Saham Sawit Menguat Berkat Tarif Ekspor 0 Persen AS, Mana yang Menarik?
Gloria•February 24, 2026

Saham sektor sawit kembali menjadi sorotan setelah Amerika Serikat menyetujui tarif bea masuk 0% untuk ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya dari Indonesia melalui skema Agreement on Reciprocal Tariff (ART). Kebijakan ini dinilai sebagai katalis strategis yang dapat memperkuat daya saing ekspor langsung Indonesia ke pasar AS. Di tengah valuasi yang masih relatif murah dan pergerakan harga yang cenderung laggard sejak awal tahun, sektor ini mulai dilirik kembali oleh pelaku pasar.
Dampak Tarif Ekspor 0% terhadap Saham Sektor Sawit
Tarif nol persen membuka peluang peningkatan ekspor langsung ke Amerika Serikat dalam volume lebih besar. Selama ini, ekspor sawit Indonesia ke AS mencapai sekitar 6 juta ton per tahun, namun sebagian besar masih melalui negara perantara di Eropa sebelum masuk kembali ke pasar AS. Dengan skema baru ini, jalur distribusi menjadi lebih efisien dan margin berpotensi membaik bagi eksportir. Sentimen tersebut dapat berdampak positif terhadap kinerja emiten dengan eksposur ekspor tinggi.
Dari sisi valuasi, sejumlah saham sawit papan utama masih diperdagangkan di bawah rata-rata historisnya. LSIP, TBLA, dan SIMP berada di kisaran price to earnings (PE) 4-5 kali, lebih rendah dibandingkan rerata lima tahunnya. AALI dan TLDN juga masih berada di bawah rata-rata valuasi historis. Kondisi ini mencerminkan bahwa secara historis beberapa saham sektor sawit masih tergolong undervalue, sementara pergerakan year to date (YTD) belum sepenuhnya merefleksikan potensi katalis yang ada.
Di sisi lain, terdapat emiten yang sudah mendekati atau melampaui valuasi wajarnya sehingga perlu dicermati dengan lebih selektif.
Beberapa di antaranya meliputi:
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG): Perusahaan agroindustri yang bergerak di perkebunan dan pengolahan kelapa sawit, serta turut memiliki segmen produk kayu sebagai bagian dari portofolio bisnisnya.
- PT Gozco Plantations Tbk (GZCO): Fokus pada pengembangan dan pengelolaan lahan kelapa sawit, memproduksi CPO dan produk turunannya melalui operasional perkebunan yang tersebar di Indonesia.
- PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR): Emiten yang bergerak dalam perkebunan kelapa sawit, berkontribusi pada produksi minyak sawit mentah sebagai bagian dari sektor agribisnis nasional.
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN): Perusahaan yang termasuk dalam daftar emiten perkebunan sawit di BEI, bergerak di lini usaha kelapa sawit dan CPO sebagai komoditas utama.
Kondisi ini menegaskan bahwa investor tetap perlu mempertimbangkan kombinasi valuasi, eksposur ekspor, serta kekuatan fundamental sebelum mengambil keputusan.
Selain faktor tarif, sektor sawit juga ditopang oleh momentum Ramadan dan dukungan pasar domestik melalui mandatori biodiesel B40. Diversifikasi tujuan ekspor ke India, China, dan Afrika turut memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati risiko eksternal seperti dinamika harga CPO global, potensi perubahan kebijakan bea ekspor, serta perkembangan regulasi Eropa terkait keberlanjutan.
Mulai Cermati Peluang di Saham Sektor Sawit
Kebijakan tarif ekspor 0% dari AS menjadi sentimen positif bagi saham sektor sawit, khususnya emiten dengan valuasi menarik dan eksposur ekspor kuat. Kamu dapat memanfaatkan momentum ini dengan tetap melakukan analisis dan menyesuaikan strategi sesuai profil risiko melalui aplikasi Ajaib untuk mendukung keputusan investasi saham yang lebih terarah.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini berdasarkan riset internal dan tidak dipengaruhi pihak mana pun. Informasi ini bukan merupakan ajakan atau paksaan untuk membeli atau menjual Efek tertentu. Harga saham dapat berubah secara real-time; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.
Sumber:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260224053609-128-713249/saham-sawit-masih-banyak-yang-murah-mana-paling-layak-dikoleksi
- https://www.topbusiness.id/123961/tarif-nol-persen-as-untuk-cpo-saham-emiten-sawit-berpeluang-menguat.html
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
