Investasi

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Apa Itu Rekening Dana Nasabah

rekening dana nasabah

Ajaib.co.id – Kamu paham tentang Rekening Dana Nasabah atau yang biasa disebut dengan RDN? Biar paham, kamu harus membaca artikel Ajaib ini sampai tuntas.

Secara garis besarnya, Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening dana atas nama nasabah. sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku RDN dibuka oleh Perantara Pedagang Efek atau pihak lain. Biasanya, Rekening Dana Nasabah ini melakukan administrasi rekening Efek Nasabah berdasarkan kuasa dari Nasabah pada Bank yang telah melakukan perjanjian kerjasama dengan KSEI untuk melaksanakan administrasi RDN.

Ketentuan Pengelolaan Reksa Dana Nasabah

Singkatnya, RDN itu rekening untuk penyelesaian transaksi di pasar modal. Partisipan yang merupakan Perantara Pedagang Efek wajib mengadministrasikan rekening efek nasabah, dengan ketentuan sebagai berikut:

Partisipan yang merupakan Perantara Pedagang Efek, wajib menyimpan dana milik Nasabah untuk kepentingan Transaksi Efek Nasabah dalam RDN sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penyetoran dana nasabah untuk keperluan Transaksi Efek atau pemberian hak-hak nasabah dalam bentuk dana biasanya diperoleh dari Corporate Action. Hal ini hukumnya wajib dillakukan oleh partisipan yang merupakan Perantara Pedagang Efek melalui Rekening Dana Nasabah. Ada pengecualian jika ada ketentuan lain dalam perundang-undangan pada sektor pasar modal.

Bisa dibilang RDN mirip rekening bank. Karena, proses penyeleksian transaksi keduanya dikelola oleh bank. Yang membedakan, pemegang RDN tidak memiliki kartu ATM ataupun buku rekening bank. Bisa dibilang, RDN adalah sub rekening efek yang dimaksudkan untuk menjamin keamanan untuk investor. Sejauh ini tercatat ada 13 bank yang telah bekerjasama dengan KSEI.

Mudahnya Buka RDN Hanya 30 Menit

Otoritas Jasa Keuangan meresmikan program Simplifikasi Pembukaan Rekening Efek dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik yang mulai dapat diimplementasikan sejak 28 Maret 2019. Dengan begitu, kini pembukaan rekening efek dan RDN bisa diproses paling cepat 30 menit alias tak perlu lagi menunggu hingga 2 pekan.

Kepala eksekutif pengawas pasar Modal OJK, Hoesen menyampaikan dengan adanya program tersebut, diharapkan dapat meningkatkan inklusi jasa keuangan di bidang pasar modal. “Tentunya, hal semacam ini menjadi awal mulainya penyederhanaan pembukaan rekening efek dan RDN secara elektronik. Ini bersinergi dengan pemanfaatan customer due dilligence (CDD) pihak ketiga antara bank-bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) dan Perusahaan Efek,” kata Hoesen menjelaskan.

Kendati proses pembukaan rekening efek bisa menjadi lebih cepat dan efisien, Hoesen menambahkan, program penyederhanaan ini diklaim tetap menjaga tingkat keamanan transaksi.

Ketentun program penyederhaan ini diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Surat Edaran OJK (SEOJK). Pada edaran dengan nomor 6/SEOJK.04/2019 dijelaskan mengenai pedoman pembukaan Rekening Efek Nasabah dan RDN secara elektronik melalui perusahaan efek di mana kegiatan usaha mereka adalah menjadi perantara untuk pedagang efek.

Karena adanya SEOJK ini, membuat perusahaan efek dapat memberikan layanan pembukaan Rekening Efek dan RDN lebih mengjangkau banyak wilayah dan cepat dibanding dengan mekanisme manual yang dilakukan sebelumnya. Sekarang ini, membuka rekening efek melalui online bisa terhitung sebentar, yaitu hanya sekitar 30 menitan saja.

Adapun SEOJK ini menjelaskan bahwa perusahaan efek dapat memanfaatkan CDD yang telah dilakukan bank atas nasabahnya dan dapat digunakan sebagai basis CDD dalam pembukaan Rekening Dana Nasabah bagi calon investor di Pasar Modal.

Program penyederhanaan ini diharapkan bisa memperluas jangkauan Perusahaan Efek dalam memberikan layanan kepada investor sehingga dapat mengatasi terbatasnya jaringan pemasaran Perusahaan Efek yang hanya terfokus di kota besar.

Dalam lima tahun terakhir perkembangan pasar modal menunjukan perkembangan yang positif, seperti terlihat dari kenaikan IHSG lebih dari 23% dari 5.226 di Desember 2014 menjadi 6.444 di 27 Maret 2019. 

Beda dengan SID

Kebanyakan orang menganggap RDN sama seperti Single Investor Identification. Namun keduanya sangat bertolak belakang. Nomor Tunggal Identitas Pemodal alias SID adalah kode tunggal dan khusus yang diterbitkan KSEI yang digunakan Nasabah, Pemodal, dan/atau Pihak lain berdasarkan peraturan yang berlaku untuk melakukan kegiatan terkait Transaksi Efek dan/atau menggunakan layanan jasa lainnya baik yang disediakan oleh KSEI maupun oleh pihak lain berdasarkan persetujuan KSEI atau peraturan yang berlaku.

KSEI dapat menolak permohonan Pemohon atas pembuatan SID apabila terdapat ketidaksesuaian data dan informasi atau dokumen antara yang disampaikan Pemohon dengan data yang dimiliki oleh KSEI atau data pihak ketiga yang merupakan sumber acuan data berdasarkan persetujuan KSEI.

Pada tahun 2009, KSEI untuk kali pertama menerapkan SID bagi investor di Pasar Modal Indonesia. Kepemilikan SID diwajibkan bagi investor di Bursa sejak 2012, serta investor pemilik Reksa Dana sejak Agustus 2016. Perluasan fungsi SID di Pasar Modal Indonesia kembali terealisasi pada Oktober 2016, melalui kerjasama KSEI dan Bank Indonesia (BI) untuk penerapan nomor SID bagi investor pemilik Surat Berharga yang diterbitkan oleh BI.

Dengan semakin terkonsolidasinya database investor pasar modal di KSEI, gambaran investor dari segi demografis seperti usia, gender, pekerjaan, serta domisili sebaran investor secara nasional menjadi lebih jelas. Berkat SID juga maka diketahui secara pasti dan rinci jumlah investor di pasar modal Indonesia.

Mulai Investasi Reksa Dana di Ajaib

Bagi kamu yang ingin memulai investasi reksa dana, kamu bisa membukanya kapan dan di mana saja di Ajaib, platform investasi online. Di sini, kamu bisa memulai investasi reksa dana hanya dengan modal Rp10 ribu. Selain itu, kamu juga tidak perlu khawatir, karena dana yang kamu simpan di Ajaib akan dikelola dengan baik oleh Manajer Investasi terbaik, dan juga telah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Jadi tunggu apalagi? Yuk mulai investasi sekarang juga di Ajaib!

Artikel Terkait