Mengenal NYSE dan NASDAQ, Dua Bursa Saham Populer di Amerika
Sarifa•January 9, 2026

Pasar modal Amerika Serikat dikenal memiliki dua bursa saham terbesar dan berpengaruh di dunia, yaitu NYSE dan NASDAQ. Keberadaan keduanya mencerminkan peran Amerika Serikat sebagai pusat keuangan global yang menjadi acuan pergerakan pasar dunia.
NYSE merupakan bursa saham tertua yang berdiri sejak 1792 dengan sistem perdagangan tradisional, sementara NASDAQ lahir pada 1971 sebagai bursa elektronik pertama yang membawa inovasi teknologi dalam transaksi saham.
Apa Itu NYSE?
Bursa Efek New York atau NYSE yang berlokasi di Wall Street dikenal sebagai simbol klasik pasar modal Amerika Serikat. Bersama NASDAQ, NYSE memainkan peran penting dalam ekosistem keuangan global.
NYSE dikenal sebagai bursa saham tertua dan juga terbesar di dunia. Didirikan sejak era Buttonwood Agreement pada 1792, NYSE menjadi rumah bagi perusahaan-perusahaan besar dan mapan atau blue chip.
Sejumlah nama korporasi raksasa seperti Coca-Cola, IBM, dan General Electric tercatat di bursa ini. Karakter tersebut membuat NYSE identik dengan perusahaan berfundamental kuat dan berusia panjang.
Sebagai gambaran, kapitalisasi pasar di NYSE mencapai sekitar US$44 triliun pada 2026. Meski memiliki lantai perdagangan ikonik, sebagian besar transaksi kini berlangsung secara elektronik di bawah pengelolaan Intercontinental Exchange (ICE).
Apa Itu NASDAQ?
Berbeda dengan NYSE, NASDAQ dikenal sebagai bursa saham elektronik yang identik dengan layar digital dan inovasi teknologi. Karakter ini membuat NASDAQ tampil lebih modern dibanding bursa tradisional.
NASDAQ merupakan singkatan dari National Association of Securities Dealers Automated Quotation. Bursa ini didirikan pada 8 Februari 1971 dan tercatat sebagai bursa elektronik pertama di dunia.
Dalam perbandingan NASDAQ dan NYSE, NASDAQ menempati posisi sebagai bursa saham terbesar kedua di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. Posisinya berada tepat di bawah NYSE dalam skala global.
NASDAQ sepenuhnya berbasis elektronik tanpa lantai perdagangan fisik. Bursa ini menjadi rumah bagi perusahaan teknologi raksasa seperti Apple, Microsoft, Google, dan Amazon, dengan sistem transaksi yang cepat dan efisien.
Perbedaan Bursa Saham NYSE dan NASDAQ
Sistem Perdagangan
NYSE menggunakan sistem lelang (auction market), di mana harga terbentuk dari pertemuan langsung antara penawaran beli dan jual. Sementara itu, NASDAQ menerapkan sistem dealer market dengan market maker sebagai perantara yang menetapkan harga beli dan jual.
Struktur dan Operasional
NYSE masih mempertahankan lantai perdagangan fisik di Wall Street, meski sebagian besar aktivitasnya kini berlangsung secara digital. Sebaliknya, NASDAQ sepenuhnya beroperasi secara elektronik tanpa lantai perdagangan.
Jenis dan Karakter Emiten
NASDAQ memiliki jumlah emiten lebih banyak, didominasi perusahaan teknologi dan startup. Di sisi lain, emiten NYSE umumnya memiliki kapitalisasi pasar lebih besar serta rekam jejak bisnis yang lebih panjang.
Biaya Pencatatan
Biaya pencatatan saham di NYSE tergolong tinggi, bisa mencapai ratusan ribu dolar per tahun. NASDAQ menawarkan biaya yang lebih terjangkau, sehingga lebih diminati perusahaan teknologi dan bisnis yang sedang bertumbuh.
Tantangan Investor RI Membeli Saham di Bursa AS
NYSE dan NASDAQ bukan platform yang bisa diakses langsung oleh investor ritel Indonesia. Kedua bursa ini merupakan tempat pencatatan dan perdagangan saham di Amerika Serikat.
Untuk bertransaksi, investor Indonesia harus menggunakan broker internasional yang memiliki izin resmi. Tanpa perantara tersebut, akses ke saham yang tercatat di bursa AS tidak dimungkinkan.
Selain itu, investor perlu membuka akun di broker luar negeri. Proses ini umumnya melibatkan persyaratan administrasi dan verifikasi yang lebih kompleks.
Transaksi juga menggunakan dolar AS serta tunduk pada regulasi lintas negara. Kombinasi faktor ini membuat pembelian saham langsung di NYSE dan NASDAQ terasa lebih rumit, terutama bagi investor pemula.
Alternatif Investasi Saham AS dari Indonesia
Sebagai alternatif, investor Indonesia dapat mengakses saham yang tercatat di NYSE dan NASDAQ melalui platform lokal seperti Ajaib Alpha. Platform ini menyediakan akses ke pasar saham Amerika dengan cara yang lebih mudah dan praktis.
Dalam skema ini, Ajaib Alpha berperan sebagai jembatan agar investor Indonesia tetap bisa berinvestasi di saham AS. Investor tidak perlu membuka akun broker luar negeri secara mandiri atau menghadapi proses lintas negara yang rumit.
Pendekatan ini membuat investasi saham Amerika Serikat menjadi lebih sederhana dan ramah bagi pemula. Seluruh tahapan dapat dilakukan dalam satu aplikasi dengan sistem yang efisien.
Secara umum, langkahnya meliputi pendaftaran akun, aktivasi fitur Saham AS di Ajaib Alpha, pengisian saldo, lalu memilih saham Amerika seperti Apple, Tesla, Microsoft, atau NVIDIA yang tercatat di NYSE dan NASDAQ.
Risiko Investasi Investasi Saham AS
Meski menawarkan akses ke pasar global, investasi saham AS tetap memiliki risiko yang perlu diperhatikan investor. Faktor ini penting dipahami sebelum mengambil keputusan investasi.
Selain volatilitas harga saham di NYSE dan NASDAQ, investor Indonesia juga menghadapi risiko nilai tukar USD/IDR. Perubahan kurs dapat memengaruhi nilai portofolio meski harga saham relatif stabil.
Volatilitas pasar Amerika, terutama di sektor teknologi yang mendominasi NASDAQ, juga perlu diantisipasi. Pergerakan harga di sektor ini cenderung lebih cepat dan agresif.
Oleh karena itu, investor disarankan melakukan riset mandiri, menerapkan diversifikasi portofolio, serta menggunakan strategi investasi bertahap agar risiko dapat dikelola dengan lebih baik.
Investasi Saham AS Lewat Ajaib Sekarang!
NYSE dan NASDAQ membuka akses ke perusahaan global dengan skala dan likuiditas besar. Bagi investor Indonesia, pemahaman perbedaan kedua bursa ini penting untuk menentukan pilihan saham yang sesuai dengan tujuan investasi.
Meski akses langsung ke bursa Amerika memiliki keterbatasan, alternatif melalui platform lokal seperti Ajaib memungkinkan investor tetap berinvestasi di saham AS dengan proses yang lebih praktis.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!