Ajaib
Menu

Saham AS

Saham Quantum Computing Mulai Dilirik Investor Saat Sektor Teknologi Menguat

SarifaJune 17, 2026

saham UNIC

Ringkasan

  • Quantum computing menggunakan qubit—berbeda dari bit di komputer biasa—yang memungkinkan pemrosesan data secara paralel dalam skala masif.
  • Sektor ini kembali menarik perhatian karena perkembangan teknologi, investasi raksasa dari perusahaan global, hingga dukungan pemerintah.
  • Saham quantum computing yang sering dibicarakan: IonQ (IONQ), Rigetti Computing (RGTI), D-Wave Quantum (QBTS), serta perusahaan besar seperti IBM, Alphabet (Google), dan Microsoft.
  • Investasi di sektor ini punya potensi besar, tapi juga risiko tinggi karena teknologi masih dalam tahap pengembangan dan adopsi komersial belum merata.
  • Cocok untuk investor dengan profil toleransi risiko tinggi dan orientasi jangka panjang.

Quantum computing adalah teknologi komputasi yang memanfaatkan prinsip mekanika kuantum untuk memproses informasi, berbeda dengan komputer tradisional yang menggunakan bit (0 atau 1). Komputer kuantum menggunakan qubit yang bisa berada dalam banyak keadaan secara bersamaan, memungkinkan pemrosesan data jauh lebih cepat untuk masalah kompleks.

Potensi penggunaannya mencakup pengembangan AI, optimasi sistem logistik, simulasi ilmiah, keamanan siber (kriptografi), hingga penemuan obat-obatan. Meski masih dalam tahap awal, sektor ini mulai dilirik investor karena perkembangan teknologi yang makin cepat dan investasi besar dari perusahaan global.

Apa Itu Quantum Computing?

Quantum computing adalah jenis komputasi yang memanfaatkan prinsip-prinsip fisika kuantum untuk memproses informasi. Bedanya dengan komputer biasa? Komputer tradisional menggunakan bit yang hanya punya dua kemungkinan: 0 atau 1. Sementara komputer kuantum menggunakan qubit yang bisa berada dalam banyak keadaan sekaligus (superposisi).

Bayangkan kamu punya lampu yang hanya bisa menyala atau mati (bit). Nah, qubit itu seperti lampu yang bisa menyala, mati, dan semua kondisi di antaranya secara bersamaan. Inilah yang membuat komputer kuantum punya kemampuan komputasi yang jauh lebih cepat untuk masalah-masalah tertentu.

Potensi penggunaan quantum computing sangat luas:

  • Kecerdasan Buatan (AI) – mempercepat pelatihan model AI yang kompleks
  • Optimasi sistem – seperti rute logistik atau manajemen rantai pasok
  • Simulasi ilmiah – memodelkan molekul untuk pengembangan obat
  • Keamanan siber – menciptakan enkripsi yang nyaris tidak bisa dipecahkan

Mengapa Quantum Computing Kembali Menarik Perhatian Investor?

Ada beberapa faktor yang membuat sektor ini kembali menjadi sorotan:

  • Perkembangan teknologi yang makin maju – Setiap bulan ada terobosan baru yang mendekatkan quantum computing ke komersialisasi.
  • Investasi besar dari perusahaan teknologi global – IBM mengumumkan investasi lebih dari $10 miliar dalam lima tahun ke depan untuk quantum computing. Microsoft juga meluncurkan chip kuantum Majorana 2 dengan peningkatan keandalan 1.000 kali lipat.
  • Dukungan pemerintah dan lembaga penelitian – Pemerintah AS meluncurkan inisiatif investasi quantum senilai lebih dari $2 miliar.
  • Potensi integrasi dengan AI – Investor AI mulai melirik quantum computing sebagai teknologi komputasi generasi berikutnya.
  • Meningkatnya minat investor terhadap tema teknologi jangka panjang – Indeks quantum secara dramatis mengungguli S&P 500 sepanjang tahun 2026.

Catatan penting: Perhatian pasar tidak selalu berarti adopsi komersial sudah matang. Investor tetap perlu memahami bahwa industri ini masih dalam tahap awal.

