Ajaib
Menu

Kripto

FIFA Gebrak Piala Dunia 2026 dengan Platform Prediksi Berbasis Blockchain

SalsabillaApril 7, 2026

bitcoin-miner

Menyongsong perhelatan sepak bola terbesar di planet ini, FIFA resmi mengumumkan peluncuran platform prediction market berbasis blockchain untuk Piala Dunia 2026. Langkah ambisius ini dirancang untuk merevolusi cara penggemar global berinteraksi dengan turnamen, sekaligus memperkuat strategi digital FIFA di ekosistem Web3.

Melalui platform ini, para suporter tidak hanya sekadar menonton, tetapi bisa aktif membuat prediksi terkait hasil pertandingan, statistik turnamen, hingga detail spesifik seperti performa individu pemain dan momen-momen krusial di lapangan.

Inovasi di Tengah Skala Turnamen Terbesar

Piala Dunia 2026 sendiri diprediksi akan menjadi edisi paling kolosal sepanjang sejarah. Dengan format baru yang melibatkan 48 tim nasional dan total 104 pertandingan yang tersebar di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, FIFA memerlukan instrumen yang mampu menangani skala interaksi masif.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa integrasi teknologi ini adalah bagian dari visi FIFA untuk terus berinovasi. “Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif dan memperluas cara penggemar di seluruh dunia terlibat langsung dengan kompetisi ini,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Senin, 6 April 2026.

Gandeng ADI Predictstreet dan Pemanfaatan Ethereum Layer-2

Alih-alih bekerja sama dengan raksasa prediction market yang sudah mapan seperti Polymarket atau Kalshi, FIFA mengambil langkah mengejutkan dengan menunjuk ADI Predictstreet sebagai mitra resmi jangka panjang.

Platform ini akan beroperasi di atas ADI Chain, sebuah jaringan Layer-2 berbasis Ethereum yang selama ini memiliki fokus kuat di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Keputusan FIFA untuk memilih mitra yang produknya belum diluncurkan secara luas ke publik ini memicu diskusi hangat di kalangan pengamat teknologi, mengingat besarnya risiko teknis yang mungkin dihadapi pada turnamen berskala global.

Tantangan Regulasi dan Integritas

Meski membawa angin segar inovasi, inisiatif ini tidak lepas dari bayang-bayang regulasi. Industri prediction market saat ini masih berada dalam pengawasan ketat regulator global terkait potensi adanya insider trading serta kemiripan mekanismenya dengan praktek perjudian olahraga.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, FIFA menjamin bahwa platform ini akan beroperasi di bawah kerangka standar integritas yang ketat. Sistem pemantauan aktivitas secara real-time telah disiapkan untuk mendeteksi dan mencegah perilaku mencurigakan selama turnamen berlangsung.

Jika proyek ini sukses, FIFA mengisyaratkan adanya potensi perluasan penggunaan platform prediksi ini ke sektor-sektor di luar olahraga di masa depan. Kabar ini juga menyusul investigasi regulator Swiss terkait sistem tiket berbasis blockchain FIFA yang hingga kini masih menjadi sorotan menjelang kick-off perdana di 2026.

Analisis dibuat pada Selasa, 7 April 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Artikel ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!