Bisnis & Kerja Sampingan

Mengenal Pekerjaan Konsultan Bisnis & Tanggung Jawabnya

Ajaib.co.id – Sebagai konsultan freelance atau konsultan independen, kamu akan melakukan pekerjaan bisnis konsultan per proyek untuk bisnis yang tidak memiliki afiliasi langsung dengan kamu. Kedua peran ini memberi kamu kesempatan untuk menawarkan layanan kamu kepada banyak klien dan bekerja untuk diri sendiri alih-alih sebagai karyawan perusahaan.

Namun, jika kamu bekerja sebagai konsultan independen, kamu mungkin tidak selalu menjadi freelancer. Karena kamu mungkin bekerja untuk perusahaan tertentu yang memberikan kontrak kepada banyak klien dan menawarkan kamu pekerjaan itu. Perbedaan lain dalam peran konsultan bisnis ini termasuk struktur gaji potensial, pengaturan pekerjaan, persyaratan perjalanan, prospek kerja dan pendidikan.

Apa itu Bisnis Konsultan?

Secara harafiah, Business Consultant adalah bisnis atau pekerjaan yang dijalankan dengan memberikan bimbingan, baik untuk bisnis dan individu. Bukan hanya sekedar memberi saran kepada perusahaan, namun juga harus mampu memberikan solusi atas suatu masalah. Secara umum, Business Consultant diperlukan oleh berbagai bisnis lain yang ingin berkonsultasi pada perencanaan dan pengembangan perusahaan. 

Tugas Konsultan Bisnis atau Business Consultant

Bukan hanya sekedar memberi saran, konsultan bisnis juga memiliki beberapa tugas lainnya. Untuk lebih jelasnya mengenai tugas seorang konsultan bisnis, antara lain: 

1. Menyediakan jasa konsultasi

Bagi kamu yang ingin menjadi konsultan bisnis, maka kamu harus bisa dan mampu memberikan layanan konsultasi kepada klien kamu nantinya. Kamu juga harus belajar bisnis secara menyeluruh dan memeriksa secara rinci data klien untuk menghindari kegagalan pada saat konsultasi.

2. Mengidentifikasi masalah yang ada

Selain memberi saran, kamu juga harus mampu mengidentifikasi masalah yang ada dalam perusahaan. Kemudian kamu juga harus bisa mengevaluasi keuntungan dan kerugian dari aktivitas klien

3. Memberikan solusi untuk masalah yang telah diidentifikasi

Setelah mengidentifikasi masalah, kamu juga harus mampu menganalisis dan memberikan solusi serta mampu mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi untuk tepat sasaran.

4. Membuat rencana bisnis dan melihat peluang yang ada

Kamu juga berkewajiban untuk mengembangkan rencana bisnis. Kamu juga perlu mengetahui apa yang dilakukan untuk memenuhi target pelanggan yang diinginkan.

5. Aktif menjalin komunikasi yang baik

Kamu juga harus mampu dan memiliki waktu untuk aktif berkomunikasi dengan klien. Hal ini bertujuan untuk dapat terus memberikan informasi yang relevan untuk kemajuan usaha perusahaan.

Tanggung Jawab Konsultan Bisnis

Di bawah ini adalah beberapa tanggung jawab yang harus kamu pikul ketika ingin menjadi konsultan bisnis sebuah perusahaan.

  1. Mengatur dan melaksanakan proyek-proyek bisnis di layanan atas perusahaan (rekrutmen, gaji, kampanye promosi, dan sebagainya) sesuai dan berdasarkan kebutuhan perusahaan. 
  2. Bertemu dengan klien yang terkena dampak dalam hal kebutuhan untuk memberikan penilaian awal dari situasi yang bersangkutan.
  3. Mengumpulkan informasi tentang bisnis klien melalui berbagai metode (observasi, wawancara, survei, laporan, dan sebagainya)
  4. Menganalisis dan menginterpretasikan data untuk mengatasi masalah, mengeksplorasi kelemahan, serta untuk memahami penyebabnya.
  5. Memberikan rekomendasi dan untuk mendapatkan solusi dengan mempertimbangkan keinginan, kemampuan, dan limit klien. 
  6. Menyajikan hasil dan saran yang cukup dan praktis.
  7. Mengembangkan rencana bisnis yang terperinci untuk mendorong perubahan.
  8. Membantu klien melaksanakan rencana dan melengkapi perbedaan sesekali.
  9. Memberikan saran tentang isu-isu dan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

Keterampilan dan Pengetahuan yang Perlu Dimiliki Konsultan Bisnis

  1. Aktif menjalin komunikasi dengan klien agar mampu memberikan informasi yang relevan kepada klien demi kemajuan bisnis yang dijalankan klien.
  2. Mampu dan memahami perangkat lunak manajemen bisnis seperti CRM, ERP, dan basis data.
  3. Memiliki pengetahuan bisnis yang luas. Karena seorang konsultan merupakan sosok yang menyusun strategi dan target untuk bisnis bisa bertahan dalam jangka panjang.
  4. Konsultan bisnis perlu memberikan jasa konsultasi, sehingga perlu meneliti secara detail data-data dari klien agar tidak terjadi miss komunikasi pada saat pemberian konsultasi.
  5. Memahami strategi penjualan dan pemasaran agar mengetahui langkah yang tepat untuk memperoleh laba atau profit bagi perusahaan.
  6. Memiliki kemampuan persuasi yang baik agar strategi yang ditawarkan kepada klien dapat dimengerti dan disetujui klien.
  7. Memiliki pengetahuan tentang bisnis, pemasaran, IT, Sumber Daya Manusia, dan lain-lain.
  8. Perlu memiliki manajemen waktu yang baik.