Bagaimana Posisi Quantum Computing dalam Tren Teknologi Saat Ini?

SektorTingkat AdopsiKematangan TeknologiPotensi PertumbuhanTantangan Utama
AITinggiMatangSangat TinggiRegulasi, etika
Cloud ComputingSangat TinggiMatangTinggiPersaingan harga
CybersecurityTinggiMatangTinggiAncaman baru terus muncul
SemikonduktorSangat TinggiMatangSedang-TinggiSiklus industri
Quantum ComputingRendahAwal (emerging)Sangat TinggiSkalabilitas, error correction

Quantum computing masih termasuk investasi bertema emerging technology. Berbeda dengan AI yang sudah bisa kamu gunakan sehari-hari, quantum computing masih dalam tahap riset dan pengembangan intensif.

Saham Quantum Computing yang Mulai Menarik Perhatian Investor

Tidak semua perusahaan quantum computing memiliki model bisnis yang sama. Beberapa fokus pada hardware, software, cloud access, maupun riset teknologi kuantum. Berikut ringkasan perusahaan yang paling sering dibicarakan:

Nama PerusahaanKode SahamFokus Bisnis
IonQIONQFull-stack quantum platform, trapped-ion technology
Rigetti ComputingRGTISuperconducting qubits, full-stack quantum-classical computing
D-Wave QuantumQBTSQuantum annealing + gate-model systems
IBMIBMQuantum hardware, cloud quantum services
Alphabet (Google)GOOGLQuantum AI research, Willow processor

1. IonQ (IONQ)

IonQ adalah perusahaan quantum computing yang menggunakan teknologi trapped-ion (ion yang terperangkap). Pendekatan ini dikenal menghasilkan qubit dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Perkembangan terbaru:

  • Pendapatan Q1 2026 mencapai $64,7 juta, tumbuh 755% dibanding tahun lalu
  • Menaikkan target pendapatan tahunan menjadi $260–270 juta
  • Menjual sistem 256-qubit generasi keenam pertamanya
  • Memiliki $470 juta dalam Remaining Performance Obligations (RPO), naik 554%

IonQ sering masuk radar investor karena pertumbuhan pendapatannya yang eksplosif dan kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta.

2. Rigetti Computing (RGTI)

Rigetti adalah pionir dalam full-stack quantum-classical computing dengan pendekatan superconducting qubits. Mereka merancang dan memproduksi chip sendiri di fasilitas manufaktur khusus.

Perkembangan terbaru:

  • Pendapatan Q1 2026 mencapai $4,4 juta, naik hampir 199% year-over-year
  • Meluncurkan sistem 108-qubit Cepheus-1-108Q secara umum
  • Mendapat pesanan $8,4 juta untuk sistem 108-qubit dari India’s Centre for Development of Advanced Computing (C-DAC)
  • Kas dan investasi mencapai $569 juta dengan utang nol

Saham RGTI dikenal volatil dengan beta 1,9, tapi masih naik hampir 85% dalam 12 bulan terakhir.

3. D-Wave Quantum (QBTS)

D-Wave menggunakan pendekatan quantum annealing—teknologi yang dirancang khusus untuk masalah optimasi seperti logistik rantai pasok, penjadwalan, dan optimasi portofolio keuangan.

Keunikan D-Wave:

  • Merupakan satu-satunya perusahaan dual-platform yang menyediakan sistem annealing dan gate-model
  • Terikat dengan $100 juta equity arrangement dari U.S. Commerce Department
  • Meluncurkan simulator gate-model pertama di dunia untuk error-aware programming
  • Target harga analis Mizuho: $35 (dari $29), dengan rating Outperform

Pendapatan Q1 2026 D-Wave tercatat $2,9 juta (turun 81% year-over-year), tapi bookings naik 1.994% menjadi $33,4 juta—menunjukkan permintaan yang kuat meski pendapatan masih fluktuatif.

