Perbedaan Spot dan Futures Trading di Kripto, Mana yang Lebih Aman?
Sarifa•January 7, 2026

“Spot dan futures trading di kripto merupakan metode yang biasa digunakan untuk menghasilkan keuntungan dalam trading”
Seiring dengan kemudahan mengakses aset kripto sebagai instrumen investasi dan trading, minat investor khususnya di Indonesia kian meningkat. Dengan volatilitas yang tinggi, kripto dijadikan instrumen trading yang diyakini bisa menghasilkan keuntungan karena mengacu pada selisih harga. Uniknya, metode trading di kripto juga banyak digunakan dalam meraih target trading.
Adapun metode yang dimaksud adalah spot dan futures trading hingga menjadi cara paling umum digunakan. Hal ini karena keduanya memiliki tingkat risiko maupun keuntungan yang berbeda-beda. Jika spot trading menjadi metode paling sederhana dan aman karena terjaga di dompet digital. Sementara futures trading memungkinkan untuk menghasilkan keuntungan, namun tinggi risiko.
Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan spot dan futures trading dalam dunia kripto? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.
Mengapa Investor Indonesia Perlu Memahami Spot dan Futures?
Sebelum mengetahui apa yang dimaksud spot dan futures trading kripto, ada baiknya bagi kamu untuk memahami literasi keuangan. Mengingat, banyak investor terutama di Indonesia yang minim pengetahuan akan trading kripto, namun karena FOMO tetap ikut masuk ke dalam dunia trading tanpa mengetahui risikonya.
Literasi keuangan dalam hal ini berkaitan dengan pengetahuan kamu dalam mengelola keuangan yang dimiliki. Mana uang yang harus digunakan, mana yang ditabung, dan mana yang diinvestasikan. Hal ini akan membuat kamu bisa mengelola keuangan dengan baik dan tahu kapan mengambil peluang yang berdampak pada kehidupan lebih baik di masa depan.
Setelah mengetahui bagaimana mengelola keuangan dengan baik, maka kamu bisa menentukan produk dan jasa keuangan mana yang bisa digunakan dalam mengelola keuangan. Dalam hal ini, maka kamu bisa mengetahui apakah spot dan futures trading kripto adalah pilihan yang tepat dalam mengelola keuangan.
Apa Itu Trading Spot di Kripto?
Memahami apa itu trading spot di pasar kripto, sederhananya spot trading merupakan cara untuk membeli dan menjual aset kripto seperti Bitcoin atau Ethereum secara langsung. Hal ini berarti aset kripto yang kamu beli langsung dikirim ke pembeli maupun penjual. Dalam pasar spot, kamu secara langsung sebagai pemilik aset kripto dengan keuntungan seperti mendapatkan hak voting dan staking.
Cara Kerja Trading Spot
Pada dasarnya, cara kerja trading spot dalam pasar kripto sesederhana membeli atau menjual aset kripto seperti Bitcoin dengan harga terkini. Lalu, aset kripto tersebut akan dikirim secara langsung antara pembeli dan penjual yang memiliki kendali penuh atas kepemilikan aset kripto. Sementara untuk mendapatkan keuntungan, penjual harus menjual saat adanya selisih harga.
Sederhananya, spot trading sama halnya dengan istilah HODLing sebagai strategi investasi jangka panjang dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa mendatang. Biasanya, ada beberapa tahapan jangka pendek atau jangka panjang ketika akan menjual untuk menghasilkan keuntungan.
Ciri-Ciri Trading Spot
Untuk mengetahui trading spot secara lebih jauh, kamu bisa memahami ciri-cirinya, di antaranya sebagai berikut:
- Tidak menyediakan leverage yang berarti untuk membeli 1 Bitcoin, kamu membutuhkan dana yang sesuai dengan nilai terkini atau membelinya sesuai nominal yang dimiliki berarti tidak sampai 1 Bitcoin.
- Fleksibilitas untuk menyimpan secara jangka panjang atau pendek yang berarti kamu akan memperoleh keuntungan dari apresiasi nilai aset kripto itu sendiri.
- Aturan harga yang ditentukan sesuai pasar spot.
Apa Itu Futures Trading di Kripto?
Sementara untuk futures trading dalam kripto merupakan salah satu produk derivatif kripto berupa kontrak yang mewakili suatu nilai aset kripto tertentu. Setiap trader yang membeli aset kripto dalam dalam future trading, maka mereka tidak benar-benar memiliki aset kripto secara langsung. Hal ini karena trader memiliki perjanjian jual dan beli sesuai dengan kesepakatan harga di masa depan.
Sederhananya, kamu akan mendapatkan kontrak harga yang mewakili suatu aset kripto secara tidak langsung dalam futures trading.
Cara Kerja Futures Trading
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa futures trading berarti membeli atau menjual kontrak dari aset kripto pada harga tertentu di waktu mendatang dengan nilai mengikuti pergerakan dasarnya. Hal ini berarti kamu tidak memiliki aset kripto secara langsung, melainkan memperdagangkan kontraknya. Selain itu, di kebanyakan bursa kripto, futures trading tersedia dalam bentuk perpetual futures.
Hal ini berarti jenis futures ini tidak ada tanggal kadaluarsanya sehingga trader yang tetap menahan posisi di durasi lebih lama asal memenuhi persyaratan dengan menargetkan harga kripto bergerak naik. Hal ini mengacu pada kemampuan membuka posisi long atau beli dan short atau jual sehingga trader bisa mencari keuntungan ketika harga turun sekalipun.
