Right Issue BAJA: Jelang Cum Date 24 Agustus, Ini yang Perlu Dicermati Trader
Salsabilla•August 14, 2026

Key Takeaways
- Cum date Right Issue BAJA jatuh pada 24 Agustus 2026. Ini menjadi batas terakhir bagi investor yang ingin tercatat sebagai pemegang saham dan memperoleh HMETD sebelum saham memasuki periode ex-right.
- BAJA menawarkan 900 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham (rasio 2:1) dan berpotensi menghimpun dana hingga Rp450 miliar.
- Menjelang cum date, trader perlu memahami potensi penyesuaian harga setelah ex-right, risiko dilusi serta strategi terbaik apakah akan exercise HMETD, menjual hak, atau membeli saham di pasar reguler.
PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) akan memasuki salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) atau right issue. Menjelang cum date pada 24 Agustus 2026, pemegang saham sebaiknya mulai mencermati apakah akan mempertahankan saham hingga memperoleh HMETD, menambah posisi, atau justru menunggu setelah periode ex-right.
Dalam aksi korporasi ini, BAJA menerbitkan maksimal 900 juta saham baru dengan harga pelaksanaan Rp500 per saham. Right issue dilakukan dengan rasio 2 saham lama : 1 HMETD. Jika seluruh saham baru terserap, perseroan berpotensi memperoleh dana sekitar Rp450 miliar yang mayoritas akan digunakan untuk memperbaiki struktur keuangan perusahaan.
Ringkasan Right Issue BAJA
Berikut rangkuman informasi penting right issue BAJA yang perlu diperhatikan sebelum memasuki periode cum date.
| Keterangan | Rincian |
|---|---|
| Jumlah saham baru | Maksimal 900 juta saham |
| Harga pelaksanaan | Rp500 per saham |
| Rasio HMETD | 2 : 1 |
| Potensi dana | Sekitar Rp450 miliar |
| Potensi dilusi | Maksimal 33,33% |
| Penggunaan dana | 98,96% pelunasan utang kepada PT Sarana Steel, 1,04% modal kerja |
| Standby buyer | PT Sarana Steel dan Ibnu Susanto |
Selain menerbitkan saham baru, BAJA juga telah menunjuk standby buyer yang akan menyerap saham yang tidak diambil oleh pemegang HMETD sesuai ketentuan prospektus. Kehadiran pembeli siaga memberikan kepastian lebih tinggi terhadap penyerapan right issue, tetapi bukan berarti menjamin pergerakan harga saham setelah aksi korporasi selesai.
Cek Jadwal Right Issue BAJA
Berikut jadwal penting right issue BAJA yang perlu diperhatikan.
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Cum Date | 24 Agustus 2026 |
| Ex Date | 26 Agustus 2026 |
| Recording Date | 27 Agustus 2026 |
| Perdagangan HMETD | 31 Agustus-4 September 2026 |
| Distribusi Saham Hasil HMETD | 2-8 September 2026 |
Bagi pemegang saham yang ingin memperoleh HMETD, kepemilikan saham harus tercatat hingga cum date. Setelah memasuki ex-right, harga saham secara teori akan mengalami penyesuaian. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa harga pelaksanaan right issue tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan harga saham sebelum ex-right.
Alasan Mengikuti Right Issue BAJA
Ada beberapa alasan yang dapat dipertimbangkan sebelum memutuskan mengikuti right issue BAJA, terutama apabila aksi korporasi ini masih sesuai dengan tujuan investasi dan pandangan terhadap prospek perseroan.
1. Mempertahankan persentase kepemilikan
Right issue BAJA akan menerbitkan hingga 900 juta saham baru, setara sekitar 33,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi selesai. Apabila seluruh saham baru diterbitkan sementara pemegang saham tidak menggunakan HMETD yang dimilikinya, maka persentase kepemilikan dapat terdilusi. Menjalankan HMETD menjadi salah satu cara untuk mempertahankan porsi kepemilikan sesuai jumlah saham yang dimiliki sebelumnya.
2. Berkesempatan menambah kepemilikan saham melalui HMETD
Jika kamu ingin menambah eksposur terhadap BAJA, right issue dapat menjadi kesempatan untuk memperoleh tambahan saham sesuai porsi kepemilikannya. Namun, keputusan tersebut tetap perlu mempertimbangkan kondisi pasar, kebutuhan modal, serta strategi investasi masing-masing.
3. Dana right issue difokuskan untuk memperbaiki struktur keuangan
Sekitar 98,96% dana hasil right issue akan digunakan untuk melunasi utang kepada PT Sarana Steel, sedangkan sekitar 1,04% sisanya dialokasikan sebagai modal kerja. Apabila rencana tersebut berjalan sesuai target, struktur keuangan perseroan berpotensi menjadi lebih sehat dan memberikan ruang yang lebih baik bagi pengembangan bisnis ke depan.
4. Didukung perbaikan kinerja operasional
Selain menggelar right issue, BAJA juga membukukan peningkatan penjualan dan berhasil berbalik mencatat laba bersih pada semester I 2026. Meskipun kinerja historis bukan jaminan performa di masa depan, perkembangan tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika menilai prospek perseroan bersama dengan tujuan penggunaan dana right issue.
Pelajari Cara Exercise Right Issue di Ajaib →
Risiko Right Issue BAJA yang Perlu Diperhatikan
Di sisi lain, right issue juga memiliki sejumlah risiko yang perlu dipahami sebelum memutuskan membeli saham menjelang cum date maupun melakukan exercise HMETD.
1. Harga pelaksanaan tidak dapat dilihat secara terpisah
