Bitcoin Rebound ke US$83.450, CPI AS Jadi Penentu Arah BTC Pekan Ini
Panji Yudha•October 14, 2026

Key Takeaways
- Bitcoin (BTC) berkonsolidasi di rentang US$80.500-US$84.000 dan rebound 2,00% ke US$83.450 pada Rabu (14/10/2026) pukul 08.00 WIB.
- Rilis CPI dan PPI Amerika Serikat menjadi perhatian utama pasar pekan ini karena dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed.
- Penguatan dolar AS, kenaikan harga minyak, dan arus keluar ETF Bitcoin spot sebesar US$681 juta pekan lalu masih membayangi pergerakan BTC.
- Strategy menambah 250 BTC senilai US$21,5 juta, sedangkan Robinhood membeli Bitcoin senilai sekitar US$25 juta.
- Total kapitalisasi pasar aset kripto pulih 2,90% menjadi US$2,78 triliun, sementara dominasi Bitcoin meningkat ke level 60,35%.
Bitcoin Bertahan di Atas US$80.000
Bitcoin (BTC) berkonsolidasi di rentang US$80.500-US$84.000 sejak Kamis lalu hingga Rabu (14/10/2026). Setelah sempat turun ke US$80.900 dan memicu likuidasi lebih dari US$488 juta, BTC kembali rebound ke kisaran US$83.000-US$83.600 dalam 24 jam terakhir.
Meski masih bertahan di atas level psikologis US$80.000, pergerakan Bitcoin cenderung defensif. Tekanan turut datang dari arus keluar ETF Bitcoin spot yang mencapai US$681 juta pada pekan lalu.
Di sisi makroekonomi, harga minyak Brent bertahan di sekitar US$106 per barel setelah sempat menembus US$107 pada Senin. Pergerakan tersebut terjadi di tengah ketegangan Rusia-Ukraina dan Timur Tengah.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) sempat menyentuh 102,6 pada Senin (12/10), level tertinggi sejak April 2025, sebelum turun ke 102,2. Penguatan dolar dan yield obligasi AS bertenor 10 tahun di sekitar 5,2% turut menekan aset berisiko.
CPI dan PPI AS Jadi Penentu Arah Bitcoin Pekan Ini
Fokus utama pelaku pasar pekan ini adalah rilis data inflasi Amerika Serikat. CPI September dijadwalkan rilis malam ini pukul 19.30 WIB, dengan konsensus inflasi headline sebesar 3,6% secara tahunan (YoY), naik dari sebelumnya 3,4%.
Sementara itu, inflasi inti diperkirakan berada di 0,2% secara bulanan (MoM) dan 2,5% secara tahunan (YoY).
Jika data inflasi sesuai ekspektasi, peluang The Fed menahan suku bunga pada pertemuan 27-28 Oktober berpotensi menguat. Dalam skenario tersebut, Bitcoin berpeluang menguji resistance US$85.000.
Sebaliknya, jika inflasi inti mencapai 0,3% atau lebih, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Oktober dan Desember dapat meningkat. Probabilitas kenaikan suku bunga pada Desember tercatat sekitar 75% menurut Polymarket, sehingga Bitcoin berisiko kembali menguji area US$80.500.
Selain CPI, pasar juga menantikan data Producer Price Index (PPI) pada Kamis (15/10), dengan konsensus kenaikan 0,5% MoM dan 5,3% YoY.
Retail Sales, Pidato Ketua The Fed, dan Options Expiry Jadi Sorotan
Selain data inflasi, pelaku pasar akan memantau laporan retail sales, pidato Ketua The Fed Kevin Warsh, serta berakhirnya kontrak options Bitcoin dan Ethereum pada Jumat (16/10).
Memasuki pekan berikutnya, perhatian pasar diperkirakan bergeser ke laporan keuangan kuartal III, disusul pertemuan FOMC pada 27-28 Oktober, rilis PCE pada 29 Oktober, dan pemilu paruh waktu AS pada 3 November.
Dari sisi teknikal, Bitcoin memiliki area support di US$80.000 dan US$76.000. Sementara itu, resistance terdekat berada di US$85.000, dengan level berikutnya di US$90.000.
