SanDisk (SNDK) Lampaui Ekspektasi Pasar, Bisnis Data Center AI Jadi Pendorong Utama
Salsabilla•August 6, 2026

Analisis dibuat pada Kamis, 6 Agustus 2026 oleh Alvin Timothy Murthi, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas.
Key Takeaways
- SanDisk mencatat kinerja kuartal IV tahun fiskal 2026 di atas ekspektasi pasar dengan pendapatan US$8,97 miliar dan adjusted EPS US$39,25, didukung lonjakan permintaan memori NAND untuk infrastruktur AI.
- Segmen Data Center menjadi mesin pertumbuhan utama SanDisk dengan pendapatan kuartal IV mencapai US$2,97 miliar, naik 103% secara kuartalan dan 1.298% secara tahunan.
- Meskipun saham SanDisk terkoreksi setelah laporan kinerja karena guidance kuartal berikutnya belum memenuhi ekspektasi pasar yang sangat tinggi, fundamental bisnis tetap didukung oleh kontrak jangka panjang bernilai miliaran dolar.
SanDisk Lampaui Estimasi Pasar Berkat Lonjakan Permintaan Memori AI
SanDisk (NASDAQ: SNDK) melaporkan hasil kinerja kuartal IV tahun fiskal 2026 (4Q FY2026) yang melampaui ekspektasi pasar. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$8,97 miliar, lebih tinggi dibandingkan estimasi pasar sekitar US$8,48 miliar.
Dari sisi profitabilitas, adjusted earnings per share (EPS) SanDisk mencapai US$39,25 per saham, juga berada di atas konsensus pasar sebesar US$34,96. Kinerja tersebut menunjukkan adanya peningkatan permintaan terhadap produk penyimpanan berbasis NAND, terutama dari pelanggan pusat data yang tengah memperluas infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Menurut analis Ajaib Sekuritas, Alvin Timothy Murthi, Equity Research Analyst Ajaib Sekuritas, hasil kinerja SanDisk menjadi positive catalyst bagi perusahaan dan sektor memori AI secara keseluruhan. Kinerja EPS dan pendapatan yang melampaui ekspektasi, ditambah pertumbuhan bisnis Data Center yang kuat, menunjukkan fundamental bisnis SanDisk masih solid.
Berikut ringkasan kinerja utama SanDisk pada 4Q FY2026:
| Indikator | Realisasi 4Q FY2026 | Perubahan |
|---|---|---|
| Pendapatan | US$8,97 miliar | Naik 51% QoQ dan 372% YoY |
| Adjusted EPS | US$39,25 | Naik dari US$23,41 pada kuartal sebelumnya |
| Adjusted gross margin | 84,6% | Naik dari 78,4% QoQ |
| Adjusted free cash flow | US$5 miliar | Di luar US$1,9 miliar pembayaran awal bisnis baru |
| Pendapatan Data Center | US$2,97 miliar | Naik 103% QoQ dan 1.298% YoY |
Pertumbuhan pendapatan SanDisk juga mencerminkan kondisi pasar NAND yang semakin ketat. Perusahaan menjelaskan bahwa kenaikan pendapatan secara kuartalan berasal dari kombinasi peningkatan volume dan kenaikan harga produk.
Sekitar sepertiga pertumbuhan pendapatan berasal dari peningkatan volume, sedangkan sekitar dua pertiga berasal dari kenaikan harga, menunjukkan bahwa permintaan yang kuat turut memberikan daya tawar lebih besar bagi produsen memori.
Bisnis Data Center Menjadi Motor Pertumbuhan SanDisk di Era AI
Perubahan terbesar dalam bisnis SanDisk terlihat dari pergeseran kontribusi segmen Data Center yang kini menjadi salah satu sumber pertumbuhan utama perusahaan.
Pendapatan Data Center pada kuartal IV FY2026 mencapai US$2,977 miliar, meningkat 103% secara kuartalan dan melonjak 1.298% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi segmen ini terhadap total bit yang dijual SanDisk juga meningkat dari 12% pada Q4 FY2025 menjadi 38% pada Q4 FY2026.
Pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari meningkatnya investasi perusahaan teknologi besar atau hyperscaler dalam membangun infrastruktur AI. Kebutuhan AI tidak hanya membutuhkan chip pemrosesan, tetapi juga kapasitas penyimpanan besar dengan kecepatan tinggi untuk menyimpan dan mengakses data.
SanDisk melihat bahwa perkembangan AI menciptakan perubahan struktural pada kebutuhan memori. Perusahaan menyebut AI sebagai teknologi yang semakin membutuhkan solusi penyimpanan karena setiap interaksi AI menghasilkan data yang perlu disimpan, dipanggil kembali, dan diproses dengan latensi rendah.
Beberapa faktor yang membuat bisnis Data Center menjadi fokus pertumbuhan SanDisk antara lain:
- Permintaan penyimpanan AI terus meningkat
Pengembangan model AI generatif membutuhkan kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar dibandingkan aplikasi komputasi tradisional. Hal ini meningkatkan kebutuhan terhadap solusi NAND berkapasitas tinggi. - Kontribusi Data Center terhadap bisnis semakin besar
Pendapatan Data Center sepanjang tahun fiskal 2026 mencapai US$5,153 miliar, meningkat 437% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan perusahaan. - Pasar Data Center diproyeksikan terus berkembang
SanDisk memperkirakan kontribusi Data Center terhadap total addressable market (TAM) industri akan meningkat dari sekitar 30% pada kalender 2025 menjadi sekitar 50% pada kalender 2026, dengan pertumbuhan yang tetap lebih cepat dibandingkan pasar secara keseluruhan.
