Jatah Dividen Lo Kheng Hong 2026 dari Saham Bank, Capai Miliaran Rupiah
Salsabilla•April 20, 2026

Lo Kheng Hong kembali menjadi perhatian pelaku pasar setelah sejumlah emiten perbankan mengumumkan pembagian dividen dari kinerja tahun buku 2025. Investor kawakan yang dikenal aktif value investing ini diperkirakan akan menerima jatah dividen miliaran rupiah pada 2026 berkat kepemilikannya di beberapa bank besar.
Portofolio saham sektor perbankan masih menjadi salah satu andalan Lo Kheng Hong. Dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP), hingga PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN), total potensi dividen yang diterima tahun ini menjadi topik menarik bagi pembaca yang rutin mengikuti kabar emiten dan strategi investor besar.
Jatah Dividen Lo Kheng Hong 2026
| Emiten | Kepemilikan Saham | Dividen per Saham | Estimasi Dividen 2026 |
|---|---|---|---|
| BNGA | 45.901.600 lembar | Rp161,77 | Rp7,42 miliar |
| NISP | 122.079.700 lembar | Rp45 | Rp5,49 miliar |
| BDMN | 30,19 juta lembar | Rp142,19 | Rp4,29 miliar |
| Total | – | – | Rp17,20 miliar |
PT Bank CIMB Niaga Tbk. memutuskan membagikan dividen total Rp4,06 triliun dalam RUPST 17 April 2026. Dengan dividen Rp161,77 per saham, Lo Kheng Hong yang tercatat memegang 45,9 juta saham BNGA berpotensi menerima sekitar Rp7,42 miliar jika kepemilikan tidak berubah hingga recording date.
Sementara itu, OCBC NISP menetapkan dividen Rp45 per saham dengan total nilai Rp1,03 triliun. Dari kepemilikan 122,07 juta saham, Lo Kheng Hong diperkirakan memperoleh sekitar Rp5,49 miliar. Adapun dari Bank Danamon Indonesia, jatah dividen Rp142,19 per saham membuat estimasi penerimaan dividen mencapai Rp4,29 miliar.
Strategi Portofolio Bank yang Konsisten Dipegang Lo Kheng Hong
- Fokus pada sektor perbankan: Saham bank tetap menjadi porsi penting dalam portofolio Lo Kheng Hong karena dinilai memiliki fundamental kuat dan rutin membagikan dividen.
- Memanfaatkan pendapatan pasif: Dividen tunai dari emiten bank dapat menjadi sumber cash flow tambahan tanpa harus menjual saham.
- Menambah posisi saat peluang muncul: Pada Maret 2026, kepemilikan saham BDMN tercatat meningkat dibanding bulan sebelumnya.
- Konsisten jangka panjang: Kepemilikan di NISP sudah tercatat memberi dividen berulang sejak beberapa tahun terakhir.
Bagi pelaku pasar, pola investasi seperti ini menunjukkan bahwa dividen masih menjadi komponen penting dalam membangun hasil investasi jangka panjang. Tidak hanya mengandalkan capital gain, arus kas rutin dari dividen juga dapat meningkatkan total return portofolio.
Di sisi lain, keputusan emiten perbankan membagikan dividen juga sering dibaca sebagai sinyal kinerja yang solid. Karena itu, kabar pembagian dividen dari saham bank besar kerap menjadi perhatian investor yang rutin memantau peluang di Bursa Efek Indonesia.
Mulai Bangun Portofolio dan Cari Peluang Investasi saham di Ajaib!
Kalau kamu ingin mulai membangun portofolio seperti investor berpengalaman, memahami emiten yang rutin berbagi dividen bisa jadi langkah awal yang menarik. Kamu bisa memantau pergerakan harga, laporan keuangan, hingga peluang investasi saham langsung dari satu aplikasi. Gunakan platform yang praktis agar proses analisis dan transaksi jadi lebih mudah sesuai kebutuhanmu. Yuk mulai perjalanan investasimu sekarang dan download aplikasi Ajaib!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: https://premium.bisnis.com/read/20260420/656/1967802/bertambah-miliaran-lagi-jatah-dividen-lo-kheng-hong-2026
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
