Apa itu Algorand (ALGO): Solusi untuk Dilema Blockchain
Algorand adalah jaringan berbasis blockchain yang didesain untuk kecepatan transaksi sekaligus mendukung proyek blockchain, menjadikannya sebagai rival Ethereum. ALGO adalah koin native Algorand yang bisa ditransaksikan atau disimpan di staking.
Sejarah singkat Algorand
Algorand didirikan di tahun 2017 oleh Silvio Micali, seorang profesor MIT yang terkenal sebagai rekan penemu beragam protokol kriptografi yang membuat Micali memenangkan hadiah Turing serta menjadi dasar teknologi kriptografi modern. Micali ingin memecahkan tiga masalah utama blockchain: kecepatan, keamanan, dan desentralisasi β β dengan biaya serta jejak karbon serendah mungkin. Akhirnya, Algorand lahir dengan kecepatan 1.000 transaksi per detik dan penyelesaian transaksi kurang dari lima detik.
Cara kerja dan kegunaan Algorand
Sebagai blockchain smart contract dengan mekanisme konsensus Pure Proof of Stake (PPoS), Algorand menawarkan banyak kegunaan. Mirip dengan Ethereum, jaringan Algorand juga mendukung DApps, keuangan terdesentralisasi (DeFi), non-fungible token (NFT), serta staking. Algorand mengklaim bahwa transaksi pada jaringannya berlangsung jauh lebih cepat, lebih terjangkau, dan lebih ramah lingkungan.
Selain itu, siapapun dapat memanfaatkan protokol Algorand Standard Asset (ASA) untuk membuat token baru atau mentransfer token ke ekosistem Algorand. Melalui ASA, koin stabil seperti USDT dan USDC juga dapat ditransaksikan di Algorand.
Kelebihan Algorand
Seiring dengan pergerakan bank sentral yang mulai meriset jaringan blockchain terbaik untuk mata uangnya, Algorand muncul menjadi salah satu opsi terbaik hingga terpilih menjadi platform mata uang bank Marshall Islands CBDC dalam dunia digital.
Daily Market Update 19 Juni 2026
Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin (BTC) bertengger di $63.000 (IDR 1.126.348.650) melemah -2,30% dalam 24 jam terakhir. Dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 59,30%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto juga turun -2,10% ke level $2,15 triliun.
Penandatanganan MoU damai AS-Iran dan penghentian blokade Selat Hormuz oleh CENTCOM pada Jumat (19/6) dini hari sukses menekan harga minyak AS ke $74 per barel (terendah sejak 5 Maret). Meski harga Bitcoin ($BTC) saat ini masih bereaksi minim, meredanya ketegangan geopolitik ini berpotensi kuat menjadi katalis positif bagi pasar kripto ke depan.
Sempat menyentuh $67.000 pada Senin (15/6), $BTC turun ke $63.000 akibat sentimen hawkish Fed yang memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga. Tekanan dipicu laporan klaim pengangguran awal AS yang turun ke 226.000, sehari setelah Fed menahan suku bunga di 3,50%-3,75% pada FOMC 17 Juni serta memproyeksikan pengetatan tambahan di tahun 2026.
Tekanan jual ini tercermin pada performa Bitcoin Spot ETF berdasarkan data SoSoValue yang terlihat di file Aliran dana tiga hari terakhir didominasi oleh outflow signifikan sebesar $64,09 juta pada 15 Juni dan $82,16 juta pada 17 Juni, yang hanya sempat diselingi inflow kecil senilai $10,06 juta pada 16 Juni.
Di pasar altcoin, aktivitas $UNI melonjak pekan ini usai Standard Chartered mematok target harga $100, sekaligus mengukuhkan dominasi Uniswap di Ethereum, Arbitrum, dan Base. Sementara itu, Algorand ($ALGO) meluncurkan roadmap jaringan quantum-resistant (target rampung akhir 2027) pada Kamis (18/6), dan Solana $SOL mengumumkan integrasi data peringkat kredit Moody's berformat machine-readable via Alphaledger pada Rabu (17/6).
Hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di rentang harga $62.000 hingga $64.000. Ethereum berpotensi bergerak di sekitar $1.650 hingga $1.800. *(Disclaimer On)
β½οΈ FIFA Bangun Blockchain Sendiri, Gandeng Avalanche! ππ₯
Organisasi sepak bola terbesar di dunia, FIFA, resmi bekerja sama dengan Avalanche $AVAX untuk meluncurkan blockchain Layer-1 (L1) milik mereka sendiri! π»π
π Blockchain ini akan:
β Menjadi rumah baru bagi koleksi NFT FIFA Collect (pindah dari Algorand $ALGO & Polygon $POL )
β Gunakan teknologi Avalanche yang kompatibel dengan EVM dan mampu menangani trafik setara Piala Dunia
β Menyuguhkan pengalaman digital fans sepak bola secara global! ππ
π― Lebih dari itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga sempat mengisyaratkan rencana peluncuran FIFA Coin saat hadir di White House Crypto Roundtable Maret lalu! π¬π°
π Gebrakan ini datang jelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko πΊπΈπ¨π¦π²π½
π Avalanche pun semakin agresif dorong inovasi Web3 lewat update Avalanche9000, bikin bikinan Layer-1 makin mudah & murah!
π Sumber: FIFA Selects Avalanche to Power Its FIFA Blockchain