Rekomendasi Kripto Hari Ini: AVAX, ASTER, dan BERA Simak Target Harganya
Panji Yudha•October 15, 2026

Key Takeaways
- Bitcoin (BTC) terkoreksi 2,10% ke US$81.700 setelah inflasi AS September melampaui ekspektasi pasar.
- Kapitalisasi pasar kripto turun 2,36% menjadi US$2,71 triliun, sementara dominasi Bitcoin meningkat ke 60,35%.
- Data Producer Price Index (PPI) AS yang dirilis malam ini berpotensi memengaruhi pergerakan Bitcoin dan aset kripto lainnya.
- Avalanche (AVAX), Aster (ASTER), dan Berachain (BERA) menjadi altcoin yang dapat dicermati berdasarkan perkembangan ekosistem masing-masing.
Pasar Kripto Melemah, Bitcoin Turun 2,10% akibat Inflasi AS
Pasar kripto melemah pada Kamis (15/10) setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) September melampaui ekspektasi. Pada pukul 08.00 WIB, Bitcoin (BTC) terkoreksi 2,10% ke level US$81.700 atau sekitar Rp1,49 miliar. Sementara itu, dominasi Bitcoin (BTC.D) meningkat menjadi 60,35% dan total kapitalisasi pasar kripto turun 2,36% menjadi US$2,71 triliun.
Tekanan terhadap pasar muncul setelah data Consumer Price Index (CPI) AS menunjukkan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, sehingga berpotensi membatasi likuiditas dan menekan aset berisiko, termasuk kripto.
Top Gainers dan Top Losers Kripto Hari Ini
Di tengah pelemahan pasar secara keseluruhan, sejumlah aset kripto masih mencatatkan kenaikan harga yang signifikan. Berikut daftar top gainers dan top losers dalam 24 jam terakhir berdasarkan data pukul 08.00 WIB.
| Top Gainer | Perubahan | Top Loser | Perubahan |
| Zerebro (ZEREBRO) | +70% | Epic Chain (EPIC) | -25,70% |
| Walrus (WAL) | +45,50% | QuickSwap (QUICK) | -24,90% |
| Dent (DENT) | +31,45% | Gains Network (GNS) | -17,10% |
Bitcoin Kembali Menguji MA-50 usai Inflasi AS Melampaui Ekspektasi
Bitcoin kembali turun ke area moving average (MA)-50 di sekitar US$81.700 setelah sebelumnya sempat naik ke kisaran US$84.000. Dalam sepekan terakhir, BTC cenderung bergerak dalam rentang terbatas antara MA-50 di sekitar US$81.000 dan MA-20 di sekitar US$84.000.
Pelemahan ini terjadi setelah inflasi AS September tercatat lebih tinggi dari perkiraan. CPI tahunan naik menjadi 3,7%, melampaui ekspektasi 3,6% dan mencapai level tertinggi dalam lima bulan sejak Mei. Secara bulanan, CPI meningkat 0,6%, menjadi kenaikan tertinggi sejak April.
Inflasi inti juga menunjukkan tekanan. Core CPI tahunan naik menjadi 2,6%, di atas ekspektasi 2,5% dan angka sebelumnya sebesar 2,4%. Secara bulanan, Core CPI meningkat 0,3%, melampaui perkiraan 0,2%.
Data tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa inflasi AS masih persisten. Akibatnya, peluang berlanjutnya kebijakan moneter ketat The Fed kembali menjadi perhatian pelaku pasar.
Indeks Dolar AS (DXY) turut menguat hingga 102,52. Penguatan dolar dan prospek suku bunga tinggi lebih lama berpotensi membatasi likuiditas serta mendorong investor mengambil sikap risk-off, yang dapat menambah tekanan terhadap pasar saham dan kripto.
Strive Tambah Kepemilikan Bitcoin hingga 35.595 BTC
Di tengah koreksi harga Bitcoin, aktivitas pembelian oleh institusi masih berlanjut. Strive membeli 2.822 BTC senilai US$235 juta pada 12–13 Oktober dengan harga rata-rata sekitar US$83.266 per BTC.
Informasi tersebut tercantum dalam Form 8-K yang dirilis pada Rabu (14/10). Setelah transaksi tersebut, total kepemilikan Bitcoin Strive meningkat menjadi 35.595 BTC.
Jumlah itu menempatkan Strive sebagai perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar keempat di dunia, melampaui MARA yang memiliki 35.577 BTC. Posisi tiga besar masih ditempati Strategy, Metaplanet, dan Twenty One.
