Staking Ethereum dan Solana Cetak Rekor, Yield ETH dan SOL Turun
Panji Yudha•October 21, 2026

Key Takeaways
- Staking Ethereum mencetak rekor 43,8 juta ETH, setara hampir 36% suplai beredar, dengan arus masuk bersih hampir 2 juta ETH pada Q3 2026.
- Yield Ethereum turun menjadi 2,63%, sementara pendapatan jaringan merosot menjadi US$40,6 juta dan lebih dari 96% reward berasal dari penerbitan token baru.
- Staking Solana mencapai 440,5 juta SOL, setara 69% pasokan beredar, dengan gross yield terkoreksi ke kisaran 6%.
- Transaksi Solana melonjak 45% menjadi 14,2 miliar, sedangkan total biaya transaksi naik 49% menjadi US$76 juta.
- Memecoin dan saham tertokenisasi mendorong aktivitas Solana, dengan volume perdagangan saham tertokenisasi naik 45% hingga melampaui US$6,9 miliar.
Laporan Bitwise Ungkap Tren Baru Staking Kripto pada Q3 2026
Aktivitas staking Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal III (Q3) 2026. Namun, peningkatan jumlah aset yang dikunci justru diikuti penurunan imbal hasil tahunan (yield), seiring bertambahnya aset yang berbagi reward validator.
Laporan kuartalan Bitwise menunjukkan bahwa kedua jaringan mencatat pertumbuhan staking, tetapi menghadapi dinamika berbeda dari sisi pendapatan dan aktivitas transaksi. Di Ethereum, akumulasi institusional mendorong pertumbuhan staking, sementara Solana mencatat lonjakan transaksi yang didorong perdagangan memecoin dan saham tertokenisasi.
Staking Ethereum Tembus 43,8 Juta ETH, Yield Turun ke 2,63%
Berdasarkan data Bitwise dan Allium, jumlah ETH yang dipegang validator aktif mencapai 43,8 juta ETH pada Q3 2026, setara hampir 36% dari total suplai beredar. Ethereum juga mencatat arus masuk bersih staking hampir 2 juta ETH, memperpanjang tren positif selama enam kuartal berturut-turut.
Pertumbuhan ini didorong oleh akumulasi institusional, termasuk Bitmine, perusahaan pengelola perbendaharaan Ethereum yang dipimpin Tom Lee. Posisi staking Bitmine melonjak lebih dari 1.000%, dari 410.000 ETH pada Desember menjadi 5,07 juta ETH per 27 September.
Meski partisipasi staking meningkat, imbal hasil tahunan rata-rata Ethereum turun menjadi 2,63% dari 2,81% pada kuartal sebelumnya. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan merosotnya pendapatan jaringan menjadi sekitar US$40,6 juta dari US$63 juta pada Q2.
Akibatnya, lebih dari 96% imbal hasil staking Ethereum kini berasal dari penerbitan token baru (new issuance). Kontribusi tip transaksi dan aktivitas Maximal Extractable Value (MEV) hanya mencakup porsi kecil dari total reward.
Staking Solana Capai 440,5 Juta SOL, Yield Turun ke 6%
Solana juga mencatat rekor staking baru pada Q3 2026. Jumlah SOL yang terkunci mencapai 440,5 juta SOL, setara 69% dari total pasokan yang beredar.
Namun, imbal hasil kotor (gross yield) Solana terkoreksi ke kisaran 6%. Sekitar 90% reward staking berasal dari inflasi token baru, menunjukkan besarnya ketergantungan imbal hasil pada penerbitan SOL.
Di tengah penurunan yield, aktivitas jaringan Solana justru meningkat tajam. Sepanjang Q3 2026, jaringan ini memproses 14,2 miliar transaksi non-voting, naik 45% dibandingkan Q2.
Lonjakan transaksi tersebut tidak diikuti kenaikan biaya transaksi rata-rata yang signifikan. Biaya tetap stabil bagi pengguna, sementara total pendapatan dari biaya transaksi melonjak 49% menjadi US$76 juta, melampaui pendapatan jaringan Ethereum pada periode yang sama.
Transaksi Solana Melonjak 45%, Didorong Memecoin dan Saham Tertokenisasi
Peningkatan aktivitas Solana didorong oleh likuiditas perdagangan memecoin dan pertumbuhan perdagangan saham tertokenisasi (tokenized equities).
Volume perdagangan saham tertokenisasi melonjak 45% hingga melampaui US$6,9 miliar. Pertumbuhan ini turut memperkuat aktivitas transaksi jaringan dan mendorong peningkatan total biaya transaksi Solana.
Pantau Harga ETH dan SOL, Mulai Trading Kripto di Ajaib
Rekor staking Ethereum dan Solana menunjukkan meningkatnya partisipasi investor, tetapi penurunan yield tetap perlu dicermati. Pantau pergerakan harga ETH dan SOL serta perkembangan pasar kripto untuk membantu menentukan strategi trading. Download aplikasi Ajaib Kripto dan jelajahi peluang trading kripto dalam satu aplikasi.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!