Dunia Kerja

Ini Dia Macam-Macam Profesi Lulusan Akuntansi

Ajaib.co.id – Jurusan akuntansi merupakan salah satu jurusan di perguruan tinggi yang kerap menjadi pilihan banyak orang. Tidak dipungkiri, bahwa macam-macam profesi akuntan memang hampir bisa bekerja pada perusahaan di bidang apa pun. Biasanya, tugas seorang akuntan hanya dikaitkan dengan pajak saja. 

Padahal, ada beberapa jenis akuntan dan masing-masing memiliki tugasnya sendiri-sendiri. Setidaknya, ada 9 jenis profesi akuntan yang bisa kamu pilih. Dilansir dari Rasmussen.edu, berikut ini adalah macam-macam profesi bagi lulusan akuntansi. 

Akuntan Publik

Akuntan publik bersertifikat merupakan jenis akuntan tingkat atas yang memiliki keahlian pencatatan akuntansi, bidang pajak serta posisi keuangan. Seorang akuntan publik biasanya merupakan seorang penasihat terpercaya bagi klien. Akuntan tidak hanya membantu dalam hal pajak, tapi juga dapat membantu merencanakan dan mencapai tujuan keuangan. Akuntan publik juga dapat membantu menangani masalah fiskal lainnya. 

Akuntan Pemerintah

Tentunya ada banyak sekali anggaran dan biaya yang terlibat dalam menjalankan sebuah pemerintahan. Karena itulah, diperlukan akuntan pemerintah untuk memantau keuangan. Para akuntan pemerintah bertugas untuk:

  • Memastikan uang pembayar pajak yang diperoleh digunakan secara tepat dan bijaksana.
  • Membantu lembaga pemerintah merencanakan aktivitas untuk satu tahun fiskal.
  • Beberapa akuntan pemerintah dipekerjakan serta bertanggung jawab untuk mengaudit bisnis swasta dan individu.

Staf Akuntan

Staf akuntan merupakan jabatan paling umum pada macam-macam profesi lulusan akuntansi. Ada macam-macam tanggung jawab seorang staf akuntan, termasuk:

  • Menyiapkan laporan keuangan
  • Menangani akun umum dan anak perusahaan
  • Melakukan rekonsiliasi akun
  • Mengurus catatan penggajian
  • Mengurus pengelolaan kas
  • Mengawasi administrasi karyawan.

Staf akuntan yang bekerja di bisnis kecil biasanya cenderung memiliki lebih banyak tugas pembukuan. Sementara staf akuntan di perusahaan besar mungkin lebih banyak melakukan tugas pengawasan. Tugas-tugas lainnya tergantung pada posisi staf akuntan di perusahaan.

Akuntan Manajemen

Akuntan manajemen adalah seseorang yang bertugas membuat dan menyampaikan informasi terkait status keuangan organisasi dan pengaruhnya pada manajemen. Informasi keuangan ini penting dalam mengetahui kondisi kesehatan keuangan saat ini. 

Informasi yang disediakan akuntan manajemen dapat digunakan untuk membuat keputusan strategis yang penting secara tepat. Keputusan ini bisa berkaitan dengan masa depan perusahaan secara keseluruhan.

Beberapa tugas umum akuntan manajemen adalah:

  • Perencanaan dan penganggaran
  • Pelaporan keuangan eksternal
  • Manajemen risiko
  • Analisis profitabilitas, dsb.

Untuk menjadi seorang akuntan manajemen, kamu harus memiliki kemampuan mengatur informasi, serta menyajikan data dan informasi dengan cara yang mudah dipahami oleh para eksekutif bisnis, termasuk yang tidak memiliki pengetahuan tentang akuntansi. 

Akuntan biaya

Macam-macam profesi dari jurusan akuntansi lainnya adalah sebagai akuntan biaya. Akuntan biaya bertanggung jawab dalam pemeriksaan setiap biaya yang berkaitan dengan rantai pasokan perusahaan.

Hal ini diperlukan untuk melakukan analisis terkait profitabilitas dan persiapan anggaran. Tentunya setiap perusahaan selalu berusaha melakukan upaya penghematan uang atau anggaran. Untuk itulah akuntan biaya diperlukan.

