Ajaib
Menu

Kripto

Bitcoin Merosot 40 Persen, Imbas Kehilangan Momentum dan Kepercayaan Pasar

GloriaFebruary 2, 2026

Bitcoin Terus Merosot, Kehilangan Momentum dan Kepercayaan Pasar

Harga Bitcoin kembali melanjutkan tren koreksi dan kini bergerak di bawah level psikologis US$80.000. Berdasarkan data CoinMarketCap pada Senin (2/2/2026), Bitcoin tercatat turun 4,44% ke level US$75.248,78, atau telah terkoreksi sekitar 40% dari puncaknya pada 2025. Posisi ini membawa Bitcoin kembali ke area harga yang terakhir terlihat setelah gejolak kebijakan tarif bertajuk “Liberation Day”, menandai semakin dalamnya fase pelemahan aset kripto terbesar dunia tersebut.

Hilangnya Pilar Penopang Bitcoin

Koreksi Bitcoin kali ini dinilai berbeda dari penurunan tajam sebelumnya. Tekanan harga tidak dipicu oleh kepanikan, likuidasi berantai, atau guncangan sistemik, melainkan oleh memudarnya tiga pilar utama penopang pasar, yakni harga, relevansi, dan keyakinan investor. Permintaan yang melemah, likuiditas yang menipis, serta minimnya minat beli membuat Bitcoin semakin terlepas dari dinamika pasar keuangan global, bahkan gagal merespons sentimen eksternal seperti ketegangan geopolitik, pelemahan dolar AS, maupun reli aset berisiko lainnya.

Sepanjang Januari 2026, Bitcoin tercatat turun hampir 11% dan membukukan penurunan bulanan keempat secara beruntun, menjadi rentetan koreksi terpanjang sejak 2018 pasca runtuhnya gelembung initial coin offering (ICO). Minimnya optimisme juga terlihat dari media sosial yang relatif sepi euforia, berbeda dengan pola historis pasar kripto yang kerap diwarnai aksi beli agresif saat harga turun. Kondisi ini terjadi meskipun kebijakan pemerintah Amerika Serikat dinilai semakin ramah terhadap aset kripto dan partisipasi institusional meningkat, yang dinilai telah diantisipasi pasar lebih awal.

Dari sisi institusional, instrumen exchange traded fund (ETF) berbasis Bitcoin spot masih mencatatkan arus keluar, mencerminkan melemahnya keyakinan investor arus utama. Data Kaiko menunjukkan kedalaman pasar Bitcoin masih lebih dari 30% di bawah puncaknya pada Oktober, level likuiditas yang terakhir kali terjadi setelah kolapsnya FTX pada 2022. Secara historis, fase pemulihan Bitcoin juga membutuhkan waktu panjang, dengan estimasi enam hingga sembilan bulan ke depan sebelum tanda pemulihan yang berarti mulai terbentuk, sementara volume perdagangan diperkirakan tetap lemah.

Sejumlah pelaku pasar menilai tekanan saat ini masih berada di tahap awal siklus penurunan. Di tengah persaingan memperebutkan modal global, dana investor dinilai lebih banyak mengalir ke saham berbasis kecerdasan buatan (AI) serta logam mulia seperti emas dan perak yang tengah mencuri perhatian pelaku pasar makro. Kondisi tersebut membuat Bitcoin menghadapi tantangan struktural, bukan sekadar koreksi jangka pendek.

Kelola Strategi Kripto Bersama Ajaib

Di tengah volatilitas dan fase koreksi yang masih berlangsung, investor perlu lebih selektif dan disiplin dalam mengelola eksposur aset digital. Melalui Ajaib, kamu dapat melakukan transaksi kripto secara aman dan terstruktur, sekaligus menyesuaikan strategi investasi dengan kondisi pasar yang dinamis.

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi oleh pihak mana pun. Artikel ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual aset kripto tertentu. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Google Play StoreApple App Store

Sumber: https://market.bisnis.com/read/20260202/94/1949183/harga-bitcoin-kian-jeblok-imbas-kehilangan-momentum-dan-kepercayaan-pasar

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

Bitcoin Merosot 40 Persen, Imbas Kehilangan Momentum dan Kepercayaan Pasar - Ajaib