SMCB icon

SMCB - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga

Solusi Bangun Indonesia Tbk.

Barang Baku

775-
Rabu, 28 Oktober 2026 05:30 WIB
iconPerforma Harga
Harga kembali 1 minggu-
Harga kembali 1 Bulan-
Harga kembali 3 Bulan-
Harga kembali 6 Bulan-
Harga Tertinggi (52 Minggu)-
Harga Terendah (52 Minggu)-

Latar Belakang Perusahaan

PT Holcim Indonesia Tbk didirikan 15 Juni 1971 dengan nama PT Semen Cibinong Tbk, dan melantai di bursa saham pada 10 Agustus 1977. PT Holcim Indonesia Tbk memiliki visi untuk menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional.

Analisis teknikal dan fundamental saham Solusi Bangun Indonesia Tbk. (SMCB), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.

PE Band

Perbandingan PE ratio (TTM) SMCB saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PE Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PE Ratio (TTM) Saat Ini2025-01-309,38
+2 Standard Deviation32,68
+1 Standard Deviation26,07
Mean19,46
-1 Standard Deviation12,84
-2 Standard Deviation6,23

PBV Band

Perbandingan price to book value (PBV) SMCB saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PBV Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PBV Saat Ini2025-01-300,54
+2 Standard Deviation2,01
+1 Standard Deviation1,61
Mean1,21
-1 Standard Deviation0,81
-2 Standard Deviation0,41

Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.

Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?

Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal SMCB. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.

Saham Terkait