Menjelang FOMC Malam Ini, Pasar Ekspektasi The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Bps
Tika•September 15, 2026

Key Takeaway
- The Fed akan mengambil keputusan suku bunga dalam FOMC 15–16 September 2026.
- Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga 25 bps mencapai 92%.
- Peluang kenaikan lanjutan pada Desember berada di atas 75%.
- Fed funds rate saat ini berada di kisaran 3,50%–3,75%.
- Ekspektasi kenaikan muncul setelah harga energi dan inflasi kembali meningkat pada Agustus.
- Internal FOMC masih menghadapi perbedaan pandangan terkait arah kebijakan suku bunga.
FOMC September 2026 Jadi Perhatian Pasar
The Federal Reserve (The Fed) akan mengambil keputusan suku bunga dalam pertemuan FOMC pada 15–16 September 2026. Menjelang keputusan tersebut, pasar hampir sepenuhnya memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).
Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 bps pada pertemuan kali ini telah mencapai 92%.
Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga lanjutan pada pertemuan Desember berada di atas 75%.
Saat ini, Fed funds rate berada pada kisaran 3,50%–3,75%.
Probabilitas Kenaikan Suku Bunga The Fed Capai 92%
Ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga 25 bps semakin kuat menjelang keputusan FOMC.
| Indikator | Data |
| Probabilitas kenaikan 25 bps pada FOMC kali ini | 92% |
| Peluang kenaikan lanjutan pada Desember | >75% |
| Fed funds rate saat ini | 3,50%–3,75% |
| Jadwal FOMC | 15–16 September 2026 |
Tingginya probabilitas tersebut menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga 25 bps telah menjadi ekspektasi utama pasar menjelang keputusan FOMC.
Harga Energi dan Inflasi Kembali Meningkat
Tekanan untuk menaikkan suku bunga datang setelah harga energi dan inflasi kembali meningkat pada Agustus.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga dalam pertemuan FOMC kali ini.
Namun, di internal FOMC sendiri masih terdapat perdebatan mengenai arah kebijakan selanjutnya.
Anggota FOMC Berbeda Pandangan soal Kenaikan Bunga
Christopher Waller dan John Williams sebelumnya cenderung mendorong sikap wait-and-see.
Sementara itu, Kevin Warsh bersama sejumlah anggota lainnya dinilai lebih terbuka terhadap kenaikan suku bunga untuk memastikan tekanan inflasi tidak semakin mengakar.
Perbedaan pandangan tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan pasar menjelang keputusan FOMC.
Voting Juli Berakhir 9–3
Perbedaan pandangan di internal FOMC juga terlihat dalam keputusan pada Juli lalu.
Pada saat itu, keputusan untuk mempertahankan suku bunga menghasilkan voting 9–3, dengan tiga anggota yang sudah mendukung kenaikan sebesar 25 bps.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari dinamika yang perlu diperhatikan pasar menjelang keputusan FOMC September 2026.
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader Menjelang FOMC?
Bagi trader, keputusan FOMC menjadi salah satu event pasar yang perlu diperhatikan karena pasar saat ini telah memiliki ekspektasi kuat terhadap kenaikan suku bunga sebesar 25 bps.
Selain keputusan suku bunga, perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan pandangan internal FOMC mengenai arah kebijakan berikutnya, termasuk peluang kenaikan lanjutan pada Desember yang saat ini berada di atas 75%.
Pantau Pergerakan Saham AS Jelang FOMC di Ajaib
Siap mengikuti pergerakan pasar saham AS menjelang FOMC? Pantau berbagai saham Amerika Serikat dan lakukan transaksi saham AS melalui Ajaib.
Daftar akun Ajaib sekarang, 100% online tanpa minimum modal, dan mulai trading saham AS setelah akun terverifikasi mulai dari $1. Selain saham AS, kamu juga bisa mengakses saham Indonesia, aset kripto, reksa dana, hingga obligasi dalam satu aplikasi. Mulai trading saham AS dan download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Sumber: CNBC
Profil Penulis
SEO Writer
Tika Azaria adalah SEO Writer di Ajaib yang menulis berbagai konten seputar saham, reksa dana, kripto, hingga saham AS dan keuangan secara umum. Ia menggabungkan strategi SEO dengan konten edukatif agar informasi investasi lebih mudah ditemukan dan dipahami oleh masyarakat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!