Saham Terkait

















Dayamitra Telekomunikasi Tbk.
Infrastruktur
Day Trading
Trading Limit
IHSG +4,12% MtD, OPEC+ Kerek Produksi Harga Minyak Terkendali Selamat pagi. Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Senin, 6 Juli 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup +2,28% atau +131,2 poin ke level 5.875. IHSG sejak awal bulan rebound +4,12%, setelah koreksi sejak awal tahun 2026. Jika diakumulasi sejak awal tahun (ytd) -32%. Sementara, kondisi rupiah masih mendekati level psikologis ke Rp17.994/ USD -7,61% ytd (6/7). Outflow investor asing mencapai Rp89 triliun (ytd) di pasar reguler (3/7). Dari emiten, $MTEL dalam RUPST 30 Juni 2026 membagikan dividen 98% terhadap laba bersih atau Rp2,08 triliun. Jika diakumulasi yield mencapai 5,22% (6/7) dengan cum date 6 Juli 2026. Pasar pekan ini menanti rilis data Cadangan Devisa dan Indeks Konsumen (IKK) RI ditengah lonjakan inflasi dan depresiasi rupiah. Dari global, indeks saham berjangka AS bergerak positif melanjutkan rebound di akhir pekan akibat data tenaga kerja di bawah ekspektasi yang menandakan terkendalinya inflasi. Pasar mencermati rilis laporan keuangan kuartalan emiten. Di sisi lain, pasar mencermati pidato Warsh dalam risalah FOMC The Fed pekan ini. Sementara, pada 5 Juli 2026, tujuh negara OPEC+ (Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman) sepakat naikkan target produksi minyak sebesar 188 ribu bpd mulai Agustus 2026. Jika OPEC+ terus menahan produksi secara ketat sementara negara non-OPEC (seperti AS, Brasil, atau Guyana) terus meningkatkan produksinya, OPEC+ berpotensi kehilangan pangsa pasar. Harga minyak mentah Brent turun ke level USD72/ barel. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 5.700-5.900. Sumber :Investing, Trading Economics, Ajaib Research Disclaimer on
Laporan keuangan kuartal 3 MTEL telah terbit. MTEL berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp2.143.486.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 14.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.880.107.485.000. Pada kuartal ini MTEL meraup profit sebesar Rp407.936.000.000, total profit ini naik 22.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp335.035.456.000. Dengan total pendapatan dan profit MTEL pada kuartal ini, MTEL mencatat profit margin sebesar 0.23% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.22%.
IHSG +4,12% MtD, OPEC+ Kerek Produksi Harga Minyak Terkendali Selamat pagi. Berikut adalah berita dan saham pilihan Ajaib Sekuritas Senin, 6 Juli 2026. Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup +2,28% atau +131,2 poin ke level 5.875. IHSG sejak awal bulan rebound +4,12%, setelah koreksi sejak awal tahun 2026. Jika diakumulasi sejak awal tahun (ytd) -32%. Sementara, kondisi rupiah masih mendekati level psikologis ke Rp17.994/ USD -7,61% ytd (6/7). Outflow investor asing mencapai Rp89 triliun (ytd) di pasar reguler (3/7). Dari emiten, $MTEL dalam RUPST 30 Juni 2026 membagikan dividen 98% terhadap laba bersih atau Rp2,08 triliun. Jika diakumulasi yield mencapai 5,22% (6/7) dengan cum date 6 Juli 2026. Pasar pekan ini menanti rilis data Cadangan Devisa dan Indeks Konsumen (IKK) RI ditengah lonjakan inflasi dan depresiasi rupiah. Dari global, indeks saham berjangka AS bergerak positif melanjutkan rebound di akhir pekan akibat data tenaga kerja di bawah ekspektasi yang menandakan terkendalinya inflasi. Pasar mencermati rilis laporan keuangan kuartalan emiten. Di sisi lain, pasar mencermati pidato Warsh dalam risalah FOMC The Fed pekan ini. Sementara, pada 5 Juli 2026, tujuh negara OPEC+ (Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair, dan Oman) sepakat naikkan target produksi minyak sebesar 188 ribu bpd mulai Agustus 2026. Jika OPEC+ terus menahan produksi secara ketat sementara negara non-OPEC (seperti AS, Brasil, atau Guyana) terus meningkatkan produksinya, OPEC+ berpotensi kehilangan pangsa pasar. Harga minyak mentah Brent turun ke level USD72/ barel. IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam range 5.700-5.900. Sumber :Investing, Trading Economics, Ajaib Research Disclaimer on
Laporan keuangan kuartal 3 MTEL telah terbit. MTEL berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp2.143.486.000.000 pada kuartal ini. Pendapatan ini naik 14.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp1.880.107.485.000. Pada kuartal ini MTEL meraup profit sebesar Rp407.936.000.000, total profit ini naik 22.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp335.035.456.000. Dengan total pendapatan dan profit MTEL pada kuartal ini, MTEL mencatat profit margin sebesar 0.23% atau lebih besar dari tahun lalu yang sebesar 0.22%.