang menjanjikan. Keduanya telah menjalankan strategi ekspansi kredit yang sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam mendukung sektor perumahan dan UMKM. Adanya pergeseran pada posisi keenam hingga kesepuluh menunjukkan dinamika yang menarik dalam industri ini. $BRIS, sebagai bank syariah terbesar, berhasil mengamankan posisi keenam dengan peningkatan aset. Sementara $BNGA dan $NISP mengalami fluktuasi posisi, menunjukkan persaingan yang ketat dalam memperebutkan pangsa pasar. Bagi investor yang tertarik pada potensi pertumbuhan jangka panjang, mempertimbangkan saham-saham seperti $BDMN dan $BNLI bisa menjadi pertimbangan. Keduanya menunjukkan tekad yang kuat untuk kembali masuk ke jajaran papan atas melalui berbagai inovasi dan adaptasi strategi di tengah perubahan ekonomi yang dinamis. Secara keseluruhan, saham perbankan di Indonesia tetap menjadi pilihan investasi yang menarik, dengan prospek pertumbuhan yang kuat di masa depan.