PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk didirikan pada 7 Desember 1976, dan melantai di bursa saham pada 16 Juli 1990.
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk memiliki visi untuk menjadi perusahaan Pulp & Paper nomor satu abad ke-21 dengan standar internasional tertinggi di dunia, dan dengan komitmen paling kuat untuk memberikan nilai unggul kepada pelanggan, pemegang saham, karyawan, dan masyarakat.
gak peduli dah rupiah turun, ihsg anjlok, isu itu pun karena ada yang gak seneng negara kita bisa mandiri, selama fundamental dan kondisi masih sehat dan baik, pintar² curi kesempatan $INKP saya naik di Ajaib! 🎉
gak peduli dah rupiah turun, ihsg anjlok, isu itu pun karena ada yang gak seneng negara kita bisa mandiri, selama fundamental dan kondisi masih sehat dan baik, pintar² curi kesempatan $INKP saya naik di Ajaib! 🎉
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal!
*(Trading Buy) $DFAM
Price: 101 s.d. 94
CL: 93
TP: 104,112,118,140 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
$CINT layak masuk watchlist setelah membukukan pertumbuhan laba bersih 21% pada kuartal I-2026, yang didorong kuat oleh peningkatan permintaan dari segmen pendidikan. Kinerja ini menunjukkan strategi perseroan dalam fokus pada pasar institusi masih berjalan efektif dan mampu menjaga pertumbuhan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Jika momentum pengadaan furnitur pendidikan dan proyek institusi berlanjut hingga semester II, $CINT berpotensi mencatatkan pertumbuhan kinerja yang lebih solid sepanjang 2026.
News
Rupiah kembali menguat dan berhasil meninggalkan level psikologis Rp18.000 per dolar AS, didorong respons positif pasar terhadap sejumlah kebijakan domestik, termasuk kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,50%. Sentimen domestik saat ini dinilai lebih dominan dibanding faktor global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik dan potensi inflasi AS yang lebih tinggi. Meski tekanan eksternal belum sepenuhnya mereda, langkah stabilisasi pemerintah dan BI dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor serta menjaga peluang penguatan rupiah ke depan.
Market Insight
IHSG menguat 2,71% ke level 5.902, melanjutkan momentum rebound yang terjadi setelah tekanan jual besar dalam beberapa pekan terakhir. Penguatan yang dipimpin $BBCA, $INKP, dan $DEWA menunjukkan minat beli mulai kembali ke saham-saham berkapitalisasi besar maupun sektor siklikal, didukung sentimen stabilisasi pasar dan penguatan rupiah. Meski demikian, investor masih perlu mencermati keberlanjutan arus dana asing dan kemampuan IHSG bertahan di atas area 5.900 sebagai konfirmasi pemulihan yang lebih kuat.
Disclaimer ON!
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal!
*(Trading Buy) $INKP
Price: 7.750 s.d. 7.350
CL: 7.250
TP: 8.500,9.400,10.000 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
$TMAS layak masuk watchlist setelah menargetkan pendapatan Rp5,53 triliun pada 2026, tumbuh lebih dari 27% dibanding realisasi 2025, didukung ekspansi armada, rute baru, dan peningkatan utilisasi kapal. Perseroan juga menyiapkan capex Rp2,5 triliun untuk menambah kapasitas dan memperkuat infrastruktur logistik, yang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka menengah. Risiko utamanya adalah tingginya kebutuhan belanja modal dan sensitivitas terhadap biaya operasional, terutama harga bahan bakar dan kondisi perdagangan domestik.
News
$MAIN mengumumkan dividen Rp52 per saham dengan potensi yield sekitar 6,4%, cukup atraktif di tengah kondisi pasar saat ini. Dividen tersebut didukung fundamental yang membaik, tercermin dari pertumbuhan laba yang masih kuat. Meski demikian, pergerakan harga saham tetap perlu mencermati risiko fluktuasi harga pakan dan siklus industri perunggasan.
