Berita Kripto

JPMorgan Prediksi Return Bitcoin 10% per Tahun, Bakal Kalahkan Saham AS dan Emas?

Muhammad Razid Alvian•October 21, 2026

Key Takeaways

  • J.P. Morgan Asset Management untuk pertama kalinya memasukkan Bitcoin dalam 2027 Long-Term Capital Market Assumptions.
  • Bitcoin diproyeksikan menghasilkan return tahunan 10% dalam skenario dasar selama 10-15 tahun ke depan.
  • Proyeksi tersebut melampaui estimasi return saham large-cap AS sebesar 7,5% dan emas sebesar 5,5% per tahun.
  • Dalam skenario pesimistis, Bitcoin diperkirakan mencatat return -9,7% per tahun, sedangkan skenario optimistis mencapai 17%.
  • Volatilitas tahunan Bitcoin diperkirakan mencapai 55%, sehingga JPMorgan belum memasukkannya ke dalam model alokasi portofolio utama.

JPMorgan Proyeksikan Return Bitcoin 10% per Tahun

J.P. Morgan Asset Management memproyeksikan Bitcoin berpotensi menghasilkan return tahunan sebesar 10% dalam 10-15 tahun ke depan. Proyeksi ini menempatkan Bitcoin di atas saham large-cap Amerika Serikat (AS) dan emas berdasarkan estimasi imbal hasil jangka panjang dalam skenario dasar.

Proyeksi tersebut menjadi bagian dari 2027 Long-Term Capital Market Assumptions, yang untuk pertama kalinya memasukkan Bitcoin dalam analisis J.P. Morgan Asset Management. Meski menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi, aset kripto ini masih menghadapi risiko besar akibat volatilitasnya yang tinggi.

Dalam skenario dasar (base case), J.P. Morgan Asset Management memperkirakan Bitcoin mampu menghasilkan return tahunan sebesar 10% selama 10-15 tahun mendatang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan proyeksi return saham large-cap AS sebesar 7,5% per tahun. Sementara itu, emas diperkirakan menghasilkan return tahunan sebesar 5,5%.

Perbedaan proyeksi ini menempatkan Bitcoin sebagai aset dengan potensi imbal hasil jangka panjang yang lebih tinggi dibandingkan kedua instrumen tersebut dalam skenario dasar yang digunakan JPMorgan.

Risiko Bitcoin Tetap Tinggi, Return Bisa Minus 9,7%

Di balik potensi imbal hasil yang lebih tinggi, proyeksi JPMorgan juga menunjukkan rentang hasil investasi Bitcoin yang lebar. Dalam skenario pesimistis (bear case), Bitcoin diperkirakan mencatat return tahunan sebesar -9,7%.

Sebaliknya, dalam skenario optimistis (bull case), return Bitcoin diproyeksikan mencapai 17% per tahun. Rentang tersebut mencerminkan ketidakpastian yang masih menyertai prospek aset kripto dalam jangka panjang.

JPMorgan juga memperkirakan volatilitas tahunan Bitcoin berada di sekitar 55%. Tingkat volatilitas ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan trader ketika menilai potensi keuntungan dan risiko pergerakan harga Bitcoin.

Dengan demikian, proyeksi return yang lebih tinggi tidak dapat dipisahkan dari risiko kerugian yang juga besar.

Volatilitas Bitcoin 55%, Mengapa JPMorgan Belum Masukkannya ke Portofolio Utama?

Meski memproyeksikan potensi return Bitcoin lebih tinggi daripada saham large-cap AS dan emas, JPMorgan belum memasukkan aset kripto tersebut ke dalam model alokasi portofolio utamanya.

Keputusan ini berkaitan dengan volatilitas Bitcoin yang tinggi serta korelasinya dengan aset lain yang masih belum stabil. Kedua faktor tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan peran Bitcoin di dalam portofolio investasi.

Bagi pelaku pasar, hal ini menunjukkan bahwa potensi imbal hasil bukan satu-satunya faktor yang menentukan kelayakan suatu aset dalam strategi alokasi portofolio. Risiko dan hubungan pergerakan aset dengan instrumen lain juga menjadi pertimbangan penting.

Pantau Pergerakan Bitcoin dan Mulai Trading di Ajaib

Proyeksi JPMorgan menunjukkan potensi return Bitcoin yang menarik, tetapi volatilitasnya tetap perlu diperhatikan. Pantau pergerakan harga Bitcoin dan sesuaikan strategi trading dengan manajemen risiko yang terukur. Download aplikasi Ajaib Kripto untuk mengakses pasar kripto dan mulai trading sesuai profil risiko serta strategi investasimu.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.

Profil Penulis

Muhammad Razid Alvian adalah SEO Writer di Ajaib yang aktif menulis konten edukasi seputar saham, reksa dana, kripto, hingga keuangan secara umum. Berbekal strategi SEO dan riset yang tepat, ia berkomitmen menyajikan informasi investasi yang mudah diakses, akurat, serta mudah dipahami oleh semua kalangan.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!