CEO Strive, Matt Cole, menyebut perusahaan memiliki peluang untuk masuk ke posisi dua besar sebelum akhir tahun. Pembelian tersebut menjadi perkembangan yang patut dicermati di tengah tekanan makroekonomi yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin.
Data PPI AS Jadi Katalis Pergerakan Bitcoin Malam Ini
Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada rilis Producer Price Index (PPI) AS pada Kamis (15/10) pukul 19.30 WIB.
Konsensus memperkirakan PPI bulanan meningkat 0,5%-0,6%, lebih tinggi dari angka sebelumnya sebesar 0,4%. Sementara itu, PPI tahunan diperkirakan berada di kisaran 5,3%-5,4%. Core PPI bulanan juga diproyeksikan naik menjadi 0,3% dari sebelumnya 0,2%.
Jika realisasi PPI melampaui ekspektasi, kekhawatiran terhadap inflasi yang persisten berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat memperkuat spekulasi mengenai sikap hawkish The Fed, mendorong penguatan dolar AS, dan menambah tekanan terhadap Bitcoin serta emas yang ditokenisasi, Tether Gold (XAUT).
Sebaliknya, realisasi yang lebih rendah dari perkiraan dapat mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter. Karena itu, trader perlu mencermati hasil rilis PPI dan respons pasar sebelum menentukan strategi transaksi.
Rekomendasi Kripto Hari Ini: AVAX, ASTER, dan BERA
Rekomendasi kripto hari ini menyoroti Avalanche (AVAX), Aster (ASTER), dan Berachain (BERA) di tengah koreksi harga Bitcoin akibat data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari perkiraan. Berikut level entry, take profit, dan stop loss untuk ketiga altcoin.
| Altcoin | Entry | Take Profit | Stop Loss |
| AVAX (Layer-1) | IDR175.000 | IDR210,000 | IDR162,000 |
| ASTER (DEX) | IDR12,200 | IDR14,500 | IDR11,500 |
| BERA (Layer-1) | IDR4,200 | IDR5,300 | IDR3,700 |
1. Avalanche (AVAX)
Avalanche (AVAX) memiliki perkembangan ekosistem berupa integrasi blockchain oleh pengadilan Dubai International Financial Centre (DIFC) untuk memverifikasi keaslian dokumen hukum lintas negara.
Melalui integrasi tersebut, bank dan perusahaan di berbagai negara dapat memeriksa surat penetapan serta catatan persidangan dalam hitungan detik.
2. Aster (ASTER)
Aster (ASTER) meluncurkan kampanye Grid Trading 2.0 selama empat minggu dengan total hadiah sebesar 140.000 ASTER.
Selain kampanye tersebut, protokol Aster terus mengalokasikan 99% biaya platform harian untuk program buyback dan burn ASTER. Kedua perkembangan ini menjadi informasi yang relevan bagi trader yang memantau aktivitas ekosistem dan token ASTER.
3. Berachain (BERA)
Berachain (BERA) menjadi altcoin lain yang dapat dicermati setelah Berachain Foundation meluncurkan program “Bera Builds Businesses”. Program ini berfokus pada akuisisi ekosistem, inkubasi proyek, dan bagi hasil, bukan subsidi developer.
Di sisi lain, Greenlane menjalin kemitraan dengan Infrared untuk menjalankan validator menggunakan hingga 50 juta BERA dari kas perusahaan. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari aktivitas pengembangan ekosistem Berachain.
Pantau Pergerakan Kripto di Ajaib Kripto
Koreksi Bitcoin setelah rilis data inflasi AS menunjukkan bahwa kondisi makroekonomi masih menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan pasar kripto. Penguatan dolar AS, ekspektasi suku bunga The Fed, dan rilis PPI malam ini berpotensi memengaruhi volatilitas Bitcoin maupun altcoin.
Pantau harga Bitcoin, Ethereum, dan altcoin lainnya di Ajaib sebelum menentukan entry, take profit, maupun stop loss.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi di atas bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau paksaan untuk melakukan transaksi. Harga aset kripto dapat berubah secara real-time. Pastikan melakukan riset dan mempertimbangkan keputusan investasi sesuai kondisi masing-masing.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Panji Yudha adalah seorang Financial Expert Ajaib yang sudah berpengalaman lebih dari 4+ tahun. Panji merupakan lulusan Victoria University, Melbourne, pada 2020 dengan gelar di bidang Financial Risk Management dan International Trade. Dengan latar belakang akademis dan pengalaman di industri aset kripto, Panji aktif membagikan analisis dan wawasan seputar investasi, trading, serta perkembangan pasar Kripto.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!