
BEER
Jobubu Jarum Minahasa Tbk.
Primer
Teknikal Analyst
Analisis tidak tersedia
Dividen
Feeds




Saham Terkait
Teknikal Analyst
Analisis tidak tersedia
Dividen
Feeds





Jobubu Jarum Minahasa Tbk.
Primer
Teknikal Analyst
Analisis tidak tersedia
Dividen
Feeds




Teknikal Analyst
Analisis tidak tersedia
Dividen
Feeds




Laporan keuangan kuartal 3 BEER telah terbit. BEER berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp15.654.108.910 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 58.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp37.084.212.440. Pada kuartal ini BEER meraup profit sebesar Rp1.319.379.270, total profit ini turun 88.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp11.058.064.730. Dengan total pendapatan dan profit BEER pada kuartal ini, BEER mencatat profit margin sebesar 0.24% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.30%.
Analisis Ichimoku Cloud Pada Saham $BEER Berdasarkan data $BEER , terdapat beberapa hal yang bisa diperhatikan dengan Ichimoku Cloud. Pada rentang ini, close price sering mendekati open price, menunjukkan potensi flat market. Hari-hari seperti 2025-01-06 memperlihatkan bullish kecil namun seimbang dengan pergerakan sebelumnya. Ini bisa jadi awal tren positif.
Analisis Moving Average pada $BEER Kita bisa lihat pola pergerakan saham $BEER dari data Januari. Beberapa kali harga dibuka lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya, namun closing selalu lebih rendah atau hampir sama. Mari kita lihat moving average. Misal pakai MA 5 hari: (153+150+149+149+149)/5 = 150. Hal ini menandakan kecenderungan sideways. Ini bisa jadi tanda yang kurang bagus buat investor jangka pendek yang berharap tren naik, mengingat resistensi sepertinya sulit ditembus.
Analisis Teknikal MACD di Saham $BEER $BEER menunjukkan sedikit tren volatil dari akhir Desember 2024 hingga Januari 2025. Untuk analisis MACD, perlu mengamati perpotongan antara MACD dan sinyalnya beserta divergence. Data open/close yang fluktuatif ini dapat memicu sinyal beli/jual. Dengan memahami pola ini, kita dapat lebih siap menghadapi peluang di masa depan!
Laporan keuangan kuartal 3 BEER telah terbit. BEER berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp15.654.108.910 pada kuartal ini. Pendapatan ini turun 58.00% dari tahun sebelumnya sebesar Rp37.084.212.440. Pada kuartal ini BEER meraup profit sebesar Rp1.319.379.270, total profit ini turun 88.00% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp11.058.064.730. Dengan total pendapatan dan profit BEER pada kuartal ini, BEER mencatat profit margin sebesar 0.24% atau lebih kecil dari tahun lalu yang sebesar 0.30%.
Analisis Ichimoku Cloud Pada Saham $BEER Berdasarkan data $BEER , terdapat beberapa hal yang bisa diperhatikan dengan Ichimoku Cloud. Pada rentang ini, close price sering mendekati open price, menunjukkan potensi flat market. Hari-hari seperti 2025-01-06 memperlihatkan bullish kecil namun seimbang dengan pergerakan sebelumnya. Ini bisa jadi awal tren positif.
Analisis Moving Average pada $BEER Kita bisa lihat pola pergerakan saham $BEER dari data Januari. Beberapa kali harga dibuka lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya, namun closing selalu lebih rendah atau hampir sama. Mari kita lihat moving average. Misal pakai MA 5 hari: (153+150+149+149+149)/5 = 150. Hal ini menandakan kecenderungan sideways. Ini bisa jadi tanda yang kurang bagus buat investor jangka pendek yang berharap tren naik, mengingat resistensi sepertinya sulit ditembus.
Analisis Teknikal MACD di Saham $BEER $BEER menunjukkan sedikit tren volatil dari akhir Desember 2024 hingga Januari 2025. Untuk analisis MACD, perlu mengamati perpotongan antara MACD dan sinyalnya beserta divergence. Data open/close yang fluktuatif ini dapat memicu sinyal beli/jual. Dengan memahami pola ini, kita dapat lebih siap menghadapi peluang di masa depan!