Apa itu Avalanche (AVAX): Blockchain untuk Bisnis yang Revolusioner
Avalanche adalah platform Layer 1 berskalabilitas tinggi untuk membuat dan meluncurkan dApps. Token Avalanche, AVAX, dapat ditransaksikan, di-staking, dan digunakan untuk membayar biaya jaringan.
Sejarah singkat Avalanche
Emin GΓΌn Sirer, peneliti dari Cornell University, mendirikan Ava Labs di tahun 2018 bersama murid-muridnya Kevin Sekniqi dan Maofan βTedβ Yin. Dari proyek Avalanche, mereka mampu menggalang US$6 juta di Februari 2019, mengumpulkan US$12 juta dari penjualan token privat, dan terakhir menghimpun US$42 juta dari penawaran koin perdana di Juli 2020.
Cara kerja Avalanche
Jaringan utama Avalanche terdiri dari 3 blockchain: Platform Chain (P-Chain) mengatur validator dan pembuatan Subnet atau jaringan sampingan baru; Contract Chain (C-Chain) menjalankan Ethereum Virtual Machine (EVM) untuk eksekusi dApps; dan Exchange Chain (X-Chain) menangani kreasi aset digital dan pertukaran token antara jaringan utama dan Subnet. P-Chain dan C-Chain diamankan dengan Snowman, mekanisme konsensus untuk smart contract, sementara X-Chain diamankan dengan "Avalanche", sebuah protokol unik dengan optimalisasi struktur data agar dapat menyelesaikan transaksi dalam beberapa detik.
Kegunaan Avalanche
Platform ini memudahkan pembuatan aplikasi keuangan, blockchain, bahkan NFT di ekosistem Avalanche. Dengan Subnet, pengembang dapat menciptakan layanan, aplikasi, dan token blockchain baru menggunakan AVAX untuk merepresentasikan hal-hal seperti ekuitas, obligasi, sukuk, hutang, aset digital, dan lainnya.
Kelebihan Avalanche
Berbeda dari blockchain umumnya yang hanya melayani individu, Avalanche lebih melayani bisnis dan perusahaan yang ingin mengembangkan blockchain atau DeFi mereka sendiri seperti SushiSwap, Pangolin, GameSwap, bahkan institusi seperti pemerintah Quintana Roo. Avalanche juga 100% kompatibel dengan Ethereum berkat C-Chain serta Avalanche Bridge (AB) yang mendukung transfer aset antar blockchain.
Pasar Kripto Naik Hari Ini, $BTC dan $AVAX Bergerak Positif
Pada perdagangan 29 Juni 2026, pasar kripto bergerak positif karena konflik AS dan Iran yang mereda sehingga menarik kembali minat beli. Adapun total kapitalisasi pasar kripto berada di level 2,05 triliun USD, naik 0,7%. Pemulihan terjadi setelah sebelumnya turun ke 1,99 triliun USD pada 25 Juni kemarin dengan level support di 1,95 triliun USD sebagai batas untuk tidak jatuh terlalu dalam.
$BTC menjadi aset yang sedikit terdampak dengan adanya penguatan tipis di bawah resistance yaitu 59,900 USD, naik 0,7% dalam 24 jam terakhir. Hanya saja pergerakan ini masih belum meyakinkan karena turun di bawah level 59,987 USD sebelumnya yang gagal direbut kembali. Ketika penutupan harian berhasil naik di level tersebut, maka momentum balik akan muncul yang membuat harga $BTC bisa naik ke 62,769 USD dan 67,266 USD.
Jika terjadi ketegangan, maka harga kemungkinan terkoreksi ke area 57,739 USD sebagai support dan turun ke 55,491 USD serta 52,290 USD. Sementara itu, harga $AVAX 6,52 USD naik 3,2% secara harian. Pemulihan pasar mampu mengangkat harga token dari posisi terendahnya di 5,68 USD pada 19 Juni kemarin.
Ditambah dengan kembalinya minat risiko total market cap mendorong kenaikan $AVAX. Jika harga $AVAX berhasil bergerak ke 6,82 USD, maka potensi lonjakan 12% ke 7,52 USD dan proyeksi 7,72 USD bisa terjadi hingga berpeluang lanjut ke 8,09 USD.
Disclaimer on!
jika untuk jangka panjang..
tanamlah tanaman yg memang jelas jenisnya π₯Ί
jangan harap tumbuh padi jika menanam rumput.
tapi jgn menyesal jika dibawah suburnya padi tumbuh rumput π..
...
ditahun 2026, pilihlah sebaik mungkin, selagi bibit padi dijual murah..
namun, bibit saja tidak cukup untuk subur sendiri,
sisakanlah untuk membeli pupuk, jika bibitnya layu π
#Dyoorrπ€
.......
20:43 Wib.. 28-06-2026
TAG: $BTC$SOL$HYPE$SUI$ENA$BBCA$AAPL$PENGU$NEAR$AVAX$ADA$DOT$ETH$LINK$AAVE$UNI
5 Altcoin ini Diprediksi Reli Besar, Beli Biar Cuan!
Saat ini, pasar kripto berada di area yang cukup krusial khususnya $BTC berhasil memantul dari sebelumnya sempat turun ke 59 ribu USD ke level terkininya di 61 ribuan USD. Kondisi ini sering kali dikaitkan dengan potensi altcoin bertahan hingga membentuk higher low, lalu dilanjutkan dengan reli besar. Oleh karena itu, beberapa altcoin ini diprediksi akan naik sehingga bisa menjadi pilihan untuk dibeli:
$SOL yang menunjukkan kekuatan rebound lebih lemah jika dibandingkan beberapa altcoin lain dengan zona akumulasi utama di level 54 USD sampai 60 USD. Namun jika $BTC gagal, risiko penurunan ke area 30 USD sampai 40 USD bisa terjadi.
$INJ yang dianggap sebagai narasi kuat di sektor AI dan DeFi dengan area akumulasi di 4,9 USD sampai 5,1 USD, bahkan saat momentum pasar kembali, target kenaikan diprediksi bergerak di level 10 USD.
$NEAR dengan narasi pertumbuhan di sektor AI yang memiliki zona akumulasi 1,4 USD sampai 1,9 USD, bahkan saat pasar bullish target pemulihan bisa di area 4 USD sampai 5 USD.
$ONDO menjadi salah satu tren Real World Assets atau RWA dengan prediksi berada di area 0,30 USD sampai 0,33 USD sebagai zona akumulasi untuk posisi jangka panjang.
$AVAX memiliki potensi menarik di fase akhir dengan siklus pasar berada di zona akumulasi ideal yaitu 20 USD sampai 25 USD.
Disclaimer on!