Market Insight
IHSG menguat 1,11% ke 7.195 menunjukkan risk appetite investor masih terjaga, dengan penguatan ditopang saham-saham besar seperti $AMRT dan $AMMN yang memimpin kenaikan di indeks LQ45. Pergerakan ini mengindikasikan akumulasi masih berlangsung pada saham consumer dan komoditas, dua sektor yang menjadi motor penggerak pasar dalam beberapa pekan terakhir. Untuk jangka pendek, selama IHSG mampu bertahan di atas area 7.100, peluang melanjutkan tren positif masih terbuka meski volatilitas akibat sentimen global dan arus dana asing tetap perlu dicermati.
Disclaimer ON!
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal!
*(Trading Buy) $DFAM
Price: 101 s.d. 94
CL: 93
TP: 104,112,118,140 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
$CINT layak masuk watchlist setelah membukukan pertumbuhan laba bersih 21% pada kuartal I-2026, yang didorong kuat oleh peningkatan permintaan dari segmen pendidikan. Kinerja ini menunjukkan strategi perseroan dalam fokus pada pasar institusi masih berjalan efektif dan mampu menjaga pertumbuhan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Jika momentum pengadaan furnitur pendidikan dan proyek institusi berlanjut hingga semester II, $CINT berpotensi mencatatkan pertumbuhan kinerja yang lebih solid sepanjang 2026.
News
Rupiah kembali menguat dan berhasil meninggalkan level psikologis Rp18.000 per dolar AS, didorong respons positif pasar terhadap sejumlah kebijakan domestik, termasuk kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi 5,50%. Sentimen domestik saat ini dinilai lebih dominan dibanding faktor global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik dan potensi inflasi AS yang lebih tinggi. Meski tekanan eksternal belum sepenuhnya mereda, langkah stabilisasi pemerintah dan BI dinilai mampu meningkatkan kepercayaan investor serta menjaga peluang penguatan rupiah ke depan.
Market Insight
IHSG menguat 2,71% ke level 5.902, melanjutkan momentum rebound yang terjadi setelah tekanan jual besar dalam beberapa pekan terakhir. Penguatan yang dipimpin $BBCA, $INKP, dan $DEWA menunjukkan minat beli mulai kembali ke saham-saham berkapitalisasi besar maupun sektor siklikal, didukung sentimen stabilisasi pasar dan penguatan rupiah. Meski demikian, investor masih perlu mencermati keberlanjutan arus dana asing dan kemampuan IHSG bertahan di atas area 5.900 sebagai konfirmasi pemulihan yang lebih kuat.
Disclaimer ON!
Stock Pick
Saham Potensial berdasarkan analisis teknikal!
*(Trading Buy) $INKP
Price: 7.750 s.d. 7.350
CL: 7.250
TP: 8.500,9.400,10.000 SOW
Disclaimer ON!
Watchlist Stock
$TMAS layak masuk watchlist setelah menargetkan pendapatan Rp5,53 triliun pada 2026, tumbuh lebih dari 27% dibanding realisasi 2025, didukung ekspansi armada, rute baru, dan peningkatan utilisasi kapal. Perseroan juga menyiapkan capex Rp2,5 triliun untuk menambah kapasitas dan memperkuat infrastruktur logistik, yang berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan jangka menengah. Risiko utamanya adalah tingginya kebutuhan belanja modal dan sensitivitas terhadap biaya operasional, terutama harga bahan bakar dan kondisi perdagangan domestik.
News
$MAIN mengumumkan dividen Rp52 per saham dengan potensi yield sekitar 6,4%, cukup atraktif di tengah kondisi pasar saat ini. Dividen tersebut didukung fundamental yang membaik, tercermin dari pertumbuhan laba yang masih kuat. Meski demikian, pergerakan harga saham tetap perlu mencermati risiko fluktuasi harga pakan dan siklus industri perunggasan.
Market Insight
IHSG menguat 1,11% ke 7.195 menunjukkan risk appetite investor masih terjaga, dengan penguatan ditopang saham-saham besar seperti $AMRT dan $AMMN yang memimpin kenaikan di indeks LQ45. Pergerakan ini mengindikasikan akumulasi masih berlangsung pada saham consumer dan komoditas, dua sektor yang menjadi motor penggerak pasar dalam beberapa pekan terakhir. Untuk jangka pendek, selama IHSG mampu bertahan di atas area 7.100, peluang melanjutkan tren positif masih terbuka meski volatilitas akibat sentimen global dan arus dana asing tetap perlu dicermati.
Disclaimer ON!