Mengenal Pre Market dan After Hours Trading Saham AS: Peluang dan Risikonya
Sarifa•May 28, 2026

Harga saham AS sering naik atau turun drastis padahal bursa belum buka, bikin bingung investor pemula kan? Fenomena ini terjadi karena adanya sesi pre market dan after hours trading saham AS atau jadwal trading amerika. Sesi ini membuka peluang untuk merespons berita lebih cepat, tapi juga menyimpan risiko besar yang perlu kamu pahami sebelum mulai. Artikel ini akan membantumu mengenal apa itu, cara kerjanya, serta peluang dan risikonya secara praktis.
Apa Itu Pre Market dan After Hours Trading Saham AS?
Extended-hours trading atau perdagangan di luar jam reguler merujuk pada aktivitas jual-beli saham yang terjadi di luar jam operasional standar bursa. Pre-market adalah sesi perdagangan sebelum jam reguler dimulai, sementara after-hours terjadi setelah bursa resmi tutup. Kedua sesi ini memungkinkan harga saham bereaksi terhadap informasi baru di luar jam perdagangan reguler.
Sesi ini berjalan melalui Electronic Communication Networks (ECN) — sistem elektronik yang secara otomatis mencocokkan order jual-beli antar partisipan, tanpa melibatkan market maker seperti di jam reguler.
Jam Trading Pre Market dan After Hours Saham AS
Bursa Nasdaq menetapkan jam pre-market mulai pukul 04.00 – 09.30 ET, dan after-hours pukul 16.00 – 20.00 ET. Untuk investor di Indonesia, konversi ke WIB bergantung pada musim:
| Sesi Perdagangan | Waktu (DST / Maret–November) | Waktu (Non-DST / November–Maret) |
|---|---|---|
| Pre-Market | 15.00 – 20.30 WIB | 16.00 – 21.30 WIB |
| Regular Trading | 20.30 – 03.00 WIB | 21.30 – 04.00 WIB |
| After-Hours | 03.00 – 07.00 WIB | 04.00 – 08.00 WIB |
Mengapa Harga Saham Bergerak di Luar Jam Bursa?
Ada beberapa katalis utama yang memicu pergerakan harga di luar jam reguler:
- Laporan keuangan (earnings report) sering dirilis setelah pasar tutup atau sebelum pasar buka.
- Data ekonomi makro, seperti inflasi (CPI), laporan tenaga kerja (NFP), atau keputusan suku bunga The Fed.
- Berita korporasi mendadak, seperti merger, akuisisi, atau revisi prospek bisnis.
- Perkembangan pasar global dan sentimen semalam dari bursa Eropa atau Asia.
Siapa yang Umumnya Trading di Sesi Ini?
Investor institusional mendominasi extended hours, termasuk hedge fund, bank investasi, dan market maker. Partisipasi investor ritel di luar jam reguler cenderung lebih sedikit, karena tidak semua sekuritas mengizinkan akses penuh dan likuiditasnya terbatas.
Bagaimana Cara Kerja Pre Market dan After Hours Trading?
Perbedaan Likuiditas Dibanding Jam Reguler
Di jam reguler, jutaan transaksi terjadi setiap menitnya. Market maker aktif menjaga bid-ask spread tetap ketat (bisa hanya $0,01). Di pre-market dan after-hours, jumlah partisipan jauh lebih sedikit, sehingga dua konsekuensi langsung terjadi: spread melebar secara signifikan (bisa $0,10 hingga $0,50) dan volume tipis membuat harga lebih mudah bergerak liar.
Jenis Order yang Umum Digunakan
Di sesi ini, hanya limit order yang umum digunakan. Kamu harus menentukan harga maksimal yang bersedia dibayar saat beli, atau harga minimal yang bersedia diterima saat jual. Market order sebaiknya dihindari karena eksekusinya bisa sangat tidak menguntungkan akibat spread lebar dan slippage.
Saham yang Sering Aktif di Extended Hours Trading
Saham-saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi, seperti saham teknologi besar (big tech), emiten yang sedang dalam periode laporan keuangan, atau perusahaan yang menjadi sorotan pasar, cenderung lebih aktif diperdagangkan di sesi ini.