Per Rabu (14/10/2026) pukul 08.00 WIB, Bitcoin (BTC) rebound 2,00% ke US$83.450 atau sekitar Rp1.493.116.816 dalam 24 jam terakhir. Dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) meningkat ke level 60,35%.
Sejalan dengan pemulihan BTC, total kapitalisasi pasar aset kripto juga menguat 2,90% menjadi US$2,78 triliun.
Market Movers (7d)
| Coin | Top Gainers | Coin | Top Losers |
| Gains Network (GNS) | +99,45% | RSS3 (RSS3) | -86,90% |
| Quack AI (Q) | +88,25 | Neon EVM (NEON) | -73,50% |
| Starknet (STRK) | +65% | Blast (BLAST) | -53,50% |
| Origin Protocol (OGN) | +57,60% | Blur (BLUR) | -43,45% |
| Gitcoin (GTC) | +52% | Moonpig (MOONPIG) | -40,30% |
Data diambil pada Rabu (14/10/2026) pukul 08.00 WIB.
Strategy Tambah 250 Bitcoin Senilai US$21,5 Juta, Total Kepemilikan Tembus 848.250 BTC
Strategy, perusahaan intelijen bisnis yang dipimpin Michael Saylor, kembali menambah kepemilikan Bitcoin dengan membeli 250 BTC senilai $21,5 juta. Transaksi tersebut dilakukan pada harga rata-rata sekitar $86.000 per Bitcoin dan membawa total kepemilikan aset kripto perusahaan menjadi 848.250 BTC.
Strategy mendanai pembelian tersebut melalui kombinasi penerbitan dan penjualan saham biasa berkode MSTR serta penggunaan kas internal. Sekitar US$21 juta berasal dari penjualan saham biasa MSTR, sedangkan US$500.000 sisanya menggunakan kas internal perusahaan.
Robinhood Beli Bitcoin $25 Juta, HOODX Naik 57% dalam 6 Bulan
Robinhood menambah sekitar US$25 juta Bitcoin ke neraca perusahaan. Langkah ini menandai pembelian Bitcoin korporasi pertama yang diungkapkan perusahaan.
Pembelian tersebut dilakukan ketika bisnis kripto Robinhood menghadapi perlambatan. Di saat yang sama, perusahaan terus memperluas ekosistem Web3 melalui Robinhood Chain, Stock Tokens, dan perpetual futures (perps).
Sementara itu, tokenized stock Robinhood atau HOODX mencatat kenaikan 57% dalam enam bulan terakhir.
Meteora Luncurkan DLMM Pro di Solana, Token MET Naik 95% pada Kuartal III 2026
Meteora, protokol likuiditas di jaringan Solana, meluncurkan DLMM Pro, sebuah automated market maker (AMM) yang dirancang untuk memberikan kontrol lebih besar kepada tim proyek dalam mengatur peluncuran pasar token.
Peluncuran tersebut menyusul kenaikan token MET sekitar 95% pada kuartal III 2026, periode 1 Juli hingga 30 September. Saat ini, akses DLMM Pro masih melalui waitlist dan akan dibuka secara bertahap.
Aktivitas Meteora di ekosistem Solana juga menjadi perhatian. Dalam 30 hari terakhir, protokol ini mencatat volume DEX sekitar US$6,9 miliar dan menghasilkan biaya sekitar US$33,8 juta.
Swing Trade Ideas
| Altcoin | Entry | Take Profit | Stop Loss |
| LINK (Oracle Network) | IDR230,000 | IDR270,000 | IDR210,000 |
| WLD (AI) | IDR9,000 | IDR11,300 | IDR7,900 |
| CC (Privacy Chain) | IDR2,150 | IDR2,600 | IDR1,980 |
Most Popular Coin
Pantau Pergerakan Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya
Jangan lewatkan momentum pasar kripto pekan ini! Pantau harga Bitcoin hari ini, pergerakan altcoin, dan sentimen pasar menjelang rilis CPI dan PPI AS. Download aplikasi Ajaib sekarang untuk memantau peluang pasar kripto dan mengambil keputusan investasi dengan lebih terukur.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!