Dua Emiten Siap IPO Juni 2026! JELI dan PRDL Bidik Dana Hingga Ratusan Miliar Rupiah!
Salsabilla•June 18, 2026

Key Takeaways:
- JELI dan PRDL menjadi dua calon emiten yang tengah menjalani proses IPO pada Juni 2026
- JELI menawarkan eksposur pada bisnis makanan dan minuman melalui merek INACO yang telah dipasarkan di enam benua.
- PRDL membawa bisnis diagnostik kesehatan Grup Prodia dengan sebagian dana IPO dialokasikan untuk pelunasan pinjaman dan ekspansi usaha.
IPO Juni 2026 Kian Ramai dengan Kehadiran JELI dan PRDL
Menjelang akhir Juni 2026, pasar modal Indonesia kembali diramaikan oleh dua penawaran umum perdana saham (IPO) dari sektor yang berbeda. PT Niramas Utama Tbk. (JELI) yang dikenal sebagai produsen merek INACO serta PT Prodia Diagnostic Line Tbk. (PRDL) tengah menjalani proses bookbuilding untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menariknya, kedua emiten tersebut menggunakan underwriter yang sama yaitu Sucor Sekuritas, sehingga menjadi salah satu sorotan dalam gelombang IPO Juni 2026.
Kehadiran kedua emiten tersebut menambah pilihan bagi pelaku pasar yang mengikuti perkembangan IPO Juni 2026. Menariknya, kedua perusahaan berasal dari sektor yang berbeda, yakni consumer non–cyclicals dan healthcare, sehingga menawarkan eksposur bisnis yang beragam bagi investor yang tengah memantau calon emiten baru di pasar modal.
Rincian IPO JELI dan PRDL
Berikut ringkasan informasi utama dari kedua IPO yang sedang berlangsung:
| Keterangan | JELI | PRDL |
|---|---|---|
| Nama Perusahaan | PT Niramas Utama Tbk. | PT Prodia Diagnostic Line Tbk. |
| Sektor | Consumer Non-Cyclicals | Healthcare |
| Saham Ditawarkan | 350 juta saham | Maksimal 522,9 juta saham |
| Porsi Saham | 25,93% | 30% |
| Harga Bookbuilding | Rp900 – Rp1.120 | Rp100 – Rp120 |
| Periode Bookbuilding | 15–22 Juni 2026 | 18–23 Juni 2026 |
| Potensi Dana Maksimum | Rp392 miliar | Rp62,74 miliar |
JELI menjadi IPO dengan nilai penghimpunan dana yang lebih besar. Pada harga tertinggi bookbuilding, produsen INACO tersebut berpotensi meraih dana hingga Rp392 miliar. Sementara itu, PRDL membidik dana maksimal Rp62,74 miliar dari pelepasan 30% saham kepada publik.
JELI Andalkan Kekuatan Merek INACO yang Sudah Menembus Enam Benua
Salah satu daya tarik utama JELI adalah jangkauan pemasaran produknya yang telah menembus berbagai negara di dunia. Produk INACO saat ini telah dipasarkan di enam benua, mulai dari Asia, Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, hingga Oseania.
Beberapa negara tujuan ekspor yang menjadi pasar INACO antara lain Singapura, Malaysia, China, Jepang, Arab Saudi, Inggris, Prancis, Belanda, Amerika Serikat, Kanada, Peru, Australia, dan Afrika Selatan. Jangkauan distribusi global tersebut menunjukkan skala bisnis yang telah berkembang di luar pasar domestik dan menjadi salah satu faktor yang membedakan JELI dari sejumlah calon emiten consumer lainnya.
PRDL Fokus pada Bisnis Diagnostik Kesehatan dan Pelunasan Utang
PRDL merupakan bagian dari Grup Prodia yang bergerak di bidang In Vitro Diagnostics (IVD). Perusahaan menyediakan solusi diagnostik yang mencakup formulasi produk, perancangan kemasan, pelatihan, hingga dukungan teknis untuk kebutuhan laboratorium dan layanan kesehatan.
Komposisi pemegang saham PRDL saat ini terdiri dari PT Prodia Utama sebesar 51%, PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) sebesar 39%, serta Diasys Diagnostic Systems GmbH sebesar 10%. Dari dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi, sekitar Rp33,66 miliar akan digunakan untuk melunasi pokok kredit perbankan. Sisanya dialokasikan untuk belanja modal dan modal kerja guna mendukung pengembangan usaha ke depan.
Jadwal Bookbuilding Beririsan Warnai IPO Juni 2026
Menariknya, proses bookbuilding JELI dan PRDL berlangsung dalam periode yang hampir bersamaan. JELI membuka masa penawaran awal pada 15–22 Juni 2026, sementara PRDL menjalani bookbuilding pada 18–23 Juni 2026.
Kondisi tersebut menjadikan akhir Juni 2026 sebagai periode yang cukup aktif bagi pasar IPO Indonesia. Dengan karakteristik bisnis yang berbeda, kedua emiten menawarkan alternatif eksposur investasi bagi pelaku pasar yang tengah mencermati perkembangan calon perusahaan tercatat baru di Bursa Efek Indonesia.
Mulai Investasi Saham dan Pantau IPO Menarik Bersama Ajaib
Perkembangan IPO seperti JELI dan PRDL menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia terus menghadirkan peluang dari berbagai sektor industri, mulai dari consumer hingga healthcare. Dengan mengikuti informasi terbaru seputar IPO, kamu dapat lebih mudah memahami prospek bisnis dan strategi ekspansi perusahaan yang akan melantai di bursa. Pantau berbagai peluang investasi saham, analisis pasar, hingga perkembangan IPO terbaru di Ajaib. Mulai perjalanan investasi saham kamu dengan lebih percaya diri. Beli saham IPO dan download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Sumber: https://emitennews.com/news/dua-ipo-baru-prdl-jeli-diboyong-tunggal-underwriter-sucor-az/10
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
