Ajaib
Menu

Obligasi

ORI030 Diprediksi Tawarkan Kupon Lebih Menarik, Layak Jadi Pilihan Investasi Semester II 2026?

TikaJuly 3, 2026

Gedung Bank Indonesia.

Pemerintah diperkirakan akan kembali menerbitkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 pada semester II 2026. Di tengah suku bunga yang masih tinggi, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel ini diproyeksikan tetap menjadi salah satu pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat, terutama bagi investor yang menginginkan pendapatan tetap dengan tingkat risiko yang relatif rendah.

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia, Budi Frensidy, seperti dikutip dari Kompas.com, menilai kondisi suku bunga saat ini justru memberikan peluang bagi pemerintah untuk menawarkan kupon ORI030 yang lebih menarik dibandingkan seri sebelumnya.

Menurutnya, apabila suku bunga acuan tetap berada di level tinggi atau kembali mengalami kenaikan, pemerintah memiliki ruang untuk menetapkan tingkat kupon yang lebih kompetitif sehingga dapat meningkatkan daya tarik ORI030 di mata investor.

“Apabila investor berniat memegang obligasi hingga jatuh tempo, fluktuasi harga di pasar sekunder akibat perubahan suku bunga tidak akan terlalu menjadi persoalan,” ujar Budi.

Berpotensi Lebih Menarik Dibanding Deposito

Selain menawarkan kupon yang diperkirakan lebih tinggi, ORI030 juga dinilai unggul dibandingkan deposito dari sisi perpajakan.

Kupon ORI dikenakan pajak final sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak bunga deposito yang mencapai 20%. Dengan selisih pajak tersebut, imbal hasil bersih yang diterima investor berpotensi menjadi lebih optimal.

Di samping itu, pembayaran kupon maupun pokok investasi ORI dijamin oleh pemerintah sehingga memberikan tingkat keamanan yang tinggi bagi investor.

Memiliki Keunggulan Dibanding Reksa Dana Pendapatan Tetap

Budi juga menilai ORI030 memiliki karakteristik yang berbeda dengan reksa dana pendapatan tetap.

Reksa dana pendapatan tetap memang menawarkan fleksibilitas karena dapat dicairkan kapan saja sesuai ketentuan. Namun, nilai investasinya tetap mengikuti pergerakan harga obligasi di pasar sehingga dapat mengalami kenaikan maupun penurunan.

Sementara itu, ORI menawarkan kupon tetap (fixed rate) selama masa investasi. Investor yang memegang ORI hingga jatuh tempo akan tetap memperoleh pembayaran kupon secara berkala tanpa terpengaruh fluktuasi harga pasar.

Permintaan SBN Ritel Masih Sangat Kuat

Optimisme terhadap ORI030 juga didukung oleh tingginya minat masyarakat terhadap penerbitan SBN ritel sebelumnya.

Penjualan ST016 tercatat mencapai sekitar Rp22,62 triliun, melampaui target pemerintah sebesar Rp20 triliun. Capaian tersebut menunjukkan bahwa permintaan investor terhadap instrumen SBN ritel masih tetap tinggi meskipun kondisi pasar keuangan global masih dipenuhi ketidakpastian.

Di sisi lain, volatilitas pasar saham sepanjang 2026 juga dinilai mendorong sebagian investor untuk mengalihkan sebagian portofolionya ke instrumen yang menawarkan pendapatan lebih stabil.

Momentum Penerbitan Dinilai Tepat

Budi menilai pemerintah berada pada momentum yang tepat untuk menerbitkan ORI030.

Dengan kondisi suku bunga yang relatif tinggi, pemerintah berpeluang menawarkan kupon yang lebih kompetitif sehingga dapat menarik minat investor ritel sekaligus mendukung kebutuhan pembiayaan negara.

Bagi investor yang mengutamakan kepastian arus kas, ORI030 dinilai layak dipertimbangkan sebagai salah satu instrumen investasi pada semester II 2026.

Meski demikian, investor tetap disarankan menyesuaikan investasi dengan kebutuhan likuiditas masing-masing serta menerapkan diversifikasi portofolio agar risiko investasi dapat dikelola dengan lebih baik.

Apa Itu ORI?

Obligasi Negara Ritel (ORI) merupakan salah satu jenis Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang diterbitkan pemerintah Indonesia untuk individu Warga Negara Indonesia (WNI).

Beberapa karakteristik utama ORI antara lain:

  • Kupon tetap (fixed rate) hingga jatuh tempo.
  • Pembayaran kupon dilakukan setiap bulan.
  • Pokok dan kupon dijamin oleh pemerintah sesuai Undang-Undang Surat Utang Negara.
  • Dapat diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa minimum kepemilikan (holding period).

Karena karakteristik tersebut, ORI umumnya menjadi pilihan investor yang menginginkan pendapatan rutin dengan tingkat risiko yang relatif rendah.

Kapan ORI030 Terbit?

Hingga awal Juli 2026, pemerintah belum mengumumkan secara resmi besaran kupon maupun jadwal penawaran ORI030. Investor dapat menantikan informasi resmi dari Kementerian Keuangan menjelang masa penawaran.

Apabila kupon yang ditawarkan sesuai ekspektasi pasar, ORI030 diperkirakan berpotensi menjadi salah satu instrumen investasi favorit pada paruh kedua 2026, khususnya bagi investor yang mencari alternatif selain deposito maupun investasi berbasis pasar saham.

Siapkan Dana Investasimu dan Nantikan Penawaran ORI030

Siapkan dana investasimu dari sekarang! Nantikan penawaran ORI030 di Ajaib dan mulai investasi SBN Ritel secara online dengan mudah saat masa penawaran resmi dibuka.

Google Play StoreApple App Store

Sumber: https://investasi.kontan.co.id/news/ori030-diprediksi-tawarkan-kupon-lebih-tinggi-masih-menarik-di-era-suku-bunga-tinggi

Profil Penulis

Tika
Tika

SEO Writer

Tika Azaria adalah SEO Writer di Ajaib yang menulis berbagai konten seputar saham, reksa dana, kripto, hingga saham AS dan keuangan secara umum. Ia menggabungkan strategi SEO dengan konten edukatif agar informasi investasi lebih mudah ditemukan dan dipahami oleh masyarakat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!