Kontrak Jangka Panjang Perkuat Visibilitas Pendapatan SanDisk
Selain pertumbuhan permintaan Data Center, SanDisk juga memperkuat stabilitas bisnis melalui strategi New Business Models (NBM), yaitu perjanjian pasokan jangka panjang dengan pelanggan utama.
Melalui strategi tersebut, SanDisk telah menandatangani kontrak dengan delapan pelanggan di segmen Data Center dan edge market. Total nilai minimum pendapatan dari kontrak tersebut mencapai US$93,9 miliar berdasarkan floor pricing atau harga minimum yang telah disepakati.
Pada akhir kuartal, SanDisk mencatat remaining performance obligation (RPO) sebesar US$59,8 miliar. Jika termasuk kontrak yang ditandatangani setelah kuartal berakhir, nilai tersebut meningkat menjadi sekitar US$91,1 miliar.
Detail strategi kontrak jangka panjang SanDisk:
| Komponen | Nilai |
|---|---|
| Jumlah pelanggan NBM | 8 pelanggan |
| Minimum contracted revenue | US$93,9 miliar |
| RPO akhir kuartal | US$59,8 miliar |
| RPO termasuk kontrak terbaru | US$91,1 miliar |
| Financial guarantee | US$16,5 miliar |
| Durasi kontrak rata-rata | Lebih dari 4 tahun |
Melalui kontrak tersebut, SanDisk memperoleh visibilitas pendapatan yang lebih baik karena sebagian besar pasokan telah memiliki komitmen jangka panjang.
Perusahaan memperkirakan lebih dari 50% bit produksi tahun fiskal 2027 telah memiliki komitmen melalui NBM, dan angka tersebut berpotensi meningkat menjadi sekitar dua pertiga pada tahun fiskal 2028.
Menurut Alvin Timothy Murthi dari Ajaib Sekuritas, ekspansi kontrak pasokan jangka panjang menjadi salah satu faktor yang memperkuat prospek bisnis SanDisk. Model bisnis tersebut membantu menciptakan stabilitas pendapatan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi siklus industri memori.
Saham SanDisk Turun Setelah Earnings, Apa yang Perlu Dicermati Trader?
Meskipun mencatat hasil kinerja yang kuat, saham SanDisk justru mengalami tekanan setelah laporan keuangan dipublikasikan. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar tidak hanya melihat hasil aktual, tetapi juga membandingkan kinerja dengan ekspektasi yang sudah sangat tinggi.
Untuk kuartal pertama tahun fiskal 2027, SanDisk memberikan panduan:
| Proyeksi 1Q FY2027 | Guidance |
|---|---|
| Pendapatan | US$10,3 miliar – US$10,8 miliar |
| Non-GAAP EPS | US$44 – US$46 |
Guidance tersebut sebenarnya menunjukkan pertumbuhan dibandingkan kuartal sebelumnya. Namun, angka tersebut sedikit berada di bawah ekspektasi pasar yang sangat optimistis sehingga memicu aksi ambil untung.
Bagi trader saham AS, beberapa hal yang dapat diperhatikan dari kondisi SanDisk saat ini:
- Perhatikan respons pasar terhadap valuasi
Kinerja fundamental yang kuat tidak selalu langsung menghasilkan kenaikan harga saham apabila ekspektasi pasar sudah terlalu tinggi. Pergerakan saham setelah earnings sering kali mencerminkan apakah hasil tersebut sudah tercermin dalam valuasi. - Pantau keberlanjutan pertumbuhan Data Center
Pertumbuhan bisnis Data Center menjadi faktor utama yang menopang sentimen positif SanDisk. Trader dapat memperhatikan apakah permintaan AI tetap mampu menjaga pertumbuhan pendapatan pada kuartal berikutnya. - Cermati margin keuntungan dan harga NAND
Kenaikan harga NAND menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pendapatan. Namun, perubahan keseimbangan antara permintaan dan pasokan tetap menjadi risiko yang dapat memengaruhi margin perusahaan. - Gunakan pendekatan bertahap setelah volatilitas earnings
Pergerakan saham setelah laporan keuangan sering mengalami volatilitas tinggi. Trader dapat mempertimbangkan level harga dan tren volume sebelum mengambil keputusan, terutama setelah terjadi gap turun pasca-rilis laporan.
Secara keseluruhan, laporan kinerja SanDisk menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami transformasi bisnis melalui eksposur lebih besar terhadap AI dan Data Center. Meski reaksi pasar jangka pendek dipengaruhi oleh ekspektasi tinggi, prospek jangka panjang tetap didukung oleh pertumbuhan permintaan penyimpanan AI dan kontrak pasokan bernilai besar.
Pantau Perkembangan Saham AS Lebih Mudah Bersama Ajaib
Pergerakan saham teknologi global seperti SanDisk menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kinerja perusahaan, tren industri, dan ekspektasi pasar sebelum mengambil keputusan.
Melalui Ajaib, kamu dapat mengakses berbagai informasi pasar dan melakukan trading saham AS dengan lebih mudah melalui satu aplikasi. Dengan memahami laporan keuangan, tren industri, serta faktor yang memengaruhi pergerakan harga saham, kamu dapat menyusun strategi yang lebih terukur. Mulai pantau peluang saham global dan kelola investasimu bersama Ajaib. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Profil Penulis
Writer
-
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: Reuters, Investing, Ajaib Research
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
