Saham BNII Bagi Dividen Rp7,61 per Saham, Catat Tanggal Pembagiannya!
Salsabilla•April 23, 2026

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan pembagian dividen tunai dari tahun buku 2025. Emiten perbankan ini menyiapkan total dividen Rp580,07 miliar atau setara Rp7,61 per saham, sejalan dengan hasil RUPST yang digelar pada 17 April 2026. Pada perdagangan Kamis, 23 April 2026, saham BNII ditutup naik 0,93% ke level Rp216 per saham. Dalam sesi tersebut, harga sempat bergerak di rentang Rp214 hingga Rp216, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp16,28 triliun. Perkembangan ini tentu menjadi salah satu katalis menarik untuk dicermati.
Jadwal Dividen dan Respons Saham BNII
Pembagian dividen BNII mengacu pada posisi keuangan per 31 Desember 2025, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp1,65 triliun. Perseroan juga mencatat saldo laba ditahan Rp18,66 triliun serta total ekuitas Rp33,08 triliun. Hal ini menunjukkan pembagian dividen dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kondisi permodalan perusahaan.
Berikut jadwal dividen BNII tahun buku 2025:
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Tanggal efektif | 17 April 2026 |
| Cum dividen pasar reguler & negosiasi | 27 April 2026 |
| Ex dividen pasar reguler & negosiasi | 28 April 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 29 April 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 30 April 2026 |
| DPS berhak dividen (16:00 WIB) | 29 April 2026 |
| Pembayaran dividen | 13 Mei 2026 |
Kinerja Saham BNII Tahun Buku 2025
Sepanjang 2025, BNII membukukan laba setelah pajak dan kepentingan non-pengendali sebesar Rp1,66 triliun, melonjak 48,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak juga naik 38,9% menjadi Rp2,22 triliun. Pertumbuhan ini ditopang penurunan biaya provisi, efisiensi beban operasional, serta pengelolaan struktur pendanaan yang lebih optimal.
Beberapa indikator utama kinerja BNII juga layak dicermati:
- Net interest income (NII) naik 1,6% secara tahunan.
- Net interest margin (NIM) berada di level 4,3%.
- Gross operating income meningkat menjadi Rp9,55 triliun.
- Rasio Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional turun ke 86,3%.
- NPL gross membaik ke 2,2% dan net 1,3%.
- CAR tercatat 27,3% dengan CET1 sebesar 26,1%.
- Rasio CASA naik menjadi 57,6%.
Di sisi lain, total kredit tercatat Rp123,64 triliun atau turun 3,1% secara tahunan, sejalan dengan rebalancing portofolio korporasi. Sementara total aset berada di Rp193,72 triliun. Meski begitu, likuiditas tetap terjaga dengan LDR 90,3%, LCR 175,8%, dan NSFR 112,4%.
Cek Peluang investasi saham dari Emiten Perbankan
Kalau kamu rutin memantau pergerakan saham seperti BNII, memahami jadwal dividen dan membaca fundamental emiten bisa membantu mengambil keputusan lebih terukur. Kamu bisa mulai pantau dan melakukan investasi saham secara praktis melalui aplikasi Ajaib. Download aplikasi Ajaib sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: https://www.liputan6.com/saham/read/6321676/emiten-bnii-sebar-dividen-2025-rp-761-cek-tanggal-pembagiannya
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