Trader juga bisa dijadikan alat lindung nilai karena membuka posisi yang berlawanan dalam mengurangi kerugian saat membuka posisi. Ditambah dengan futures tersedia penggunaan leverage yang bisa memperbesar potensi keuntungan, namun risikonya juga meningkat.
Ciri-Ciri Futures Trading
Pada dasarnya, untuk mengetahui ciri-ciri dari futures trading, hal ini berarti kebalikan dari spot trading. Adapun sejumlah ciri yang dimaksud sebagai berikut:
- Penggunaan leverage yang memperbesar peluang meraih keuntungan lebih tinggi secara jangka pendek.
- Kontrak futures yang bisa memberikan keuntungan ketika harga naik saja, namun saat harga sedang tren turun sekalipun.
- Futures trading di aset kripto lebih likuid dengan volume transaksi bulanan mencapai triliunan dolar.
Perbedaan Utama Spot dan Futures Trading di Kripto
Penjelasan mengenai spot dan futures akan lebih mudah dipahami jika kamu mengetahui apa yang menjadi pembeda di antara keduanya. Adapun sejumlah perbedaan utama spot dan futures trading di kripto, di antaranya sebagai berikut:
| Fitur | Spot Trading | Futures Trading |
| Tanggal kadaluwarsa | Tidak memiliki kadaluwarsa, melainkan bisa disimpan selama mungkin | Terdapat tanggal kadaluwarsa tetap sehingga posisi harus ditutup maupun diperpanjang sebelum jatuh tempo |
| Kepemilikan aset | Trader memiliki aset kripto sepenuhnya setelah membeli | Tidak ada aset yang dimiliki, melainkan hanya kontrak kewajiban |
| Mekanisme pendanaan | Tidak ada funding fee setelah transaksi selesai | Tidak ada funding rate dengan penyelesaian dilakukan ketika kontrak berakhir sesuai harga pasar |
| Likuiditas pasar | Tergantung aset yang biasanya lebih rendah | Biasanya likuid karena kontrak tetap dengan pasar sudah mapan |
| Risiko Likuidasi | Tidak adanya risiko likuidasi karena aset dimiliki secara penuh | Terdapat risiko margin call jika menggunakan leverage karena posisi bisa bermasalah ketika mendekati kadaluwarsa |
| Leverage | Tanpa leverage | Leverage tersedia |
Lebih Aman Spot atau Futures?
Jika dilihat berdasarkan keamanan antara spot dan futures, maka hal ini mengacu pada bagaimana keduanya bekerja. Berinvestasi tentu tidak hanya sekadar memperoleh keuntungan, namun ada risiko di baliknya. Sederhananya spot trading berarti membeli atau menjual dengan kepemilikan sepenuhnya sehingga ketika menahannya untuk waktu tertentu, bisa saja naik atau rugi.
Sementara futures trading ketika trader memutuskan membuka posisi panjang, maka dana yang diinvestasikan bisa saja hilang jika berada di posisi yang salah. Hal ini berarti bagi investor pemula yang belum memiliki pengetahuan dasar secara mendalam mengenai investasi, maka spot trading adalah pilihan yang baik.
Kapan Sebaiknya Memilih Spot atau Futures trading?
Memulai investasi di spot atau futures tentunya harus tahu kapan waktu yang tepat. Hal ini menyangkut kesiapan dari setiap investor maupun trader. Adapun sejumlah faktor berikut menjadi jawaban dari kapan waktu yang tepat untuk memulai:
- Memahami toleransi risiko dengan memilih risiko minim atau risiko tinggi.
- Jumlah dana yang dimiliki untuk menjadi modal awal.
- Mengetahui kondisi terkini pada pasar seperti tren naik, turun, atau sideways.
- Memilih strategi berdasarkan jangka waktu seperti jangka panjang, menengah, atau panjang.
- Mengetahui tujuan dari trading itu sendiri.
Risiko yang Wajib Dipahami Sebelum trading Kripto
Memahami bahwa trading kripto memiliki sejumlah risiko utama merupakan hal bijak yang harus dipahami sejak awal khususnya bagi pemula. Mengingat, harga aset kripto dikenal sangat fluktuatif sehingga pergerakan kecil saja bisa langsung berdampak besar pada keuntungan maupun kerugian. Ditambah dengan risiko likuiditas yang sering terjadi ketika menggunakan leverage tanpa perhitungan.
Sementara ada overtrading yang membuat emosi para trader goyang saat mengambil alih keputusan. Hal ini dipengaruhi oleh kurangnya literasi kripto yang memunculkan kesalahpahaman dari mekanisme pasar dan terjebak pada strategi yang merugikan.
Kesimpulan: Spot vs Futures untuk Investor Indonesia
Setelah memahami apa itu spot dan futures di trading kripto, tentunya kamu sudah tahu apa yang harus dipersiapkan sebelum memulai. Hal ini menyangkut dengan potensi keuntungan dan toleransi risiko. Setelah mempersiapkan hal tersebut, kamu bisa mulai untuk memilih platform yang menyediakan perdagangan spot dan futures di kripto.
Salah satu pilihan platform yang aman dan tepercaya adalah Ajaib. Ajaib didukung dengan sejumlah fitur yang membantu proses spot dan futures trading di kripto menjadi lebih mudah. Caranya dengan download aplikasi Ajaib di smartphone kamu dan mulai investasinya, sekarang.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!