4. Perusahaan Teknologi Besar yang Mengembangkan Quantum Computing

Selain perusahaan murni quantum, ada raksasa teknologi yang juga serius menggarap bidang ini:

IBM (IBM)

  • Berkomitmen investasi $10 miliar untuk quantum computing dalam lima tahun ke depan
  • Target menunjukkan quantum advantage pada 2026
  • Rencana meluncurkan IBM Quantum Starling—komputer kuantum fault-tolerant skala besar—pada 2029

Alphabet/Google (GOOGL)

  • Prosesor Willow menyelesaikan benchmark komputasi dalam 5 menit—tugas yang membutuhkan waktu sangat lama bagi komputer konvensional
  • Menolak pendanaan $2 miliar dari pemerintah AS agar bisa bergerak lebih cepat dalam riset
  • Dianggap sebagai salah satu pesaing terkuat dengan sumber daya melimpah

Microsoft (MSFT)

  • Meluncurkan chip Majorana 2 dengan peningkatan keandalan qubit 1.000 kali lipat
  • Target memiliki komputer kuantum praktis pada 2029—setengah dari perkiraan sebelumnya

Faktor yang Perlu Dianalisis Sebelum Melirik Saham Quantum Computing

Sebagian besar perusahaan quantum computing masih dalam fase pertumbuhan, jadi pendekatan analisisnya berbeda dibanding perusahaan mapan. Perhatikan hal-hal ini:

1. Pendapatan dan Pertumbuhan Bisnis
Lihat tren pendapatan dan kemampuan perusahaan memperluas pasar. IonQ tumbuh 755%, sementara Rigetti tumbuh 199%—keduanya menunjukkan permintaan yang meningkat.

2. Kemajuan Teknologi dan Inovasi
Perhatikan pencapaian teknologi, jumlah qubit, kolaborasi riset, dan perkembangan produk. Rigetti dengan sistem 108-qubit dan IonQ dengan 256-qubit menunjukkan kemajuan signifikan.

3. Kondisi Keuangan Perusahaan
Cek arus kas, profitabilitas, dan kebutuhan pendanaan. Rigetti punya $569 juta kas tanpa utang, sementara D-Wave mendapat suntikan dari pemerintah AS.

4. Kemitraan Strategis
Kolaborasi dengan perusahaan teknologi, universitas, atau lembaga riset bisa mendukung perkembangan bisnis. Rigetti bekerja sama dengan C-DAC India, sementara IonQ terpilih untuk program DARPA HARQ.

Peluang Investasi pada Saham Quantum Computing

Potensi pertumbuhan jangka panjang sangat besar jika teknologi quantum computing berhasil mencapai adopsi luas. Fortune Business Insights memperkirakan pasar quantum computing akan tumbuh dengan CAGR 30,6% dari 2026 hingga 2034.

Beberapa investor melihat sektor ini sebagai peluang untuk mendapatkan eksposur pada teknologi generasi berikutnya sebelum memasuki tahap matang. Namun ingat, ini adalah investasi jangka panjang—bukan tempat untuk mencari keuntungan cepat.

Risiko yang Perlu Dipahami Investor

⚠️ Peringatan: Investasi di saham quantum computing memiliki risiko tinggi. Pahami risiko berikut sebelum memutuskan:

  • Teknologi masih dalam tahap pengembangan – Belum ada jaminan kapan quantum computing benar-benar bisa diadopsi secara massal
  • Tingkat adopsi komersial yang belum merata – Banyak perusahaan masih mengandalkan pendanaan riset, bukan pendapatan komersial yang stabil
  • Persaingan teknologi yang tinggi – Banyak pendekatan berbeda (trapped-ion, superconducting, annealing) dan belum jelas mana yang akan menang
  • Risiko valuasi yang mahal – IonQ diperdagangkan pada 65,3x forward sales, dibanding rata-rata sektor 6,6x
  • Ketidakpastian profitabilitas – Sebagian besar perusahaan quantum masih merugi dan mungkin baru profit di 2030-an

Insight yang Sering Terlewat tentang Saham Quantum Computing

Tidak semua perusahaan yang terlibat dalam quantum computing akan menjadi pemenang industri di masa depan. Perkembangan teknologi tidak selalu berjalan linear—bisa jadi ada jalan buntu atau terobosan tak terduga yang mengubah lanskap persaingan.