Keuntungan Pre Market dan After Hours Trading Saham AS
Bisa Merespons Berita Lebih Cepat
Jika perusahaan merilis laporan keuangan yang sangat baik setelah pasar tutup, kamu bisa langsung membeli di sesi after-hours tanpa harus menunggu esok hari.
Memberikan Fleksibilitas Waktu Trading
Sesi ini sangat membantu investor dari luar AS (termasuk Indonesia) yang memiliki perbedaan zona waktu, sehingga bisa menyesuaikan aktivitas trading tanpa harus begadang.
Potensi Pergerakan Harga yang Lebih Besar
Likuiditas rendah bisa membuat pergerakan harga lebih ekstrem. Lonjakan harga 5–8% dalam hitungan menit usai rilis earnings bukan hal yang aneh di after-hours.
Risiko Trading Saham AS di Luar Jam Bursa
Spread Bid-Ask Bisa Lebih Lebar
Spread yang melebar membuat biaya transaksi tersembunyi lebih besar. Selisih antara harga beli dan harga jual bisa mencapai puluhan kali lipat dibanding jam reguler.
Risiko Volatilitas Ekstrem
Likuiditas rendah membuat harga lebih mudah bergerak liar secara tidak wajar. Lonjakan atau penurunan tajam bisa terjadi hanya karena satu transaksi besar.
Risiko Likuiditas Rendah
Tidak semua saham memiliki volume transaksi yang cukup di luar jam reguler. Jika saham yang kamu incar punya volume tipis, order mungkin hanya tereksekusi sebagian atau bahkan gagal sama sekali.
Pergerakan Harga Bisa Berbalik Saat Market Reguler Dibuka
Ini adalah risiko paling penting. Harga yang naik 8% di pre-market sering berbalik arah saat sesi reguler dimulai, karena volume dan partisipasi yang lebih besar. Menunggu 15–30 menit pertama sesi reguler untuk mengonfirmasi arah harga sering kali memberikan peluang yang lebih baik dibandingkan mengejar pergerakan pre-market.
Apakah Investor Pemula Cocok Trading di Extended Hours?
Jawabannya: tidak disarankan untuk pemula. Extended hours trading lebih cocok untuk trader aktif dan berpengalaman yang paham likuiditas serta memiliki disiplin tinggi. Investor pemula sebaiknya fokus dulu pada sesi reguler yang likuiditasnya lebih baik.
Kondisi yang Perlu Diperhatikan Sebelum Trading
Gunakan hanya dana siap risiko dengan posisi lebih kecil dari biasanya. Selalu gunakan limit order, dan jangan chase pergerakan harga. Pahami juga dengan saksama berita yang memicu pergerakan.
Pentingnya Memahami Sentimen Global
Pasar saham AS sangat sensitif terhadap data ekonomi seperti inflasi, laporan tenaga kerja, kebijakan The Fed, serta kondisi geopolitik global. Pergerakan di extended hours sering kali merupakan reaksi awal terhadap faktor-faktor tersebut.
Kesalahan Umum Investor
- Menggunakan market order di saat likuiditas tipis.
- Panic buying saat harga melonjak tanpa memahami beritanya.
- Membeli saham hanya karena melihat kenaikan besar, tanpa memperhatikan volume transaksi.
- Tidak memperhitungkan bahwa harga bisa berbalik arah saat reguler sesi dimulai.
Trading dan Investasi Saham AS Lebih Praktis di Ajaib
Kamu bisa memanfaatkan fitur Pre-Market, After-Hours, bahkan Overnight Hour untuk menyusun strategi berdasarkan arah pasar tanpa harus terus begadang. Dengan jadwal Pre-Market mulai pukul 16.00 – 21.30 WIB, Market Hour 21.30 – 04.00 WIB, After-Hours 04.00 – 08.00 WIB, dan Overnight 08.00 – 16.00 WIB, kamu punya fleksibilitas penuh. Di Ajaib, kamu bisa menggunakan limit order di sesi pre-market dan after-hours untuk mengontrol harga beli atau jualmu.
Yuk, unduh aplikasi Ajaib sekarang dan mulai pelajari pasar saham AS dan investasi saham amerika secara praktis, sesuai profil risikomu!
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!