Cryptocurrency

Ini Dia Cara Minting NFT yang Perlu Diketahui!

Ajaib.co.id – Non-fungible Token (NFT) adalah turunan investasi dalam ekosistem crypto yang sedang ‘naik daun’. Komoditas NFT berupa gambar, video, atau objek digital lainnya. Investor harus melakukan minting agar objek digital dapat dijadikan sebagai sebuah NFT. Bagaimana cara minting NFT?

Minting merupakan proses mengubah objek digital menjadi sebuah token crypto. Selanjutnya, token crypto ini akan disimpan di blockchain. Blockchain ialah database yang terdesentralisasi. Objek digital tidak bisa diedit atau dimodifikasi setelah menjadi sebuah NFT.

Istilah minting sendiri disadur dari pembuatan uang fisik atau uang fiat. Setiap NFT yang di-minting bisa mendapatkan royalti. Besarannya sudah ditetapkan setiap kali NFT itu berpindah tangan atau dijual di pasar sekunder.

Saat ini, investor bisa menggunakan jasa minting NFT di beberapa platform atau marketplace. Salah satunya adalah OpenSea. Nama OpenSea pun sudah tak terdengar asing di telinga investor atau calon investor NFT akhir-akhir ini.

Langkah pertama investor atau calon investor dalam melakukan cara minting NFT ialah membeli sejumlah Ethereum (ETH). ETH merupakan mata uang crypto yang digunakan di berbagai jenis marketplace. Zipmex, Luno, dan Tokocrypto adalah sebagian tempat untuk membeli ETH.

Setelah membeli ETH, investor atau calon investor harus membuat wallet. Fungsi wallet crypto ialah menampung atau wadah keluar-masuknya uang crypto. Salah satu wallet yang bisa digunakan adalah MetaMask.

Langkah berikutnya adalah menghubungkan OpenSea dengan MetaMask. Cara menghubungkannya ialah sebagai berikut:

  • Pada browser, bukalah ekstensi MetaMask 
  • Lalu, masukkan kata sandi pada Key
  • Pada browser yang sama, bukalah website OpenSea
  • Berikutnya, pilihlah Profil
  • Pilih MetaMask saat diajukan pertanyaan wallet yang ingin digunakan
  • Penuhilah persetujuan syarat dan ketentuannya
  • Kemudian, masukkan nama pengguna dan email yang ingin digunakan
  • Verifikasi akun OpenSea akan dikirimkan via email
  • Buka Profil OpenSea
  • Pilihlah Koleksi Saya
  • Selanjutnya, pilih Buat untuk menciptakan koleksi baru
  • Koleksi ini berfungsi agar investor atau calon investor bisa mulai melakukan minting

Kemudian, investor atau calon investor dapat melakukan minting NFT dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Bukalah koleksi yang telah dibuat
  • Klik Tambah Item Baru
  • Unggah objek yang ingin dijadikan NFT
  • Berikan nama pada objek tersebut
  • Cantumkan informasi mengenai level, properti, dan deskripsi lain pada item tersebut
  • Kemudian, klik Create
  • NFT berhasil di-minting di OpenSea

Pembuat NFT bisa menyusun jadwal royalti dari setiap penjualan berikutnya. Investor atau calon investor akan menerima komisi dari setiap kali karyanya yang dijual kepada orang lain atau diperdagangkan di pasar sekunder.

Salah satu hal yang perlu dicermati dari minting NFT adalah biaya. Investor atau calon investor harus mengeluarkan sejumlah biaya terlebih dahulu sebelum bisa melakukan minting NFT.

Besaran biaya ini bervariasi tergantung blockchain yang digunakan. Namun, blockchain sama juga bisa memunculkan biaya yang berbeda. Hal ini karena faktor-faktor lain yang mempengaruhinya, misalnya ukuran data, kualitas, kecepatan transaksi dan sebagainya.

Investor atau calon investor harus melakukan dua kali pembayaran sebelum bisa menjual aset digital untuk pertama kalinya di OpenSea. Aset kripto ETH yang tidak tetap digunakan sebagai biaya di OpenSea.

Biaya pertama yang dikeluarkan oleh investor atau calon investor adalah untuk menginisialisasi akun. Besarannya antara US$70 hingga US$300 dolar. Biaya kedua digunakan untuk memberikan akses OpenSea ke NFT yang investor atau calon investor buat. Besarannya sekitar US$10 hingga US$30.

Selain memahami cara minting, berinvestasi pada NFT memerlukan sejumlah strategi, yakni 

Fokus berkarya

Banyak kreator berbakat ‘ditemukan’ dan muncul ke permukaan pada lingkup NFT. Fokus berkarya adalah kunci keberhasilan dalam NFT. Dengan fokus berkarya, kemampuan seorang kreator juga akan terasah. Jauhkan angan-angan terlebih dahulu mengenai seberapa besar uang yang akan didapatkan. Jika dimulai dengan menjual karya dengan harga rendah sambil terus berkarya, maka karya akan tersebar dengan sendirinya. Fokus ini juga sebaiknya diiringi dengan kesabaran. Jangan cepat berputus asa. Banyak investor NFT yang baru bisa menikmati jerih payahnya setelah bertahun-tahun.

Yakin dengan kemampuan diri

Hal penting lainnya ialah percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Jangan minder dengan hasil-hasil karya orang lain. Dalam bidang apapun, selera itu bersifat relatif. Meski secara visual terlihat bagus, belum tentu karya seseorang memiliki nilai jual tinggi. Jadi, semakin seseorang percaya diri, semakin ia dapat menenangkan ‘suara’ di dalam dirinya yang mengatakan, “Saya tidak bisa melakukannya”. Dengan percaya diri, ia akan dapat melepaskan diri dari pikiran tersebut dan mengambil tindakan sesuai dengan nilai-nilai yang dianutnya. Membangun kepercayaan diri berarti mengambil langkah-langkah kecil menuju target yang semakin realistis tercapai.

Bergabung dengan Komunitas NFT

Bergabung dengan komunitas NFT penting untuk dilakukan. Kini, komunitas NFT di Indonesia sudah mulai bermunculan. Anggota komunitas ini aktif membagikan tips atau pengalamannya di lingkup NFT. Banyak pelajaran yang dipetik, praktik yang telah terbukti, wawasan, dan saran praktis dari sesama anggota komunitas. Investor juga bisa berinovasi melalui brainstorming, membangun ide satu sama lain, dan terus mendapat informasi tentang perkembangan terkini. Tak hanya itu, berkolaborasi melalui diskusi, percakapan, dan interaksi juga bisa terjalin. 

Promosikan diri dan karya

Seperti jualan pada umumnya, promosi tetap penting. NFT bukanlah investasi yang ujug-ujug mendatangkan uang. Investor juga perlu mempromosikan diri dan karyanya. Bentuk promosi yang bisa dilakukan antara lain membagikan NFT art di komunitas. Investor juga bisa membagikan pengalamannya di platform-platform forum atau media sosial miliknya. Promosi ini sebaiknya dilakukan secara berkesinambungan dan konsisten.

Artikel Terkait