Bedanya Freelance Konsultan Bisnis & Konsultan Bisnis Independen

Ini adalah empat perbedaan freelance konsultan bisnis dan konsultan bisnis independen yang harus kamu tahu.

1. Upah Konsultan Bisnis

Konsultan bisnis freelance memiliki kemewahan menetapkan gaji mereka sendiri. Bergantung pada industrinya, seorang pekerja lepas dapat meminta perusahaan untuk membayar berdasarkan jam, proyek, atau hari. 

Konsultan pemasaran freelance, misalnya, mungkin menggunakan biaya per jam untuk menentukan berapa banyak biaya untuk suatu proyek. Jika konsultan independen dipekerjakan oleh perusahaan dan disewa untuk klien, perusahaan menetapkan biaya dan membayar sebagian dari biaya ini kepada konsultan independen. 

2. Jenis Lingkungan Kerja

Konsultan freelance biasanya bekerja di luar rumah, sesekali melakukan kunjungan ke tamu atau klien mereka saat dibutuhkan. Seorang konsultan freelance copywriter misalnya, kebanyakan bekerja di kantor pusat, menyerahkan rancangan proyek selama proses penulisan. Satu-satunya saat konsultan menuju ke kantor klien adalah untuk pertemuan pertama, kemudian berpotensi untuk bertemu dengan para pemimpin pemasaran atau perancang dalam proyek tersebut. 

Konsultan independen yang dipekerjakan oleh perusahaan, bekerja baik di kantor pusat atau di kantor klien. Misalnya, seorang konsultan independen yang bekerja di bidang komunikasi mungkin datang untuk memberi kuliah dan mengawasi sistem tempatnya bekerja, tetap tersedia untuk staf klien selama satu atau dua hari penuh. 

3. Persyaratan Pendidikan dan Memiliki Pengalaman

Konsultan freelance tidak perlu membutuhkan pendidikan khusus untuk bekerja di lapangan, meskipun juga itu sangat membantu. Seorang konsultan freelance dapat meluncurkan situs web, membagikan kartu nama dan menerima klien di mana pun ia berada.

Konsultan independen yang bekerja untuk perusahaan konsultan, di sisi lain memungkinkan membutuhkan latar belakang pendidikan dan profesional dalam suatu industri. Seorang konsultan independen di bidang TI, misalnya, kemungkinan akan membutuhkan latar belakang komputer dan pemrograman komputer untuk disewa oleh perusahaan konsultan TI.

4. Prospek dan Harapan Kerja

Konsultan freelance harus memasarkan diri mereka sendiri, menyampaikan nama mereka kepada pembuat keputusan jika mereka berharap mendapatkan pekerjaan. Mereka mencari di internet untuk tawaran menjadi freelance, mengirim permintaan email perusahaan dan mengirim kartu pos dan selebaran ke calon pelanggan yang potensial.

Konsultan independen yang bekerja untuk perusahaan konsultan tidak ditugaskan untuk hal ini. Perusahaan menemukan klien dan kemudian menyelaraskan prospek dengan konsultan.

Nah itu dia empat perbedaan antara seorang freelance konsultan bisnis dan konsultan bisnis independen. Jadi, kamu lebih cocok sebagai seorang freelance atau seorang independen dalam bidang konsultan bisnis?

Bagi kamu yang ingin terjun menjadi konsultan bisnis, ada banyak pekerjaan yang bisa kamu lakukan, misalnya dengan menjadi desain grafis, data entry, digital marketing, social media admin, dan masih banyak lagi. Di mana, pekerjaan ini banyak dicari banyak bisnis, terutama UKM yang belum memiliki omzet tinggi.

Biasanya UMKM akan memilih untuk mencari freelance dibanding konsultan bisnis yang ada di perusahaan konsultan. Di mana, freelance memiliki biaya yang terjangkau dan tidak sebesar perusahaan konsultan.

Jika kamu ingin mencoba memulai bisnis menjadi freelance konsultan atau membuka perusahaan konsultan, kamu bisa mengenalkan jasa kamu ke orang terdekat, seperti teman, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Jika layanan atau jasa yang kamu berikan termasuk bagus dan memiliki impact yang besar bagi bisnis, pelanggan kamu akan dengan senang hati mempromosikan bisnis kamu ke orang terdekat.

Jadi, ketika kamu ingin menjadi konsultan bisnis, pastikan kamu memerhatikan layanan dan juga jasa yang kamu berikan. Salah satu cara menunjukkannya adalah dengan memposting testimoni orang yang telah menggunakan jasamu melalui sosial media. Kamu juga bisa memanfaatkan social media untuk menjelaskan dan menginformasikan konsultasi bisnis seperti apa yang bisa kamu berikan kepada orang lain.

Nah, jika kamu sudah berhasil menjalankan bisnis, pastikan kamu menyisihkan pendapatan kamu dengan berinvestasi. Dengan berinvestasi, kamu bisa mulai mempersiapkan modal tambahan untuk mengembangkan bisnis di masa depan nanti. Sehingga, kamu tidak perlu lagi mengajukan pinjaman dana di kemudian hari hanya untuk mengembangkan bisnis.

Ajaib merupakan salah satu platform yang membantu kamu memulai investasi secara online, baik reksa dana maupun saham. Dengan Ajaib, kamu bisa memulai investasi hanya dengan modal awal Rp10 ribu. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi sekarang di Ajaib!

Artikel Terkait