Insight penting: Kamu juga bisa mendapat eksposur terhadap quantum computing melalui perusahaan teknologi besar yang memiliki bisnis lebih terdiversifikasi seperti IBM, Alphabet, atau Microsoft. Pendekatan ini lebih aman karena quantum computing hanya sebagian kecil dari bisnis mereka—jika lambat berkembang, bisnis utama mereka tetap berjalan.

Siapa yang Cocok Melirik Saham Quantum Computing?

Sektor ini lebih cocok untuk investor yang:

  • Memiliki toleransi risiko tinggi
  • Berorientasi investasi jangka panjang (5–10 tahun ke depan)
  • Memahami bahwa ini adalah investasi tema—bukan satu-satunya fokus dalam portofolio
  • Punya dana yang tidak mengganggu kebutuhan darurat

Quantum computing sebaiknya dipandang sebagai bagian dari strategi diversifikasi, bukan satu-satunya tema investasi dalam portofolio kamu.

Mulai Eksplorasi Peluang Investasi Saham AS di Ajaib

Quantum computing adalah salah satu teknologi yang berpotensi membentuk perkembangan industri di masa depan, meskipun masih dalam tahap pertumbuhan. Sebelum mengambil keputusan investasi, penting untuk memahami model bisnis, kondisi keuangan, perkembangan teknologi, dan risiko industri.

Melalui Ajaib, kamu bisa mengakses berbagai peluang investasi saham amerika secara lebih praktis dalam satu aplikasi. Yuk, mulai pelajari berbagai sektor inovatif yang berkembang di pasar global.

Download aplikasi Ajaib sekarang dan mulai eksplorasi peluang investasimu!

Google Play StoreApple App Store

FAQ

1. Apa itu quantum computing?
Quantum computing adalah teknologi komputasi yang memanfaatkan prinsip fisika kuantum, menggunakan qubit yang bisa berada dalam banyak keadaan sekaligus, sehingga mampu memproses data jauh lebih cepat daripada komputer biasa untuk masalah tertentu.

2. Apakah quantum computing akan menggantikan komputer biasa?
Tidak sepenuhnya. Quantum computing sangat baik untuk masalah komputasi kompleks (simulasi molekul, optimasi, kriptografi), tapi komputer biasa tetap lebih efisien untuk tugas sehari-hari seperti browsing, mengetik, atau gaming.

3. Saham quantum computing apa saja yang populer?
Yang paling sering dibicarakan: IonQ (IONQ), Rigetti Computing (RGTI), D-Wave Quantum (QBTS), serta perusahaan besar seperti IBM, Alphabet (GOOGL), dan Microsoft (MSFT) yang memiliki divisi quantum computing.

4. Apakah sektor ini cocok untuk investor pemula?
Saham quantum computing memiliki volatilitas tinggi dan risiko besar. Untuk investor pemula, sebaiknya mulai dengan porsi kecil sebagai bagian dari diversifikasi, atau pertimbangkan perusahaan besar yang lebih stabil seperti IBM atau Alphabet.

5. Apa risiko terbesar investasi di sektor ini?
Risiko terbesar adalah ketidakpastian teknologi—belum ada jaminan kapan quantum computing akan mencapai adopsi massal. Selain itu, valuasi saham seringkali sangat mahal dibanding pendapatan riil perusahaan.

6. Bagaimana cara mendapatkan eksposur terhadap industri quantum computing?
Kamu bisa membeli saham perusahaan quantum murni (IONQ, RGTI, QBTS), atau melalui perusahaan teknologi besar yang memiliki divisi quantum (IBM, GOOGL, MSFT). Pilihan kedua cenderung lebih aman karena bisnis utama mereka tetap berjalan.

Disclaimer: Konten ini bersifat edukasi dan informasi, bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset tertentu. Investasi saham memiliki risiko tinggi. Pastikan lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

Saham Quantum Computing Mulai Dilirik Investor Saat Sektor Teknologi Menguat - Ajaib