CDIA icon

CDIA - Analisis Teknikal, Fundamental, & Target Harga

Chandra Daya Investasi Tbk.

Infrastruktur

330-
Sabtu, 07 November 2026 05:30 WIB
iconPerforma Harga
Harga kembali 1 minggu-2.37%
Harga kembali 1 Bulan-42.61%
Harga kembali 3 Bulan-52.86%
Harga kembali 6 Bulan-71.30%
Harga Tertinggi (52 Minggu)2,130
Harga Terendah (52 Minggu)312

Latar Belakang Perusahaan

PT Chandra Daya Investasi Tbk (“Perseroan”) adalah anak perusahaan investasi infrastruktur dengan pemegang saham utama adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk, Perusahaan solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, bersama dengan EGCO Group, perusahaan listrik terkemuka yang terdaftar di Thailand. Perseroan berinvestasi dalam bisnis infrastruktur, termasuk energi, air, kepelabuhan dan penyimpanan, serta logistik. Perseroan saat ini berupaya memaksimalkan pemanfaatan aset yang ada dan memiliki beberapa jalur pertumbuhan untuk memperluas kapasitasnya, termasuk melalui proses merger dan akuisisi. Grup Perseroan beroperasi melalui empat pilar bisnis utama: Pilar Energi: Melalui Perusahaan Anak yaitu KCE, Perseroan menyediakan suplai tenaga listrik di area KIK Cilegon, Banten, melayani 216 pelanggan industri, bisnis, sosial, dan pemerintah, serta 1.609 pelanggan rumah tangga. KCE juga memiliki kompetensi utama dalam operasi dan pemeliharaan (O&M), engineering procurement construction (EPC), instalasi jaringan listrik, serta perbaikan dan overhaul. Pilar ini memberikan kontribusi sebesar 73,26% terhadap pendapatan bersih Perseroan pada tahun 2024. Pilar Logistik: Perseroan, melalui Perusahaan Anak yaitu CSI dan MIM, melakukan ekspansi signifikan dalam bisnis logistik dengan menyediakan jasa perkapalan untuk industri petrokimia, gas, dan minyak bumi. Perseroan memiliki 7 (tujuh) kapal pengangkut bahan kimia dan gas dengan kapasitas berkisar 5.000 – 8.600 DWT. Selain itu, Perseroan melalui SBL, entitas terasosiasi, menyediakan jasa logistik darat (antar pulau, angkutan laut, ekspor impor, kepabeanan, dan manajemen pergudangan) dengan mengelola 155 unit armada truk pada tahun 2025. Pilar ini memberikan kontribusi sebesar 5,50% terhadap pendapatan bersih Perseroan pada tahun 2024. Pilar Kepelabuhan dan Penyimpanan: Perseroan melalui Perusahaan Anak yaitu RPU, menyediakan jasa operasi pelabuhan seperti bongkar muat barang dan jasa penyimpanan berupa sewa tangki untuk produk kimia dan minyak bumi, serta fasilitas dermaga yang mampu menangani kapal besar. Layanan ini mendukung efisiensi logistik maritim serta layanan pengangkutan dan distribusi produk ke pelanggan akhir. Pilar ini memberikan kontribusi sebesar 4,67% terhadap pendapatan bersih Perseroan pada tahun 2024. Pilar Air: Perseroan melalui Perusahaan Asosiasi yaitu KTI, menjalankan kegiatan usaha di bidang penyediaan dan pengelolaan air bersih. Air baku untuk pengolahan diambil dari Sungai Cidanau dan Sungai Cipasauran. Pilar Air memberikan kontribusi sebesar 16,58% terhadap laba bersih Perseroan pada tahun 2024. Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan akan dialokasikan untuk pengembangan dan ekspansi bisnis infrastruktur utamanya, meliputi sektor logistik melalui anak perusahaan CSI dan MIM untuk pembelian kapal dan pembiayaan operasional serta pelabuhan dan penyimpanan melalui anak perusahaan CSP dan CCP untuk pembangunan tangki penyimpanan, pipa saluran ethylene, dan fasilitas – fasilitas penunjang lainnya. Dengan komitmen yang kuat dan strategi investasi yang terarah, Perseroan berupaya memaksimalkan nilai investasi bagi para pemegang saham.

Analisis teknikal dan fundamental saham Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), termasuk sinyal trading, target harga, dan estimasi harga wajar untuk membantu investor memahami potensi pergerakan dan valuasi saham.

Analisa Rating CDIA

Jual

Beli

Jual
Jual 10Netral 0Beli 4

Moving Average

Rincian sinyal moving average
IndikatorNilaiSinyal
MA-10361Jual
MA-10E361,16Jual
MA-20403Jual
MA-20E405,87Jual
MA-50540,6Jual
MA-50E503,82Jual
MA-100600,9Jual
MA-100E619,89Jual
MA-200825,8Jual
MA-200E847,75Jual

Indikator Teknikal

Rincian sinyal indikator teknikal
IndikatorNilaiSinyal
RSI24,13Beli
STOCH33,33Beli
ADX43,65Beli
ROC-21,43Beli

Fibonacci Pivot Point

Level support dan resistance Fibonacci pivot point saham CDIA
NamaNilai
S3314
S2321
S1326
Pivot Point334
R1341
R2346
R3354

PE Band

Perbandingan PE ratio (TTM) CDIA saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PE Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PE Ratio (TTM) Saat Ini2026-11-0657,09
+2 Standard Deviation195,92
+1 Standard Deviation154,78
Mean113,65
-1 Standard Deviation72,52
-2 Standard Deviation31,38

PBV Band

Perbandingan price to book value (PBV) CDIA saat ini terhadap rentang historis dan pita standar deviasinya.

PBV Band — nilai saat ini dan pita standar deviasi
PBV Saat Ini2026-11-062,29
+2 Standard Deviation10,20
+1 Standard Deviation6,93
Mean3,66
-1 Standard Deviation0,38
-2 Standard Deviation-2,89

Data analisis diperbarui secara berkala dan bukan harga real-time. Informasi ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi jual beli.

Punya Pertanyaan atau Ingin Tahu Lebih Jelas?

Halaman ini menampilkan beberapa indikator populer, seperti Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), MACD, dan Bollinger Bands.
Setiap indikator memberi satu sinyal: Beli, Netral, atau Jual. Sinyal keseluruhan dihitung dari selisih jumlah indikator Beli dan Jual dibagi total indikator, lalu dipetakan ke lima level: Jual Kuat, Jual, Netral, Beli, dan Beli Kuat.
Fibonacci Pivot Point adalah level harga acuan yang dihitung dari harga tertinggi, terendah, dan penutupan periode sebelumnya. Level S1–S3 menjadi area support, sedangkan R1–R3 menjadi area resistance.
Kedua grafik membandingkan PE ratio (TTM) dan price to book value (PBV) saat ini dengan rentang historisnya beserta pita standar deviasi (+2, +1, Mean, -1, -2). Posisi di bawah Mean umumnya menandakan valuasi relatif murah dibanding rata-rata historis, dan sebaliknya.
Ya, analisis teknikal sering digunakan trader untuk mencari momentum beli atau jual. Namun, sebaiknya hasil analisis teknikal dikombinasikan dengan analisis fundamental untuk keputusan investasi yang lebih matang.
Cek indikator RSI pada tabel indikator teknikal CDIA. Nilai RSI di atas 70 menunjukkan overbought, sementara di bawah 30 menunjukkan oversold.

Saham Terkait