Rupiah Melemah ke Rp17.425/US$, Faktor Dividen dan Musim Haji Tekan Permintaan Dolar
Salsabilla•May 6, 2026

Rupiah kembali menunjukkan tekanan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, rupiah melemah 0,26% ke level Rp17.425/US$, yang sekaligus menjadi posisi penutupan terlemah sepanjang sejarah. Kondisi ini mencerminkan kombinasi tekanan global yang meningkat serta dinamika permintaan valuta asing di dalam negeri. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bahwa pelemahan rupiah tidak hanya dipengaruhi faktor eksternal, tetapi juga peningkatan kebutuhan dolar yang bersifat musiman. Fenomena ini kerap terjadi terutama pada kuartal II setiap tahunnya.
Faktor Dividen dan Musim Haji Dorong Permintaan Dolar
Pada kuartal II 2026, terdapat dua faktor utama yang mendorong meningkatnya permintaan dolar AS, yakni musim ibadah haji dan pembayaran dividen perusahaan ke luar negeri. Kedua faktor ini secara bersamaan meningkatkan kebutuhan valuta asing, sehingga memberi tekanan tambahan pada nilai tukar rupiah.
Selain itu, pergerakan mata uang Asia yang juga mengalami tekanan membuat rupiah menjadi salah satu yang paling terdampak. Dalam perdagangan terbaru, rupiah tercatat sebagai mata uang ketiga terlemah di kawasan, menunjukkan tekanan yang relatif lebih besar dibandingkan negara lain.
Strategi Pemerintah dan BI Redam Tekanan Rupiah
Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah memperkuat kerja sama keuangan bilateral melalui skema swap mata uang dengan berbagai negara mitra.
Langkah strategis yang disiapkan antara lain:
- Kerja sama swap mata uang dengan China, Jepang, dan Korea
- Optimalisasi penggunaan mata uang lokal dalam transaksi internasional
- Penerbitan surat berharga dalam denominasi alternatif seperti yuan dan yen
Melalui strategi tersebut, pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus menjaga keseimbangan permintaan valuta asing. Selain itu, diversifikasi instrumen pembiayaan juga diharapkan mampu meredam tekanan terhadap rupiah di tengah kondisi global yang menantang.
Mulai Investasi Saham di Ajaib!
Di tengah dinamika nilai tukar dan tekanan global, peluang di pasar saham tetap terbuka lebar bagi kamu yang jeli membaca kondisi. Pergerakan rupiah dan faktor dividen bisa menjadi indikator penting dalam menentukan strategi investasi yang tepat. Dengan fitur lengkap dan kemudahan akses, kamu bisa mulai investasi saham secara praktis dan terarah. Mulai perjalanan investasimu sekarang dan manfaatkan setiap momentum pasar. Download aplikasi Ajaib sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/108103/airlangga-klaim-rupiah-loyo-akibat-musim-haji-dividen-korporasi
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!