Ajaib
Menu

Berita Kripto

Cardano Resmi Aktifkan Van Rossem Hard Fork Lewat Voting Komunitas

SalsabillaJuly 21, 2026

Cardano Resmi Aktifkan Van Rossem Hard Fork Lewat Voting Komunitas

Key Takeaways

  • Cardano resmi mengaktifkan Van Rossem Hard Fork dan memasuki Protokol Versi 11 di mainnet.
  • Upgrade pertama yang sepenuhnya disetujui komunitas melalui tata kelola on-chain Voltaire.
  • Pembaruan meningkatkan efisiensi jaringan dan menjadi fondasi menuju upgrade skalabilitas Ouroboros Leios pada akhir 2026.

Jaringan blockchain Cardano resmi menyelesaikan pembaruan besar (upgrade) terbarunya, Van Rossem Hard Fork, pada Sabtu (18/7). Langkah teknis ini berhasil membawa jaringan utama (mainnet) Cardano melangkah ke Protokol Versi 11 di Epoch 644.

Pembaruan kali ini terbilang sangat istimewa karena menjadi hard fork besar pertama dalam sejarah Cardano yang sepenuhnya diusulkan, diperdebatkan, dan disetujui secara langsung oleh komunitas melalui sistem tata kelola on-chain Voltaire.

Proses pemungutan suara tersebut mengantongi dukungan penuh dari lebih dari 77% Delegated Representatives (DReps) dan 52% Stake Pool Operators (SPO), tanpa lagi bergantung pada keputusan terpusat dari perusahaan pengembangnya, Input Output (IOG).

Lebih Cepat, Murah, dan Ramah Pengembang

Proses migrasi ke Versi 11 dilaporkan berjalan sangat mulus hanya dengan jeda blok (block gap) singkat selama 10 menit tanpa mengganggu dana maupun transaksi pengguna.

Upgrade Van Rossem membawa dampak langsung pada peningkatan efisiensi jaringan, meliputi:

  • Eksekusi smart contract Plutus yang jauh lebih cepat.
  • Penurunan biaya transaksi/pembuatan smart contract bagi para pengembang.
  • Peningkatan standar keamanan pada node jaringan.

Efisiensi biaya ini diharapkan menjadi angin segar untuk menggenjot adopsi ekosistem Cardano, khususnya pada sektor Decentralized Finance (DeFi), Non-Fungible Token (NFT), hingga Real-World Assets (RWA).

Batu Pijakan Menuju “Ouroboros Leios”

Selain efisiensi biaya, Van Rossem dirancang sebagai fondasi utama untuk menyambut era berikutnya, yaitu era Dijkstra. Era tersebut nantinya akan memfasilitasi peluncuran Ouroboros Leios, sebuah proposal pembaruan skalabilitas raksasa yang ditargetkan rilis pada akhir tahun 2026.

Melalui Ouroboros Leios, Cardano diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas transaksi per detik (TPS) secara signifikan tanpa mengorbankan keamanan jaringan.

Pasca-pengumuman pembaruan ini, token native Cardano ($ADA) terpantau bergerak stabil di kisaran $0,17 atau setara Rp2.950. Fokus para pelaku pasar kini tertuju pada sejauh mana efisiensi teknis dan transparansi tata kelola baru ini mampu mendorong adopsi aplikasi secara nyata di ekosistem Cardano.

Analisis dibuat pada Selasa, 21 Juli 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!