Harga pelaksanaan Rp500 per saham tidak serta-merta berarti kamu memperoleh saham dengan harga yang pasti lebih murah dibandingkan harga pasar. Setelah memasuki periode ex-right, harga saham secara teori akan mengalami penyesuaian karena nilai HMETD telah dipisahkan dari saham induknya. Oleh karena itu, keputusan mengikuti right issue sebaiknya tidak hanya didasarkan pada perbandingan harga pelaksanaan dengan harga saham sebelum ex-right.
2. Tidak menggunakan HMETD berpotensi menyebabkan dilusi
Apabila seluruh saham baru diterbitkan sementara pemegang saham tidak menggunakan haknya, maka persentase kepemilikan dapat terdilusi hingga sekitar 33,33%. Jika kamu tidak ingin menambah modal, HMETD masih dapat diperdagangkan selama periode perdagangan right.
3. Jumlah saham beredar akan bertambah
Right issue akan menambah hingga 900 juta saham baru. Bertambahnya jumlah saham beredar dapat memengaruhi keseimbangan supply dan demand di pasar serta berpotensi meningkatkan volatilitas harga selama proses right issue berlangsung maupun setelah saham baru mulai diperdagangkan.
4. Dampak penggunaan dana tidak selalu langsung terlihat
Mayoritas dana right issue memang akan digunakan untuk memperbaiki struktur keuangan perseroan. Namun, manfaatnya terhadap pertumbuhan pendapatan maupun laba tidak selalu langsung tercermin dalam jangka pendek. Kamu tetap perlu memantau realisasi penggunaan dana serta perkembangan kinerja BAJA setelah aksi korporasi selesai.
5. Standby buyer bukan penjamin pergerakan harga saham
PT Sarana Steel dan pemegang saham pengendali telah menyatakan komitmen sebagai standby buyer apabila masih terdapat saham baru yang tidak terserap. Meski demikian, peran pembeli siaga adalah memastikan penyerapan saham baru sesuai ketentuan right issue, bukan menjaga harga saham BAJA tetap berada pada level tertentu setelah periode ex-right.
Strategi yang Bisa Dipertimbangkan Trader Menjelang Right Issue BAJA
Menjelang cum date 24 Agustus 2026, trader tidak hanya perlu memperhatikan peluang memperoleh HMETD, tetapi juga memahami konsekuensi yang menyertai aksi korporasi tersebut. Berikut beberapa hal yang dapat dipertimbangkan.
1. Jangan hanya berfokus pada harga pelaksanaan
Harga pelaksanaan Rp500 memang menjadi salah satu informasi utama dalam right issue BAJA. Namun, keputusan membeli saham menjelang cum date sebaiknya tidak hanya didasarkan pada anggapan bahwa harga tersebut lebih murah dari harga pasar. Trader juga perlu mempertimbangkan potensi penyesuaian harga setelah ex-right, kondisi pergerakan saham, serta prospek perseroan secara keseluruhan.
2. Hitung kebutuhan dana sebelum mempertahankan saham hingga cum date
Memperoleh HMETD berarti trader perlu menyiapkan dana tambahan apabila ingin menebus hak yang dimiliki. Sebelum memutuskan menahan saham hingga cum date, pastikan kebutuhan dana untuk melakukan exercise telah diperhitungkan agar tidak mengganggu pengelolaan portofolio maupun rencana investasi lainnya.
3. Bandingkan nilai HMETD dengan harga saham di pasar
Ketika HMETD mulai diperdagangkan, trader dapat membandingkan biaya memperoleh saham melalui HMETD dengan harga saham BAJA di pasar reguler. Langkah ini dapat membantu menilai alternatif mana yang lebih efisien, baik membeli saham langsung di pasar maupun melalui pelaksanaan HMETD.
4. Pertimbangkan menjual HMETD apabila tidak ingin menambah modal
Memperoleh HMETD tidak selalu berarti harus melakukan exercise. Jika tidak berencana menambah kepemilikan saham BAJA, trader masih dapat mempertimbangkan menjual HMETD selama periode perdagangan right sehingga hak tersebut tetap memiliki nilai sebelum masa berlakunya berakhir.
5. Tetap disiplin dengan strategi trading dan manajemen risiko
Right issue sering kali diikuti peningkatan aktivitas perdagangan dan volatilitas harga, terutama menjelang cum date maupun setelah ex-right. Karena itu, trader sebaiknya tetap mengombinasikan informasi mengenai right issue dengan analisis teknikal, manajemen risiko, serta trading plan yang telah dibuat.
Pantau Right Issue BAJA dan Jadwalnya di Ajaib

Menjelang cum date right issue BAJA, memahami jadwal aksi korporasi, rasio HMETD, potensi dilusi, hingga tujuan penggunaan dana dapat membantu kamu mengambil keputusan yang lebih terukur. Selain itu, memantau pergerakan harga menjelang ex-right juga penting agar strategi yang disusun sesuai dengan kondisi pasar.
Kalau kamu ingin cek jadwal Right Issue BAJA, pantau pergerakan saham, dan mengikuti perkembangan aksi korporasi dengan lebih mudah, manfaatkan fitur Corporate Action di Ajaib. Temukan informasi aksi korporasi dan pantau saham incaranmu dalam satu aplikasi. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Profil Penulis

SEO Writer
Salsabilla Putri merupakan SEO Writer di Ajaib yang berfokus pada penyusunan konten edukasi investasi saham, reksa dana, kripto, serta saham AS dan keuangan secara general. Ia menghadirkan artikel informatif yang membantu pembaca memahami berbagai produk investasi dan tren pasar.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko. Informasi dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham tertentu. Pergerakan harga setelah rights issue dapat berbeda dari perhitungan teoritis. Lakukan analisis dan pertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan.
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!