Saham

Naik 3,17 Persen, Saham CTRA Siap Menangkap Peluang Baru

saham-ctra

Perdagangan saham pada 18 September 2019 membuat harga saham CTRA Ciputra Development) naik hingga 3,17 persen. Harga saham CTRA berada di level Rp1.140 per unitnya.

Ciputra Development juga meraih penjualan hingga 40 persen dari target Rp6 triliun pada semester pertama di tahun 2019. Dengan pencapaian tersebut, Ciputra Development mengejar sisa target mereka di tahun 2019.

Mereka mengandalkan penjualan di sekitar ibu kota baru yang telah ditentukan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Kalimantan Timur. Ciputra Development membuka peluang pembangunan di kota terdekat, yakni Samarinda dan Balikpapan.

Peluang Baru Saham CTRA

Aditya Ciputra Sastrawinata, Head of Investor Relations & Corporate Finance CTRA menyebutkan pihaknya pihaknya diferensiasi lokasi proyek. “Khusus mengenai pemindahan ibukota ke Kalimantan Timur, tentunya akan ada dampak terhadap kota-kota di sekitarnya dan permintaan properti,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dalam masa pengembangan ibukota baru, pasti akan mengandalkan kota-kota di sekitarnya yakni Samarinda dan Banjarmasin. Untuk kedua lokasi tersebut, ia menyebut ada 4 proyek di sana yang mana 3 berada di Samarinda dan 1 proyek di Balikpapan dengan total landbank hampir 400 ha.

“Kami akan menggunakan kesempatan ini untuk mendorong kembali produk-produk perumahan dan komersil di proyek,” lanjutnya.

Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya juga telah mengumumkan rencana konsep penopang ibukota baru, yaitu pengembangan 10 kota metropolitan. Menanggapi hal tersebut, pihaknya juga sudah bersiap lantaran secara total memiliki 70 proyek yang tersebar di 30 kota di Indonesia.

Ia pun tak khawatir lantaran prospek dari 10 kota tersebut juga memiliki prospek pasar industri yang masih baik. “Terutama di kota besar seperti Medan, Makassar, Batam, Palembang, dan Bandar Lampung,” ujarnya.

Kemudian, untuk investasi di luar Pulau Jawa sendiri disebutnya juga lebih rendah dibandingkan dengan nilai investasi di Pulau Jawa. Terlebih untuk landbank di luar Pulau Jawa pihaknya menyebutkan akan masuk dengan skema joint operation (JO) dengan pemilik lahan.

Dengan skema itu pula, pihaknya menilai dapat meringankan capital yang diperlukan, meningkatkan fleksibilitas untuk mendapatkan proyek di lokasi baru, dan juga menurunkan resiko perusahaan.

CTRA sendiri memiliki total landbank 6.300 hektar yang terdiri dari dua skema. Adit menjelaskan bahwa untuk landbank yang dimiliki sendiri sebesar 2.300 ha yang terbagi dengan yang terbesar berada di Jabodetabek dan Surabaya.

Kemudian untuk landbank melalui skema JO disebutnya memiliki 4.000 ha yang terbagi ke 30 kota di seluruh Indonesia.

Sekilas Tentang Ciputra Development

Seperti diketahui, Ciputra Development adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Didirikan pada tahun 1981, pengembangan properti perumahan skala besar dan komersial adalah keahlian bisnis dan inti perusahaan.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina.

Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.

Berkantor pusat di Jakarta, perusahaan telah memperluas operasinya dan saat ini mengembangkan dan mengoperasikan properti perumahan dan komersial dalam kota besar di seluruh Indonesia maupun proyek internasional yang terletak di Cina.

Properti komersial Dikembangkan meliputi pusat perbelanjaan, hotel, apartemen dan lapangan golf. Rentang properti luas dan jaringan yang kuat mempromosikan perusahaan untuk menjadi salah satu perusahaan properti yang terdiversifikasi dalam hal produk, lokasi dan segmentasi pasar.


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait