Saham Terkait

📢 Saya baru saja mengirim Order Beli $SSIA di harga Rp1.595. 🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀




📢 Saya baru saja mengirim Order Beli $SSIA di harga Rp1.595. 🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀




📢 Saya baru saja mengirim Order Beli $SSIA di harga Rp1.595. 🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀🚀




Surya Semesta Internusa Tbk.
Infrastruktur
Day Trading
Trading Limit
Grup Djarum Borong Saham SSIA PT Dwimuria Investama Andalan tercatat memiliki ~248 juta (5,27%) saham Surya Semesta Internusa ($SSIA). Transaksi ini hanya tercatat dalam data KSEI per 4 Juli 2025, sehingga nilai transaksi tidak diketahui. Sebelumnya, kepemilikan PT Dwimuria Investama Andalan di SSIA belum tercatat dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan lebih dari 5%. PT Dwimuria Investama Andalan sendiri dimiliki oleh Hartono bersaudara, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, di mana perusahaan tersebut juga merupakan pemegang saham Sarana Menara Nusantara ($TOWR) dan pengendali Bank Central Asia ($BBCA). [Sumber: Keterbukaan Informasi] _____ Stockbit Sekuritas
Laporan keuangan kuartal 3 SSIA telah terbit. SSIA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp1.182.214.561.160 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 28.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp920.441.261.380. Pada kuartal ini SSIA meraup profit sebesar Rp27.528.446.460, total profit ini naik -415.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp-8.745.880.200. Dengan total pendapatan dan profit SSIA pada kuartal ini, SSIA mencatat profit margin sebesar -0.01% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.03%.
Grup Djarum Borong Saham SSIA PT Dwimuria Investama Andalan tercatat memiliki ~248 juta (5,27%) saham Surya Semesta Internusa ($SSIA). Transaksi ini hanya tercatat dalam data KSEI per 4 Juli 2025, sehingga nilai transaksi tidak diketahui. Sebelumnya, kepemilikan PT Dwimuria Investama Andalan di SSIA belum tercatat dalam daftar pemegang saham dengan kepemilikan lebih dari 5%. PT Dwimuria Investama Andalan sendiri dimiliki oleh Hartono bersaudara, yakni Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, di mana perusahaan tersebut juga merupakan pemegang saham Sarana Menara Nusantara ($TOWR) dan pengendali Bank Central Asia ($BBCA). [Sumber: Keterbukaan Informasi] _____ Stockbit Sekuritas
Laporan keuangan kuartal 3 SSIA telah terbit. SSIA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp1.182.214.561.160 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 28.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp920.441.261.380. Pada kuartal ini SSIA meraup profit sebesar Rp27.528.446.460, total profit ini naik -415.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp-8.745.880.200. Dengan total pendapatan dan profit SSIA pada kuartal ini, SSIA mencatat profit margin sebesar -0.01% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.03%.