Akuntan biaya bertugas menganalisis setiap biaya yang berkaitan dengan:

  • Tenaga kerja
  • Material (bahan baku)
  • Pengiriman
  • Produksi
  • Administrasi, dsb.

Informasi ini kemudian dikumpulkan dan dikomunikasikan kepada para pemimpin bisnis untuk membantu mereka mengidentifikasi cara-cara di mana mereka dapat meningkatkan efisiensi keuangan. Diperlukan seseorang dengan keterampilan matematika dan statistic yang kuat jika kamu tertarik dengan profesi ini.

Akuntan Proyek

Dari macam-macam profesi di bidang akuntansi, akuntan yang satu ini bekerja per proyek. Akuntan proyek bertugas mengawasi semua aspek proyek yang mungkin memengaruhi biaya keseluruhan, termasuk:

  • Menyiapkan dan mengumpulkan faktur
  • Menyetujui pengeluaran
  • Memverifikasi jam kerja yang dapat ditagih
  • Merencanakan dan memelihara anggaran
  • Memastikan tim memenuhi tenggat waktu proyek, karena hal ini dapat memengaruhi anggaran.

Seorang akuntan proyek akan sering berhubungan dan bekerja sama dengan manajer proyek serta kolega profesional lainnya. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang akuntan proyek kamu juga harus memiliki keterampilan komunikasi dan interpersonal yang kuat.

Akuntan Investasi

Akuntan investasi biasanya bekerja pada perusahaan pialang dan manajemen aset. Maka tidak mengherankan jika akuntan investasi akan memiliki pengetahuan lebih mengenai berbagai instrumen investasi seperti saham, obligasi, forex, logam mulia dan lain-lain.

Akuntan investasi harus mampu menjaga investasi klien tetap sesuai dan mematuhi peraturan Negara. Akuntan investasi juga dapat berperan membantu mengembangkan strategi keuangan utama perusahaan. Beberapa akuntan investasi juga dapat memilih menjadi Spesialis Keuangan Pribadi.

Akuntan Forensik

Akuntan forensik adalah seorang profesional yang bertugas untuk mengungkap kesalahan, kelalaian atau kecurangan / penipuan yang dibuat dalam catatan keuangan. Akuntan forensik bisa juga dianggap sebagai detektifnya dunia akuntansi.

Profesi akuntan forensik dibutuhkan untuk mengungkap sebuah kasus hukum yang sedang diselidiki atau disidangkan. Dari macam-macam profesi bidang akuntansi, maka akuntan forensik dapat menjadi saksi ahli di dalam sebuah proses pengadilan suatu perkara.

Untuk menjadi seorang akuntan forensik, kamu tidak hanya harus jago di bidang akuntansi saja. Kamu juga harus memiliki ketajaman pikiran dan rasa keingintahuan tinggi seperti seorang detektif penyelidik.

Auditor

Baik organisasi bisnis atau nirlaba, harus melakukan audit keuangan tahunan untuk memastikan bahwa pencatatannya tepat dan akurat. Auditor adalah seorang ahli kurasi yang akan melaksanakan kegiatan audit, untuk menganalisis kebenaran laporan akuntansi tersebut. Seorang auditor harus bersikap teliti dan netral. Dalam melakukan analisisnya, auditor dituntut objektif dan tanpa prasangka sebelumnya.

Laporan keuangan, pembukuan akun serta sistem akuntansi merupakan salah satu bagian yang harus diperiksa auditor. Mereka juga harus mampu:

  • Mengatur dan memelihara catatan fiscal
  • menilai operasi keuangan
  • memberikan rekomendasi untuk perbaikan.

Beberapa auditor dapat berspesialisasi dalam bidang atau industri tertentu. 

Itulah macam-macam profesi bagi lulusan akuntansi. Untuk menjadi seorang akuntan, umumnya seseorang harus mendapatkan gelar sarjana akuntansi. Kamu juga mungkin harus mengikuti sertifikasi profesi serta memiliki keahlian penunjang seperti kemampuan analisis yang baik, presentasi, komunikasi dan sebagainya.

Artikel Terkait