Voting Uniswap Berpotensi Picu “Ledakan” Pembakaran UNI Lewat Robinhood Chain
Salsabilla•July 20, 2026

Key Takeaways
- Uniswap menggelar voting proposal ekspansi biaya protokol, termasuk di Robinhood Chain.
- Proposal mengarahkan seluruh biaya protokol baru ke mekanisme burn token UNI yang sudah ada.
- Pendiri Uniswap memperkirakan volume transaksi, khususnya di Robinhood Chain, dapat mendorong pembakaran UNI secara signifikan.
Ekosistem Uniswap bersiap menghadapi perubahan fundamental besar-besaran. Tata kelola protokol (governance) saat ini tengah menggelar pemungutan suara krusial untuk mengesahkan proposal yang diproyeksikan bakal memicu “ledakan” pembakaran (burn) pasokan token UNI secara masif.

Hal ini secara langsung dikonfirmasi oleh Pendiri Uniswap, Hayden Adams, melalui akun X miliknya (@haydenzadams) pada tanggal 18 Juli 2026.
Berdasarkan tangkapan layar antarmuka tata kelola Uniswap, proposal yang diajukan oleh “hayden.eth” bertajuk “Protocol Fee Expansion: Robinhood Chain” saat ini berstatus “ACTIVE”.
Berikut adalah rincian penjelasan dari data snapshot yang beredar:
- Status Voting Saat Ini: Pemungutan suara dimulai pada 19 Juli dan akan berakhir pada 25 Juli 2026 pukul 1:45 PM. Sejauh ini, proposal tersebut telah mengumpulkan 38.205 suara “FOR” (mendukung) dan 0 suara “AGAINST” (menolak), namun masih membutuhkan jalan panjang untuk mencapai batas kuorum sebesar 40.000.000 suara.
- Jalur Cepat Tata Kelola: Proposal ini menggunakan proses tata kelola yang dipercepat (expedited governance process) yang sebelumnya telah disetujui dalam perombakan UNIfication. Hal ini memungkinkan pembaruan parameter biaya melewati tahap RFC dan langsung menuju Snapshot lima hari yang dilanjutkan dengan voting on-chain.
Dua Proposal Utama Penguras Pasokan UNI

Dalam pengumumannya, Hayden Adams merinci bahwa ada dua proposal tata kelola yang diajukan untuk pemungutan suara final on-chain.
Kedua proposal tersebut mencakup:
- Aktivasi biaya protokol v2 + v3 khusus di jaringan Robinhood Chain.
- Aktivasi biaya protokol v4 di berbagai jaringan utama, meliputi Ethereum, Base, Arbitrum, Robinhood, BNB, Polygon, dan Optimism (dengan proposal ketiga menyusul untuk jaringan v4 lainnya).
Kedua proposal ini dirancang untuk mengarahkan semua biaya protokol baru secara langsung ke dalam mekanisme pembakaran UNI yang sudah ada.
Berdasarkan volume saat ini, terutama Robinhood, kami memperkirakan dampaknya terhadap pembakaran UNI akan sangat substansial
Adams
Analisis dibuat pada Senin, 20 Juli 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!