IPO Update: PRDL dan JELI Kembali Lock ARA, BACH Naik 15%, JECX dan EMMI Terkoreksi
Salsabilla•July 9, 2026

Key Takeaways
- PRDL langsung lock ARA pada hari pertama perdagangan, sementara JELI kembali menyentuh ARA di hari ketiga sejak IPO.
- BACH masih mencatat kenaikan dua digit pada hari kedua perdagangan meski belum kembali terkunci ARA.
- JECX dan EMMI mengalami koreksi tajam akibat aksi profit taking setelah reli pada awal masa perdagangan.
Pergerakan Saham IPO Masih Menjadi Sorotan
Pergerakan saham-saham yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada perdagangan pagi Kamis (9/7/2026). Sejumlah saham IPO masih menunjukkan volatilitas tinggi, dengan beberapa emiten melanjutkan penguatan hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA), sementara sebagian lainnya mulai mengalami tekanan jual akibat aksi ambil untung.
Sorotan utama datang dari PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) dan PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang kembali mencuri perhatian pasar. Di sisi lain, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) masih mempertahankan tren positif, sedangkan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) dan PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) bergerak melemah setelah reli pada hari-hari sebelumnya.
Pergerakan Saham IPO Hari Ini
| Kode Saham | Harga Hari Ini (9/7) | Perubahan | Kondisi Perdagangan |
|---|---|---|---|
| PRDL | Rp162 | +35,00% | Hari pertama listing langsung lock ARA |
| JELI | Rp1.755 | +24,91% | Hari ketiga listing kembali lock ARA |
| BACH | Rp635 | +15,45% | Masih menguat pada hari kedua |
| JECX | Rp1.660 | -14,87% | Menyentuh ARB akibat profit taking |
| EMMI | Rp474 | -13,82% | Terkoreksi pada hari kedua perdagangan |
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa minat pasar terhadap saham IPO masih cukup tinggi. Namun, pola perdagangan juga mulai memperlihatkan adanya rotasi, di mana saham yang telah mengalami kenaikan signifikan mulai menghadapi tekanan jual dari investor yang merealisasikan keuntungan.
Fenomena ini umum terjadi pada saham yang baru tercatat di bursa. Likuiditas yang belum terlalu besar dipadukan dengan tingginya minat beli maupun jual dapat memicu pergerakan harga yang sangat fluktuatif dalam beberapa hari pertama perdagangan.
PRDL dan JELI Masih Mendominasi, BACH Menguat Sementara JECX hingga EMMI Terkoreksi
- PRDL berhasil menyentuh ARA di Rp162 pada hari pertama perdagangan dari harga IPO Rp120. Saham ini juga terkunci di level ARA dengan antrean bid sekitar 18,4 juta lot tanpa antrean offer, menunjukkan tingginya minat beli pada awal debutnya.
- JELI kembali mencatatkan lock ARA di harga Rp1.755 pada hari ketiga perdagangan. Antrean bid mencapai sekitar 1,41 juta lot, sementara sejak harga IPO Rp900, saham ini telah melonjak sekitar 95% hanya dalam tiga hari perdagangan.
- BACH masih mempertahankan tren penguatan pada hari kedua perdagangan dengan kenaikan 15,45% ke level Rp635. Setelah sempat menyentuh ARA pada hari pertama di Rp550, saham ini sempat mencapai level tertinggi Rp685 sebelum terkoreksi ke Rp635 pada pukul 09.15 WIB.
- JECX mengalami aksi profit taking hingga turun 14,87% ke level Rp1.660 atau menyentuh Auto Reject Bawah (ARB). Meski demikian, dibandingkan harga IPO Rp1.250, saham ini masih membukukan kenaikan sekitar 32,8%.
- EMMI turun 13,82% ke harga Rp474 pada hari kedua perdagangan. Pelemahan ini terjadi setelah saham tersebut sempat menguat pada hari pertama listing sehingga memicu tekanan jual dari sebagian pelaku pasar.
Pergerakan yang beragam tersebut memperlihatkan bahwa masing-masing saham IPO mulai memasuki fase pembentukan harga pasar. Sebagian masih memperoleh dorongan permintaan yang kuat, sementara lainnya mulai mengalami normalisasi setelah kenaikan signifikan pada awal perdagangan.
Strategi Trader Saham: Apa yang Perlu Dicermati?
Bagi trader saham, pergerakan saham IPO seperti PRDL, JELI, BACH, JECX, dan EMMI menunjukkan bahwa volatilitas masih menjadi karakter utama pada masa awal perdagangan. Kondisi seperti ARA, ARB, maupun antrean bid yang besar dapat memengaruhi peluang sekaligus risiko transaksi dalam jangka pendek.
Hal-hal yang dapat diperhatikan trader antara lain:
- Perhatikan antrean bid dan offer. Antrean bid yang besar tanpa offer dapat mencerminkan tingginya minat beli, tetapi kondisi ini juga dapat berubah dengan cepat ketika tekanan jual mulai muncul.
- Waspadai aksi profit taking setelah beberapa hari kenaikan berturut-turut. Koreksi seperti yang terjadi pada JECX dan EMMI menjadi contoh bahwa reli awal IPO sering diikuti fase konsolidasi.
- Amati volume transaksi dan likuiditas. Volume yang tetap tinggi saat harga bertahan menguat dapat menjadi indikasi minat pasar masih terjaga, sedangkan penurunan volume ketika harga melemah dapat menjadi sinyal berkurangnya momentum.
- Disiplin terhadap rencana transaksi. Volatilitas tinggi pada saham IPO membuat pergerakan harga dapat berubah cepat dalam satu sesi perdagangan sehingga pengelolaan risiko tetap menjadi faktor penting.
Momen listing perdana saham IPO sering kali diwarnai antrean beli yang padat, terutama ketika saham langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA). Dalam kondisi seperti ini, kecepatan eksekusi order dan kemampuan memantau pergerakan pasar menjadi faktor yang penting bagi trader.
Melalui Ajaib Terminal, kamu dapat memanfaatkan berbagai fitur trading desktop yang dirancang untuk membantu memantau momentum saham IPO secara lebih optimal. Mulai dari Fill or Kill (FOK) bagi trader yang menginginkan kepastian eksekusi penuh sesuai jumlah lot, Fill and Kill (FAK) untuk memperoleh sebanyak mungkin lot yang tersedia, hingga Order Book, Order Queue, Multi Orderbook, dan Trade Book (Running Trade) yang memudahkan pemantauan antrean, likuiditas, serta aktivitas transaksi secara real–time.
Trading Saham Lebih Mudah di Ajaib
Ingin mengikuti pergerakan saham IPO dan berbagai peluang di pasar modal? Kamu bisa mulai trading saham di Ajaib! Pantau pergerakan harga secara real–time, gunakan fitur trading yang tersedia untuk maksimalkan profit, dan dapatkan informasi pasar terbaru. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: Ajaib Research
Artikel Terkait



Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
