Ajaib
Menu

Saham AS

Selain NVIDIA, 3 Saham Chip yang Diuntungkan dari Ledakan AI

MaulidaJune 11, 2026

saham amd

NVIDIA masih menjadi nama utama ketika investor membicarakan ledakan artificial intelligence atau AI. Dominasi perusahaan ini di pasar GPU, software pendukung, hingga ekosistem data center membuat sahamnya terus menjadi sorotan. Namun, reli saham chip tidak hanya bertumpu pada NVIDIA. Permintaan AI yang semakin besar ikut mengangkat perusahaan semikonduktor lain yang berada di rantai pasok penting, mulai dari perancang chip hingga penyedia chip khusus untuk data center dan cloud computing.

Di sisi lain, investor juga mulai lebih selektif dalam memilih saham chip. Kenaikan harga yang terlalu cepat membuat pasar tidak lagi hanya mencari “saham bertema AI”, tetapi perusahaan yang benar-benar memiliki posisi kuat dalam ekosistem AI dan peluang pertumbuhan jangka panjang dari meningkatnya kebutuhan komputasi global.

Saham Chip Selain NVIDIA yang Menarik Dicermati

Berikut tiga saham chip yang berpotensi ikut diuntungkan dari ledakan AI, selain NVIDIA.

SahamPeran di Ekosistem AIFaktor Pendorong UtamaRisiko yang Perlu Dicermati
AMDPerancang GPU AI dan CPU serverPermintaan chip AI alternatif selain NVIDIAPersaingan ketat dan kebutuhan eksekusi produk
BroadcomChip khusus AI dan jaringan data centerKebutuhan hyperscaler terhadap custom chipValuasi dan ekspektasi pasar yang tinggi
TSMCProdusen chip canggih untuk banyak perusahaan AIPermintaan produksi chip AI dari pemain globalKapasitas produksi dan risiko geopolitik Taiwan

1. Advanced Micro Devices (AMD)

AMD menjadi salah satu nama yang paling sering dibandingkan dengan NVIDIA di pasar chip AI. Perusahaan ini mengembangkan GPU untuk kebutuhan AI dan juga memiliki posisi penting di pasar CPU server.

Peluang AMD datang dari kebutuhan perusahaan teknologi besar untuk memiliki alternatif pemasok chip AI. Di tengah lonjakan kebutuhan komputasi untuk training dan inference AI, pasar tidak bisa hanya bergantung pada satu pemain.

Beberapa hal yang membuat AMD menarik dicermati:

  • AMD punya portofolio GPU AI yang semakin diperkuat.
  • Bisnis CPU server AMD masih relevan untuk data center.
  • Permintaan chip AI dari cloud provider membuka ruang pertumbuhan baru.
  • Jika adopsi produk AI AMD meningkat, perusahaan bisa mengambil sebagian pangsa pasar dari pemain dominan.

Meski begitu, tantangannya tidak kecil. NVIDIA masih memiliki ekosistem software dan hardware yang sangat kuat. Karena itu, daya tarik AMD akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan mempercepat adopsi produk AI dan menjaga performa teknologinya tetap kompetitif.

2. Broadcom (AVGO)

Broadcom punya posisi berbeda dari AMD. Perusahaan ini tidak hanya bermain di chip umum, tetapi juga chip khusus atau custom AI chip yang digunakan oleh perusahaan teknologi besar.

Dalam tren AI, banyak hyperscaler ingin mengembangkan chip yang lebih spesifik untuk kebutuhan internal mereka. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi, menekan biaya komputasi, dan mengurangi ketergantungan pada chip standar yang pasokannya terbatas.

Broadcom diuntungkan karena:

  • Memiliki eksposur ke custom AI accelerator.
  • Berperan dalam infrastruktur jaringan data center.
  • Mendapat manfaat dari kebutuhan transfer data berkecepatan tinggi.
  • Punya hubungan bisnis dengan pelanggan besar di sektor cloud dan teknologi.

AI bukan hanya soal GPU. Semakin besar skala data center, semakin penting pula chip jaringan, konektivitas, dan akselerator khusus. Di area inilah Broadcom punya posisi yang kuat.

Namun, investor tetap perlu memperhatikan ekspektasi pasar. Ketika saham semikonduktor sudah naik tinggi, laporan keuangan yang sedikit di bawah ekspektasi bisa memicu koreksi tajam. Jadi, Broadcom menarik untuk jangka panjang, tetapi tetap perlu dicermati dari sisi valuasi dan momentum harga.

3. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC)

Jika AMD, NVIDIA, dan Broadcom merancang chip, TSMC adalah perusahaan yang memproduksinya. Posisi ini membuat TSMC menjadi salah satu tulang punggung utama ledakan AI global.

Banyak perusahaan chip besar mengandalkan TSMC untuk memproduksi prosesor canggih. Ketika permintaan AI meningkat, kebutuhan terhadap kapasitas produksi TSMC juga ikut naik.

Kekuatan utama TSMC terletak pada:

  • Dominasi dalam produksi chip canggih.
  • Hubungan erat dengan banyak perusahaan teknologi global.
  • Skala produksi yang sulit ditandingi kompetitor.
  • Peran penting dalam rantai pasok AI, data center, dan high-performance computing.

Prospek TSMC juga didukung oleh belanja besar perusahaan cloud untuk membangun data center AI. Ketika perusahaan seperti penyedia cloud, platform digital, dan pengembang AI terus menambah kapasitas komputasi, permintaan terhadap chip canggih ikut terdorong.

Risiko utama TSMC ada pada kapasitas produksi dan faktor geopolitik. Permintaan yang terlalu tinggi bisa menciptakan bottleneck, sementara posisi Taiwan membuat investor perlu memperhitungkan risiko eksternal. Namun, selama permintaan chip AI tetap kuat, TSMC masih menjadi salah satu perusahaan paling strategis dalam industri semikonduktor.

Mulai Investasi Saham AS di Ajaib!

Bagi investor, tren AI masih bisa menjadi tema jangka panjang. Namun, tetap penting untuk memperhatikan valuasi, pertumbuhan laba, belanja modal, persaingan, serta risiko koreksi setelah reli besar.

Kamu bisa mulai memantau dan berinvestasi di saham AS seperti AMD, AVGO, TSMC, hingga NVDA melalui Ajaib. Download aplikasi Ajaib sekarang dan akses peluang investasi dengan lebih mudah langsung dari genggaman.

Google Play StoreApple App Store

Sumber:

  • https://www.reuters.com/business/strong-asml-tsmc-forecasts-signal-ai-spending-boom-is-intact-2026-04-16/
  • https://www.barrons.com/articles/chip-stock-rally-2026-nvidia-amd-broadcom-tsm-micron-df290dbc

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

Selain NVIDIA, 3 Saham Chip yang Diuntungkan dari Ledakan AI - Ajaib